Breaking News
light_mode

Memecah Kode Anak Cerdas Berbakat dan Strategi Guru Zaman Now

  • account_circle Parentnial
  • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


SETIAP
anak itu unik, punya potensi luar biasa yang siap digali. Memahami karakteristik mereka nggak cuma bikin proses belajar lebih mudah, tapi juga ngebantu kita, para pendidik dan orang tua, buat bangun hubungan yang positif dengan si kecil. 

Teori pendidikan modern bilang, penting banget buat ngelihat kelemahan anak sebagai peluang pengembangan, alih alih hanya fokus pada kekurangan mereka.

Dengan pendekatan ini, kita bisa bantu anak-anak ngembangin skill hidup mereka kayak gimana sih ngelola emosi, negosiasi, pemecahan masalah, dan komunikasi.

Pendekatan ini punya akar di pendidikan humanistik yang dipelopori sama tokoh-tokoh kayak Carl Rogers dan Abraham Maslow. Mereka menekankan pentingnya memahami kebutuhan emosional dan potensi manusia. 

Dalam kerangka pendidikan dewasa ini, pendekatan ini ngajarin kita kalau setiap anak punya keunikan yang harus dihargai. 

Misalnya, anak yang kelihatan cengeng sebenarnya punya tingkat empati yang tinggi, cuma mereka butuh bimbingan buat belajar ngelola emosi. Pemahaman ini sejalan dengan teori perkembangan emosi oleh Daniel Goleman yang ngenalin konsep kecerdasan emosional.

Selain itu, anak-anak yang sulit diatur sering kali nunjukin keteguhan dalam pendirian. Ini bisa jadi dasar yang kuat buat ngembangin skill negosiasi. Sebagai guru atau orang tua, tugas kita adalah ngarahin energi mereka buat bikin komunikasi yang sehat. 

Teori Piaget tentang perkembangan kognitif relevan banget buat memahami gimana anak-anak belajar mempertahankan pendapat mereka. Dengan cara yang sama, anak yang peragu sebenarnya adalah individu yang analitis dan berhati-hati, jadi mereka butuh dukungan dalam ngasah skill pemecahan masalah.

Nggak kalah penting, anak-anak yang dianggap pembangkang sebenarnya nunjukin keberanian dalam berpendapat. Ini adalah salah satu ciri pemimpin potensial. 

Menurut teori kecerdasan majemuk Howard Gardner, keberanian dalam berpendapat bisa dikaitin dengan kecerdasan interpersonal. Guru dan orang tua bisa bantu mereka ngembangin skill komunikasi yang efektif biar bisa nyampein pendapat dengan cara yang lebih terstruktur dan diterima.

Ngomongin soal ciri-ciri anak cerdas dan berbakat, ada beberapa tanda yang bisa kita perhatiin. Menurut artikel di Halodoc, anak cerdas biasanya bisa menulis dan membaca lebih awal, sangat aktif, punya tingkat fokus yang tinggi, mampu mempertahankan informasi dalam ingatan, suka memperhatikan detail, punya bakat seni, dan kaya akan kosakata.

Selain itu, artikel di Kompas nyebutin kalau anak cerdas sering menunjukkan perkembangan yang melebihi teman sebayanya, senang membaca, punya rasa penasaran yang tinggi, dan memiliki kedalaman serta kepekaan perasaan. 

Sebagai pendidik dan orang tua, mari kita jadi fasilitator yang mendukung perkembangan anak secara holistik. Bukan cuma sekadar mentransfer ilmu, tapi juga membangun karakter yang kuat. 

Kita nggak butuh guru atau orang tua yang cuma menuntut, tapi juga mesti bisa memahami dan ngarahin. Seperti yang pernah dikatakan Ki Hajar Dewantara, “Ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani.” 

Mari kita jadi teladan, pendorong, dan pendukung dalam perjalanan pembelajaran anak-anak kita. Ingat, setiap anak itu istimewa. 

Tugas kita adalah menemukan keistimewaan, mendoakan, dan ngebantu mereka ngembangin bakatnya. Dengan begitu, kita nggak cuma membantu mereka meraih potensi maksimal, tapi juga membentuk generasi masa depan yang lebih baik.

