Mahakam Investment Forum 2026, Pemprov Kaltim Perkuat Kepastian Layanan Investasi
- account_circle Nuraini
- calendar_month 21 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmen memberikan pelayanan birokrasi yang cepat, profesional, dan transparan untuk membangun kepercayaan calon investor. Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud saat membuka Mahakam Investment Forum (MIF) 2026 di Pendopo Lamin Etam, Samarinda, Selasa (20/10/2026).
Di hadapan para diplomat, perwakilan investor internasional, dan pelaku usaha, Rudy menyatakan pemerintah daerah siap membantu proses perizinan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Menurutnya, pelayanan yang responsif perlu menjadi bagian dari upaya memperluas kemitraan investasi dan mengoptimalkan potensi ekonomi daerah.
“Kepercayaan Bapak dan Ibu harus kami jawab dengan pelayanan yang profesional, proses yang transparan, dan tindakan nyata. Apabila diperlukan perizinan atau birokrasi yang baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Kaltim, insyaallah kami akan membantu secepat mungkin,” tegasnya.
Forum tersebut menjadi ruang bagi Pemprov Kaltim untuk memperkenalkan peluang investasi sekaligus membangun kerja sama dengan mitra internasional. Hadir dalam pembukaan itu Wakil Gubernur Seno Aji, Sekretaris Daerah Sri Wahyuni, anggota DPR RI Sarifah Suraidah, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltim Jajang Hermawan, serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah.
Potensi Strategis Kalimantan Timur
Melalui forum ini, Pemprov Kaltim mendorong agar potensi daerah diterjemahkan menjadi investasi yang produktif, dengan pelayanan birokrasi sebagai salah satu penopang kepercayaan investor.
Rudy juga memaparkan sejumlah potensi strategis Kalimantan Timur, mulai dari posisi geografis di jalur pelayaran Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II hingga sektor perkebunan, energi, dan migas. Luas perkebunan kelapa sawit di provinsi ini disebut disebut dia mencapai sedikitnya 3 juta hektare, dengan produksi sekitar 4,8–5,2 juta ton per tahun.
Pada sektor energi, kapasitas produksi batu bara Kaltim diperkirakan mencapai 360 juta metrik ton pada 2026. Provinsi ini juga menyumbang sekitar 30 persen produksi minyak dan gas bumi nasional. Tambahan pasokan gas sebesar 1,8 juta kaki kubik per hari diproyeksikan tersedia pada 2028–2029 dari sumur yang dikelola perusahaan Italia, Eni.
Selain memperkenalkan potensi tersebut, Rudy menyatakan pemerintah terbuka terhadap investasi yang menghasilkan manfaat bersama atau win-win solution. Ia menekankan pentingnya dampak nyata berupa penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan perlindungan lingkungan.
Pembukaan MIF 2026 dilanjutkan dengan sesi foto bersama delegasi, termasuk perwakilan Belarus dan Bangladesh, serta jamuan makan malam untuk mempererat hubungan kemitraan.
- Penulis: Nuraini
- Editor: Fiqih Ulyana


