Breaking News
light_mode

Baznas Kutim Himpun Rp21,9 Miliar Zakat pada 2025 untuk 28.161 Mustahik

  • account_circle Ibrahim Yusuf
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALTIM.NEWS — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kutai Timur Masnip Sofwan menyampaikan bahwa pada tahun 2025 BAZNAS Kutai Timur berhasil menghimpun dana zakat sebesar Rp21,9 miliar.

Dana tersebut telah disalurkan kepada 28.161 mustahik yang tersebar di 18 kecamatan melalui berbagai program, mulai dari pemberian beasiswa perguruan tinggi di dalam dan luar negeri, bantuan tanggap bencana, hingga program pemberdayaan ekonomi produktif seperti Z-Mart dan peternakan melalui program Santripreneur.

Masnip Sofwan menyampaikan hal itu dalam kegiatan Kutim Berzakat 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur pada Selasa (10/3/2026).

Kegiatan yang diprakarsai oleh BAZNAS Kutai Timur tersebut digelar di Ruang Meranti, Sekretariat Kabupaten Kutai Timur. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan pengumpulan zakat yang dilaksanakan secara serempak selama bulan Ramadan.

Program Kutim Berzakat dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, perwakilan perusahaan, serta masyarakat yang hadir untuk menunaikan kewajiban zakat pada momentum Ramadan.

Pelaksanaan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pengelolaan zakat serta mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial keagamaan.

Selain pelaksanaan pengumpulan zakat, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang berhak menerima zakat. Dalam kesempatan itu, BAZNAS Kutai Timur menyalurkan secara simbolis sebanyak 4.000 paket Ramadhan Bahagia kepada para mustahik.

Paket bantuan tersebut ditujukan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bagian dari program sosial yang dijalankan BAZNAS selama bulan Ramadan. Penyaluran paket Ramadhan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat penerima manfaat selama menjalankan ibadah puasa.

Pemkab Soroti Besarnya Potensi Zakat

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat. Ia menyebut bahwa sistem pengelolaan zakat di Indonesia saat ini telah memiliki regulasi yang mendukung pelaksanaannya secara lebih terstruktur.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah juga menyoroti potensi zakat yang dapat dihimpun dari berbagai sektor ekonomi yang berkembang di wilayah Kutai Timur. Ia menyebut bahwa sektor industri sumber daya alam memiliki potensi besar dalam mendukung pengumpulan zakat.

“Nah, untuk para pelaku di sektor tambang harus teliti, jangan sampai tidak terpikirkan untuk menunaikannya padahal hasilnya sangat melimpah di daerah kita,” ujar Ardiansyah Sulaiman.

Selain mengajak pelaku usaha, Bupati Kutai Timur juga mendorong aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah daerah untuk mendukung program pengumpulan zakat yang dijalankan oleh BAZNAS.

Menurutnya, dukungan dari ASN menjadi faktor penting dalam memperkuat program pengelolaan zakat yang diselenggarakan pemerintah daerah. Ia menyebut bahwa ASN tidak hanya menjalankan peran sebagai aparatur negara, tetapi juga dapat menjadi teladan dalam pelaksanaan kewajiban zakat.

Bupati Ardiansyah menegaskan bahwa zakat penghasilan yang berasal dari gaji maupun tunjangan profesi dapat menjadi salah satu sumber yang mendukung keberlangsungan berbagai program sosial yang dijalankan oleh BAZNAS.

“Mari kita luruskan kembali niat untuk berzakat dari pendapatan bulanan sesuai aturan yang ada, baik itu dari gaji maupun tunjangan sertifikasi (guru). Harapannya, mampu membantu mengatasi berbagai persoalan di masyarakat melalui program-program yang dijalankan oleh BAZNAS,” tambahnya.

Program Sosial dan Pemberdayaan

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kutai Timur Masnip Sofwan menjelaskan bahwa dana zakat yang dihimpun sepanjang tahun 2025 telah dimanfaatkan untuk berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa program yang dijalankan BAZNAS mencakup berbagai bidang, termasuk pendidikan melalui pemberian beasiswa perguruan tinggi baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Selain itu, BAZNAS juga menyalurkan bantuan tanggap bencana bagi masyarakat yang terdampak bencana. Pada sektor pemberdayaan ekonomi, program yang dijalankan antara lain pengembangan usaha melalui Z-Mart serta program peternakan yang dikembangkan melalui program Santripreneur.

