Breaking News
light_mode

BRIDA Kaltim Kembangkan Rumah Inovasi Daerah sebagai Ruang Kolaborasi

  • account_circle Kaltim News
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALTIM.NEWS — Kepala Balitbangda/BRIDA Provinsi Kalimantan Timur, Fitriansyah, menyampaikan bahwa konsep Rumah Inovasi Daerah (RUMIN) yang tengah dikembangkan BRIDA Kaltim diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dalam menghasilkan berbagai inovasi yang mendukung pembangunan daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Forum Koordinasi, Sinkronisasi, dan Konsultasi Publik Tahun 2026 yang diselenggarakan BRIDA Provinsi Kalimantan Timur secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (4/6/2026).

Forum bertema “Rumah Inovasi untuk Mendukung Pertumbuhan Daerah yang Berkualitas” itu menjadi sarana diskusi sekaligus penguatan sinergi riset dan inovasi yang melibatkan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, perguruan tinggi, serta berbagai pemangku kepentingan.

Dalam forum tersebut, Fitriansyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan narasumber yang terlibat aktif dalam diskusi. Menurutnya, berbagai masukan yang disampaikan menjadi bahan penting dalam upaya memperkuat tata kelola riset dan inovasi di Kalimantan Timur.

“Terima kasih kepada seluruh peserta dan narasumber. Banyak hal yang kami peroleh dari forum ini, terutama dalam mengidentifikasi berbagai isu dan permasalahan yang masih dihadapi di bidang riset dan inovasi,” ujarnya seperti dikutip dari laman Pemprov Kaltim.

Ia menjelaskan bahwa sejumlah perwakilan daerah juga menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi, termasuk persoalan pendanaan riset dan inovasi. Masukan tersebut, menurutnya, menjadi bagian dari tugas BRIDA Kaltim dalam melakukan pembinaan dan pendampingan kepada BRIDA maupun perangkat daerah di tingkat kabupaten dan kota.

Terkait pengembangan Rumah Inovasi Daerah, Fitriansyah menegaskan bahwa konsep tersebut masih terus disempurnakan agar mampu berfungsi sebagai pusat kolaborasi berbagai unsur dalam ekosistem inovasi.

“Meski masih berupa gagasan yang terus kami sempurnakan, kami ingin mewujudkan Rumah Inovasi ini semaksimal mungkin agar mampu menjadi pusat kolaborasi dan akselerasi inovasi daerah,” katanya.

Secara konseptual, dijelaskan bahwa Rumah Inovasi Daerah akan mempertemukan pemerintah, perguruan tinggi, peneliti, pelaku usaha, dan komunitas masyarakat dalam satu wadah kolaboratif. Melalui pendekatan tersebut, hasil riset diharapkan dapat ditindaklanjuti menjadi program, kebijakan, maupun produk inovatif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurut Fitriansyah, keberadaan Rumah Inovasi juga diharapkan berkontribusi terhadap penguatan ekonomi daerah, peningkatan daya saing, serta pengembangan pelayanan publik di Kalimantan Timur.

“Harapan kami, Rumah Inovasi dapat memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah, khususnya pada sektor ekonomi dan pelayanan publik,” ujarnya.

Kegiatan tersebut menghadirkan Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah, Wiwiek Joelijani, yang memaparkan pentingnya penguatan ekosistem riset dan inovasi daerah sebagai salah satu fondasi pembangunan berkelanjutan.

