Breaking News
light_mode

Hadiri Rakerwil Kaltim, Haniffudin Chaniago Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Daerah

  • account_circle Muhammad Syamaidzar
  • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALTIM.NEWS — Pengurus Wilayah Pemuda Hidayatullah Kalimantan Timur menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Gedung Dispopar Kota Bontang yang dibuka pada Senin (22/6/2026). Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Hidayatullah, Haniffudin Chaniago, dalam sambutannya menyebut acara yang dihadiri oleh berbagai delegasi dari kabupaten dan kota di wilayah tersebut sebagai momentum penting untuk merumuskan arah gerak organisasi di tengah dinamika perubahan zaman yang kian cepat.

Haniffudin Chaniago memberikan sorotan terhadap sejarah dan potensi strategis Kota Bontang. Ia menekankan bahwa transformasi sebuah daerah merupakan cerminan dari potensi yang harus dikelola dengan visi yang besar. Menurutnya, Bontang yang dahulunya hanya dikenal sebagai kawasan pesisir, kini telah menjelma menjadi salah satu pilar ekonomi penting bagi bangsa.

“Kalau kita coba mengulik sedikit bagaimana sejarah kota Bontang yang awalnya hanya desa, pesisir dan lain sebagainya, tapi ternyata di balik itu semua ada sumber kehidupan, ada sumber yang bisa bahkan bukan hanya bisa menghidupi kota ini tetapi menghidupi Kalimantan Timur dan bahkan Indonesia,” kata Haniffudin.

Lebih lanjut, Haniffudin menggarisbawahi bahwa pesatnya perkembangan wilayah Kalimantan Timur menuntut kesiapan mental dan intelektual dari para pemuda. Dinamika transformasi yang terjadi di depan mata tidak boleh hanya dipandang sebagai fenomena sosiologis atau ekonomis semata, melainkan harus dijawab dengan aksi nyata. Pemuda Hidayatullah diharapkan mampu memposisikan diri di garis terdepan perubahan tersebut.

“Di situlah pemuda Hidayatullah dituntut tidak hanya sebagai penonton, tidak hanya sebagai penikmat, tapi bagaimana memiliki peran aktif untuk ikut berkolaborasi, berpartisipasi untuk berkontribusi kepada masyarakat, kepada rakyat, kepada bangsa, kepada umat, khususnya teman-teman pemuda Hidayatullah Kalimantan Timur dan khususnya teman-teman pemuda Hidayatullah di Bontang,” katanya.

Haniffudin mengajak seluruh kader untuk meninggalkan zona nyaman dan mulai mengambil tanggung jawab yang lebih besar dalam pembangunan peradaban. Dia menekankan pentingnya relevansi dalam setiap rencana yang disusun.

Dia menegaskan, program kerja organisasi harus berakar pada kebutuhan nyata yang dirasakan oleh masyarakat di tingkat tapak. Keselarasan antara visi organisasi dan kebutuhan sosial menjadi kunci keberhasilan gerakan pemuda di masa depan. Karenanya, ia mendorong agar dalam musyawarah yang dilakukan selama Rakerwil, para pengurus mampu melahirkan gagasan yang solutif.

“Bagaimana program kerja itu yang relevan. Relevan dengan daerahnya, relevan dengan provinsinya, relevan dengan masyarakatnya. Apa yang dibutuhkan oleh masyarakat,” tegasnya.

Dengan pendekatan yang berbasis pada kebutuhan masyarakat, Pemuda Hidayatullah diharapkan dapat hadir sebagai problem solver bagi tantangan-tantangan sosial yang ada.

Kaltim sebagai Episentrum Gerakan

Inovasi menjadi kata kunci berikutnya yang ditekankan dalam pidato tersebut. Haniffudin menginginkan Kalimantan Timur tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi menjadi subjek atau pusat gerakan yang menginspirasi daerah lain di Indonesia. Dengan semangat inovasi, gerakan pemuda dapat bertransformasi menjadi kekuatan yang diperhitungkan dalam menentukan arah masa depan bangsa.

“Di situlah pemuda Hidayatullah harus menjadi solutif membuat perubahan-perubahan yang penuh dengan inovasi yang bisa menjadikan kota Bontang dan khususnya Kalimantan Timur bisa menjadi episentrum gerakan Pemuda Hidayatullah, menjadi pusat gerakan, menjadi pemuda menggerakkan bangsa,” terang pria kelahiran Jakarta yang baru saja berulang tahun ke-32 tahun pada 19 Juni lalu.

Selain aspek strategis dan organisasi, Haniffudin juga menyentuh sisi fundamental mengenai identitas seorang kader. Ia mengingatkan bahwa posisi yang diemban oleh para pengurus saat ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan sebuah amanah ketuhanan yang harus dipertanggungjawabkan. Kesadaran akan peran sebagai wakil Tuhan di muka bumi atau khalifatullah harus menjadi motivasi utama dalam berorganisasi.

“Karena sejatinya teman-teman semua ini adalah pilihan, teman-teman ini semua ditetapkan Allah Subhanahu wa taala untuk menjadi khalifatullah di muka bumi ini khususnya untuk menjadi pengurus pemuda Hidayatullah,” katanya.