Masnip Sofwan menegaskan bahwa seluruh program tersebut dijalankan dengan mengedepankan prinsip pengelolaan zakat yang sesuai dengan ketentuan syariah, regulasi negara, serta komitmen kebangsaan.

“Semua langkah ini dijalankan dengan memegang teguh prinsip Aman Syar’i, Aman Regulasi dan Aman NKRI,” pungkas Masnip Sofwan.

Melalui kegiatan Kutim Berzakat 2026, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur bersama BAZNAS berupaya memperkuat kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat sekaligus memperluas manfaat program sosial bagi masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah kecamatan di Kabupaten Kutai Timur.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kutip Makna ‘Tabrak-tabrak Masuk’, Abdul Quddus Ajak Pemuda Ambil Inisiatif Gerakan

    Kutip Makna ‘Tabrak-tabrak Masuk’, Abdul Quddus Ajak Pemuda Ambil Inisiatif Gerakan

    • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Pemuda memiliki peran strategis dalam membentuk peradaban dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Kesadaran akan pentingnya peran ini diangkat dalam sambutan Ketua Departemen Organisasi dan Pengembangan Jaringan Pengurus Wilayah (PW) Pemuda Hidayatullah Kalimantan Timur, Abdul Quddus Surtam, dalam rangkaian Rapat Kerja Daerah (Rakerda) gabungan Pemuda Hidayatullah Samarinda dan Kutai Kartanegara.  Acara ini berlangsung […]

  • Neni Moerniaeni Tekankan Pentingnya Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak

    Neni Moerniaeni Tekankan Pentingnya Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyoroti fenomena fatherless sebagai salah satu isu yang perlu mendapat perhatian dalam penguatan ketahanan keluarga. Menurutnya, ayah memiliki peran penting bukan hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendidik, pembimbing, pelindung, sekaligus teladan bagi anak. Hal tersebut disampaikan saat membuka Talk Show Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun […]

  • SPMB 2026 Kaltim Awali Integrasi Sistem Penerimaan Murid di Seluruh Daerah

    SPMB 2026 Kaltim Awali Integrasi Sistem Penerimaan Murid di Seluruh Daerah

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 menjadi momentum pertama penyatuan sistem penerimaan peserta didik secara terintegrasi di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Langkah itu disebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk menghadirkan layanan yang lebih seragam, efisien, dan mudah diakses melalui pengelolaan sistem secara terpusat bersama […]

  • Program Gratispol Tahap III Salurkan Rp288,5 Miliar untuk 63.603 Mahasiswa

    Program Gratispol Tahap III Salurkan Rp288,5 Miliar untuk 63.603 Mahasiswa

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Oemar Said
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Gubernur Kalimantan Timur H. Rudy Mas’ud menyampaikan bahwa hingga saat ini masih tersedia kuota bagi sekitar 80 hingga 90 ribu mahasiswa untuk mengikuti program pendidikan gratis Gratispol. Pada saat yang sama, ia mengingatkan seluruh perguruan tinggi negeri maupun swasta di Kalimantan Timur agar segera mengembalikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) milik mahasiswa yang telah […]

  • Cabai Rawit Dominasi Perubahan Indeks Perkembangan Harga di Kota Bontang

    Cabai Rawit Dominasi Perubahan Indeks Perkembangan Harga di Kota Bontang

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyampaikan bahwa sepanjang Januari hingga Februari 2026, cabai rawit tercatat sebagai komoditas yang paling sensitif dan memiliki pengaruh signifikan terhadap pergerakan Indeks Perkembangan Harga (IPH) di Kota Bontang. Pernyataan tersebut disampaikan saat memaparkan perkembangan inflasi daerah dalam forum High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim […]

  • Ikhwan Antasari Paparkan Program Paser Beraksi dalam Forum Pengendalian Inflasi

    Ikhwan Antasari Paparkan Program Paser Beraksi dalam Forum Pengendalian Inflasi

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Wakil Bupati Paser H. Ikhwan Antasari, S.Sos., memaparkan salah satu program unggulan Kabupaten Paser bertajuk “Paser BERAKSI” (BeteRnak Ayam atasi gejolaK InflaSI) sebagai langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga komoditas pangan, khususnya telur ayam ras. Program tersebut disampaikan Wabup Ikhwan dalam forum High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim […]

expand_less