Breaking News
light_mode

Harga TBS Kelapa Sawit Kaltim Periode 16–30 Juni 2026 Naik, Berikut Rinciannya

  • account_circle Kaltim News
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALTIM.NEWS — Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kalimantan Timur untuk periode 16–30 Juni 2026 kembali mengalami kenaikan. Berdasarkan penetapan terbaru, harga TBS tanaman berumur tiga tahun mencapai Rp3.046,74 per kilogram, umur empat tahun sebesar Rp3.143,80 per kilogram, umur lima tahun Rp3.230,72 per kilogram, dan umur enam tahun ditetapkan sebesar Rp3.301,57 per kilogram.

Penyesuaian tersebut menjadi bagian dari pembaruan harga yang berlaku bagi petani sawit bermitra di Kalimantan Timur. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perkebunan Kalimantan Timur, Ahmad Muzakkir, menjelaskan bahwa kenaikan harga TBS dipengaruhi oleh perkembangan harga minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) di pasar global yang disertai meningkatnya permintaan.

“Harga rata-rata tertimbang CPO ditetapkan sebesar Rp14.726,84 per kilogram, sedangkan harga kernel mencapai Rp13.204,23 per kilogram,” ujarnya dalam keterangan resmi dikutip dari laman resmi Pemprov, Kamis (2/7/2026).

Selain kelompok tanaman muda, harga TBS juga mengalami penyesuaian pada kelompok umur lainnya. Tanaman berumur tujuh tahun dihargai Rp3.349,33 per kilogram, umur delapan tahun Rp3.403,35 per kilogram, dan umur sembilan tahun mencapai Rp3.444,98 per kilogram. Adapun harga tertinggi berlaku untuk tanaman berumur 10 hingga 20 tahun, yakni Rp3.469,60 per kilogram.

Sementara itu, harga TBS untuk tanaman berumur 21 tahun ditetapkan sebesar Rp3.419,39 per kilogram, umur 22 tahun Rp3.350,87 per kilogram, umur 23 tahun Rp3.276,94 per kilogram, umur 24 tahun Rp3.240,04 per kilogram, dan umur 25 tahun sebesar Rp3.209,73 per kilogram.

Ahmad Muzakkir menegaskan bahwa daftar harga tersebut menjadi acuan bagi petani kelapa sawit yang telah menjalin kemitraan dengan perusahaan pemilik pabrik kelapa sawit (PKS), khususnya petani plasma.

Menurutnya, pola kemitraan antara kelompok tani dan perusahaan pengelola PKS diharapkan mampu menjaga stabilitas harga TBS di tingkat petani.

Dengan mekanisme tersebut, tambahnya, harga jual dapat mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan sehingga memberikan kepastian bagi petani plasma dalam memasarkan hasil panen kelapa sawit di Kalimantan Timur.

  • Penulis: Kaltim News

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika Alam Landscape Berbicara Lewat Lensa Abdul Aziz photo_camera 6

    Ketika Alam Landscape Berbicara Lewat Lensa Abdul Aziz

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Kahar Muzakkir
    • 0Komentar

    PERJALANAN menuju sebuah lanskap tidak selalu dimulai dari langkah kaki. Dalam banyak kesempatan, perjalanan justru dimulai dari cara seseorang memandang ruang terbuka yang luas. Dalam karya fotografi bertajuk Landscape 2025, fotografer Abdul Aziz menempatkan dirinya sebagai pengamat yang berdiri di hadapan bentang alam, lalu membingkainya melalui sudut pandang kamera dengan orientasi horizontal yang luas. Fotografi […]

  • KH Hizbullah Abdullah Said Dikukuhkan sebagai Anggota Dewan Pertimbangan MUI Kaltim

    KH Hizbullah Abdullah Said Dikukuhkan sebagai Anggota Dewan Pertimbangan MUI Kaltim

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Sirajuddin Rajab
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Ketua Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah Kalimantan Timur KH Hizbullah Abdullah Said resmi dikukuhkan sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Timur Masa Khidmat 2025–2030. Pengukuhan tersebut berlangsung di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Selasa (23/6/2026), bersamaan dengan pelantikan jajaran Dewan Pimpinan, Dewan Pertimbangan, Pengurus Komisi, serta Badan dan […]

  • Maratua dan Kakaban, Surga Bahari yang Tak Pernah Habis Dijelajahi photo_camera 6

    Maratua dan Kakaban, Surga Bahari yang Tak Pernah Habis Dijelajahi

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Abdull Aziz
    • 0Komentar

    PERJALANAN menuju Maratua kini terasa semakin singkat dan mengundang petualangan. Hanya sekitar 1 jam 15 menit penerbangan dari Samarinda, perjalanan pagi langsung membawa kami dari Bandara Samarinda pukul 07.00 dan tiba di Bandara Maratua pukul 08.15. Tak butuh waktu lama untuk memulai eksplorasi—sekitar pukul 09.00 kami sudah berada di laut, menikmati snorkeling di keindahan bawah […]

  • Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Atasi Anak Susah Makan dengan SUN

    Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Atasi Anak Susah Makan dengan SUN

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Parentnial
    • 0Komentar

    BUAT para ibu, pasti udah nggak asing lagi sama istilah GTM alias Gerakan Tutup Mulut. Yup, momen ketika anak tiba-tiba ogah makan, mulutnya dikunci rapat kayak brankas emas!  Padahal, ibu udah kasih makanan penuh cinta, tapi anak malah nolak mentah-mentah. Rasanya? Campuran frustrasi, bingung, sampai nyaris nyerah.  Eits, jangan dulu panik! Ada kabar baik nih: […]

  • Laznas BMH Unit Layanan Kutai Timur Distribusikan Bantuan Pangan bagi Dhuafa

    Laznas BMH Unit Layanan Kutai Timur Distribusikan Bantuan Pangan bagi Dhuafa

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Yassirli Amri
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Layanan Kutai Timur menyalurkan program “Kado Senyum Dhuafa” berupa paket sembako kepada sejumlah keluarga prasejahtera di wilayah Kutai Timur, Kalimantan Timur, pada Jumat (8/5/2026). Penyaluran dilakukan melalui tim Program Pemberdayaan (Prodaya) sebagai bagian dari agenda sosial untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dhuafa. Program tersebut diarahkan untuk membantu […]

  • Pentingnya Jalani Ramadan dengan Bijak dalam Manajemen Konsumsi

    Pentingnya Jalani Ramadan dengan Bijak dalam Manajemen Konsumsi

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Parentnial
    • 0Komentar

    DEPOK –– Ramadhan adalah momentum refleksi dan efisiensi dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pola konsumsi. Namun, tak jarang, Ramadan justru identik dengan konsumsi makanan berlebihan, yang secara ekonomi boros dan secara kesehatan kurang ideal. Fenomena ini berlawanan dengan esensi Ramadan yang mengajarkan kesederhanaan dan pengendalian diri. Demikian diantara benang merah dari acara Halaqah Gabungan dan […]

expand_less