Haniffudin mengajak seluruh elemen pemuda untuk bersatu dalam kolaborasi yang solid. Tujuan besarnya adalah mempersiapkan generasi yang tangguh menyongsong satu abad kemerdekaan Indonesia. Pemuda Hidayatullah diharapkan dia dapat menjadi mesin penggerak utama atau generator yang mendorong tercapainya cita-cita nasional pada tahun 2045.

“Maka dari itu, ayo kita sama-sama bagaimana menggerakkan organisasi ini untuk saling berkolaborasi, untuk saling mengajak dalam kebaikan agar pemuda khususnya pemuda Hidayatullah ini bisa menjadi generator untuk Indonesia meraih Indonesia tahun 2045,” imbuhnya.

  • Penulis: Muhammad Syamaidzar
  • Editor: Liyana Zahirah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semarak 80 Tahun Merdeka, Guru MI Ar Riyadh Bontang Rayakan dengan Kuliner Nusantara

    Semarak 80 Tahun Merdeka, Guru MI Ar Riyadh Bontang Rayakan dengan Kuliner Nusantara

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    BONTANG – Indonesia merdeka bukanlah hadiah cuma-cuma dari penjajah. Kemerdekaan ini lahir dari cucuran darah, keringat, dan air mata rakyat dari Sabang sampai Merauke.  Pada 17 Agustus 2025, bangsa ini resmi menapaki usia ke-80 tahun merdeka, sebuah momentum bersejarah yang senantiasa dirayakan untuk mengenang perjuangan heroik para pahlawan. Di Bontang, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ar Riyadh […]

  • Kuliah Sambil Kerja? Worth It Banget Kalau Kamu Tahu Caranya!

    Kuliah Sambil Kerja? Worth It Banget Kalau Kamu Tahu Caranya!

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Parentnial
    • 0Komentar

    BUAT kamu yang masih bingung, kuliah sambil kerja itu sebenarnya worth it nggak sih? Fenomena ini makin populer di kalangan mahasiswa millennial dan generasi Z.  Ada yang ngejalanin karena faktor ekonomi, ada juga yang pengen dapat pengalaman kerja lebih dini. Tapi di sisi lain, nggak semua orang bisa nge-manage waktu antara tugas kuliah dan kerjaan […]

  • Kutip Makna ‘Tabrak-tabrak Masuk’, Abdul Quddus Ajak Pemuda Ambil Inisiatif Gerakan

    Kutip Makna ‘Tabrak-tabrak Masuk’, Abdul Quddus Ajak Pemuda Ambil Inisiatif Gerakan

    • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Pemuda memiliki peran strategis dalam membentuk peradaban dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Kesadaran akan pentingnya peran ini diangkat dalam sambutan Ketua Departemen Organisasi dan Pengembangan Jaringan Pengurus Wilayah (PW) Pemuda Hidayatullah Kalimantan Timur, Abdul Quddus Surtam, dalam rangkaian Rapat Kerja Daerah (Rakerda) gabungan Pemuda Hidayatullah Samarinda dan Kutai Kartanegara.  Acara ini berlangsung […]

  • SMP AISBA Wakili Kalimantan Timur ke Olimpiade Bahasa Arab Nasional

    SMP AISBA Wakili Kalimantan Timur ke Olimpiade Bahasa Arab Nasional

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Sekolah Menengah Pertama (SMP) Al-Imam Islamic School Balikpapan (AISBA) mencatatkan prestasi gemilang melalui tiga siswanya yang berhasil meraih juara dalam ajang Olimpiade Bahasa Arab (OBA) tingkat Provinsi Kalimantan Timur.  Kompetisi ini berlangsung di Samarinda beberapa hari lalu dan menjadi ajang penting bagi para pelajar tingkat SMP dalam mengasah kemampuan bahasa Arab. Pengumuman hasil […]

  • Siswa MI Ar-Riyadh Bontang Program Takhassus Tuntaskan Hafalan 30 Juz Al-Qur’an

    Siswa MI Ar-Riyadh Bontang Program Takhassus Tuntaskan Hafalan 30 Juz Al-Qur’an

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Taufiq
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Muhammad Fadil, siswa kelas VI MI Ar-Riyadh Hidayatullah Bontang, berhasil menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an dan telah diuji dalam acara Khatmil Qur’an wa al-Imtihan yang berlangsung di Aula Usman Palese, Pondok Pesantren Hidayatullah Bontang, Kalimantan Timur, pada Rabu (3/6/2026). Capaian tersebut menjadi hasil dari proses pembinaan tahfiz yang dijalani secara berkelanjutan melalui sinergi […]

  • Lima Pejabat Pemkot Samarinda Ikuti Uji Kompetensi Teknis JPTP Sekretaris Daerah

    Lima Pejabat Pemkot Samarinda Ikuti Uji Kompetensi Teknis JPTP Sekretaris Daerah

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Ahmad Djajadi
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS – H. Ananta Fathurrozi, S.Sos., M.Si., Anis Siswantini, S.Kom., M.Si., Marnabas, S.Sos., M.Si., Neneng Chamelia Shanti, ST., M.Si., serta Suwarso, Aks., M.Si., mengikuti Uji Kompetensi Teknis Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk jabatan Sekretaris Daerah Kota Samarinda yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemerintah Kota Samarinda pada Rabu (11/3/2026). […]

expand_less