*) Hasman Dwipangga, penulis adalah guru infal di SMP 163 Jakarta dan mahasiswa tingkat akhir di Universitas Indraprasta PGRI Jakarta 

  • Penulis: Parentnial

Rekomendasi Untuk Anda

  • UNTAG Samarinda Perkuat Kolaborasi Nasional Melalui Forum KSTI 2026

    UNTAG Samarinda Perkuat Kolaborasi Nasional Melalui Forum KSTI 2026

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    JAKARTA, KALTIM.NEWS — Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Samarinda menghadiri Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2026 yang diselenggarakan pada tanggal 26 hingga 28 Juni 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta. Forum nasional tersebut menjadi ruang pertemuan para pimpinan perguruan tinggi, akademisi, peneliti, pemerintah, pelaku usaha, dan sektor industri […]

  • Balikin Mobil Dinas, Gubernur Siap Gunakan Mobil Pribadi Jika Diperlukan

    Balikin Mobil Dinas, Gubernur Siap Gunakan Mobil Pribadi Jika Diperlukan

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Abdul Ghofur
    • 0Komentar

    KALTIM.NEW — Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, menyampaikan bahwa Gubernur Kalimantan Timur bersedia menggunakan kendaraan pribadi apabila dibutuhkan dalam menjalankan aktivitas kedinasan. Pernyataan tersebut disampaikan dalam jumpa pers bersama awak media di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Timur pada Senin (2/3/2026). Faisal menjelaskan bahwa selama masa transisi operasional kendaraan dinas, […]

  • Brida Kaltim Hadirkan Rumah Inovasi Daerah

    Brida Kaltim Hadirkan Rumah Inovasi Daerah

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    Kepala Balitbangda/BRIDA Provinsi Kalimantan Timur, Fitriansyah, menyampaikan bahwa konsep Rumah Inovasi Daerah (RUMIN) yang tengah dikembangkan BRIDA Kaltim diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dalam menghasilkan berbagai inovasi yang mendukung pembangunan daerah. Lihat Infografik selengkapnya, klik di sini.

  • Kenapa Harus Pindah dari Alkohol ke Povidone-Iodine untuk Rawat Luka

    Kenapa Harus Pindah dari Alkohol ke Povidone-Iodine untuk Rawat Luka

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Parentnial
    • 0Komentar

    Brand Manager Wound Care Fitria Dewi Astari dalam acara Media Gathering bertajuk Sambut Ramadan Tanpa Khawatir dengan Antiseptik Luka Povidone-Iodine Agar Mudik #TanpaDrama di Daun Muda, Menteng, Jakarta, Rabu, 19 Februari 2025 (Foto: Adam Sukiman/ Parentnial) SERING banget kan, kalau luka, refleks langsung tuang alkohol biar steril? Padahal, ini justru bisa jadi masalah, loh!  Brand […]

  • Mensyukuri 7 Tahun Perjalanan Parentnial.com Menjadi Sahabat Keluarga Indonesia

    Mensyukuri 7 Tahun Perjalanan Parentnial.com Menjadi Sahabat Keluarga Indonesia

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TUJUH tahun bukanlah perjalanan singkat, terutama dalam dunia digital yang bergerak dinamis seperti sekarang. Sejak didirikan, 27 Desember 2017, Parentnial.com telah melakukan upaya luar biasa untuk menjadi lebih dari sekadar media situs portal berita parenting.  Dalam rentang waktu ini, Parentnial.com berhasil memosisikan diri sebagai ensiklopedi keluarga Indonesia yang menawarkan akses informasi kapan saja dan di […]

  • Menggapai Kemuliaan Ramadhan dengan Empat Pilar Persiapan

    Menggapai Kemuliaan Ramadhan dengan Empat Pilar Persiapan

    • calendar_month Minggu, 9 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh Nursyamsa Hadis BULAN suci Ramadhan, bulan kemuliaan yang dinantikan oleh kaum muslimin di seluruh dunia, semakin dekat. Kesadaran akan pentingnya bulan ini telah lama tertanam dalam tradisi Islam.  Yahya bin Abi Katsir, seorang ulama dari generasi tabi’in, berdoa menjelang Ramadhan: “Ya Allah, antarkanlah aku hingga sampai Ramadhan, dan antarkanlah Ramadhan kepadaku, dan terimalah amal-amalku […]

expand_less