  • Penulis: Kaltim News

Rekomendasi Untuk Anda

  • MPLS Ramah LPIH Hidayatullah Bontang Kenalkan Lingkungan Belajar Berbasis Pesantren

    MPLS Ramah LPIH Hidayatullah Bontang Kenalkan Lingkungan Belajar Berbasis Pesantren

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    BONTANG, KALTIM.NEWS — Lembaga Pendidikan Integral Hidayatullah (LPIH) Pondok Pesantren Hidayatullah Bontang menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan Ramah (MPLS Ramah) Sekolah Menengah Hidayatullah (SMH) sebagai agenda awal penyambutan peserta didik baru di SMP Ar Riyadh dan SMA Hidayatullah (SMAHID). Kegiatan yang berlangsung selama empat hari mulai Senin (13/7/2026) di kawasan pendidikan terintegrasi Pondok Pesantren […]

  • Dosen Unmul Teliti Kolaborasi Heksa Helix dalam Pengembangan Ekowisata Pesisir

    Dosen Unmul Teliti Kolaborasi Heksa Helix dalam Pengembangan Ekowisata Pesisir

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Dosen Universitas Mulawarman (Unmul) melakukan penelitian atas dukungan hibah BIMA 2026 yang mengkaji pengembangan komunitas ekowisata pesisir di Kota Bontang dan Kabupaten Berau. Penelitian tersebut memperoleh pendanaan melalui Program Hibah BIMA 2026 yang dikelola oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. BIMA merupakan singkatan dari Basis […]

  • Gubernur Sebut Pembangunan Daerah Perlu Dibarengi Penguatan Nilai Spiritual

    Gubernur Sebut Pembangunan Daerah Perlu Dibarengi Penguatan Nilai Spiritual

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Kahar Muzakkir
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Gubernur Kalimantan Timur H. Rudy Mas’ud menegaskan bahwa Kalimantan Timur tidak hanya dikenal sebagai daerah yang memiliki kekayaan sumber daya alam, tetapi juga memerlukan penguatan nilai spiritual melalui bimbingan para ulama dan kiai. Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan Tabligh Akbar Balikpapan Madinatul Iman yang digelar di kawasan Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) […]

  • Air Terjun Tangga Bidadari Jadi Warisan Geologi Bernilai Konservasi dan Edukasi

    Air Terjun Tangga Bidadari Jadi Warisan Geologi Bernilai Konservasi dan Edukasi

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Nuraini
    • 0Komentar

    KUTAI TIMUR, KALTIM.NEWS — Air Terjun Tangga Bidadari di Desa Selangkau, Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur, kembali menjadi perhatian dalam proses verifikasi Geopark Sangkulirang-Mangkalihat. Kawasan yang ditetapkan sebagai warisan geologi pada 2024 ini dinilai memiliki fungsi strategis sebagai kawasan konservasi sekaligus destinasi wisata berbasis alam dengan sejarah pembentukan geologi yang diperkirakan berlangsung sekitar 11–16 juta […]

  • Bupati Kukar Apresiasi Konsep Penyaluran Zakat Berbasis Wilayah Operasional

    Bupati Kukar Apresiasi Konsep Penyaluran Zakat Berbasis Wilayah Operasional

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Nuraini
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri menyampaikan apresiasi terhadap konsep penyaluran zakat yang digagas Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kutai Kartanegara bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), yaitu menyalurkan zakat badan usaha secara langsung di wilayah operasional perusahaan atau kepada masyarakat yang berada di sekitar ring satu perusahaan. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Silaturahmi […]

  • Kutip Makna ‘Tabrak-tabrak Masuk’, Abdul Quddus Ajak Pemuda Ambil Inisiatif Gerakan

    Kutip Makna ‘Tabrak-tabrak Masuk’, Abdul Quddus Ajak Pemuda Ambil Inisiatif Gerakan

    • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Pemuda memiliki peran strategis dalam membentuk peradaban dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Kesadaran akan pentingnya peran ini diangkat dalam sambutan Ketua Departemen Organisasi dan Pengembangan Jaringan Pengurus Wilayah (PW) Pemuda Hidayatullah Kalimantan Timur, Abdul Quddus Surtam, dalam rangkaian Rapat Kerja Daerah (Rakerda) gabungan Pemuda Hidayatullah Samarinda dan Kutai Kartanegara.  Acara ini berlangsung […]

expand_less