Breaking News
light_mode

Pemprov Kaltim Usulkan Tambahan Cetak Sawah 13.000 Hektare di Lima Kabupaten

  • account_circle Kaltim News
  • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALTIM.NEWS — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengusulkan tambahan program cetak sawah seluas 13.000 hektare yang saat ini masih berada dalam tahap penyusunan dokumen survei, investigasi, dan desain (SID).

Usulan pengembangan lahan pertanian tersebut tersebar di sejumlah daerah, meliputi sekitar 4.000 hektare di Kabupaten Paser, 4.000 hektare di Kabupaten Berau, serta sekitar 5.000 hektare yang berada di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Barat, dan Kutai Timur.

Langkah ini disebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung peningkatan produksi beras di Kalimantan Timur.

Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Kalimantan Timur, Fahmi, menjelaskan bahwa pengembangan lahan pertanian terus dilakukan secara bertahap. Pada program cetak sawah tahun 2025 yang penyelesaiannya berakhir pada 21 Maret 2026, luas lahan yang berhasil dikembangkan mencapai kurang lebih 1.000 hektare. Lahan tersebut tersebar di Kabupaten Berau, Kutai Timur, Paser, dan Mahakam Ulu.

Selain itu, pada tahun 2026 saat ini juga sedang berlangsung konstruksi cetak sawah baru seluas kurang lebih 2.000 hektare di empat kabupaten yang sama. Bersamaan dengan proses tersebut, pemerintah daerah menyiapkan usulan pengembangan lahan yang lebih luas melalui program tambahan 13.000 hektare yang sedang memasuki tahapan perencanaan teknis.

Menurut Fahmi, langkah tersebut tidak hanya berorientasi pada perluasan area tanam, tetapi juga diarahkan untuk memastikan tersedianya kawasan pertanian yang memperoleh perlindungan dalam tata ruang daerah.

Ia menjelaskan bahwa lahan-lahan yang dikembangkan nantinya diharapkan dapat ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) pada tingkat kabupaten dan kota maupun sebagai Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) dalam tata ruang provinsi.

“Ini upaya kita untuk mendapatkan lahan-lahan yang nanti bisa dilindungi, baik sebagai LP2B kabupaten/kota maupun KP2B dalam tata ruang provinsi,” ujar Fahmi saat dialog bertajuk Mengukur Inovasi, Mendengar Nurani Petani dan Penas KTNA, Selasa (23/6/2026).

Siapkan Lahan Cadangan dan Infrastruktur Pendukung

Dalam mendukung kebijakan perlindungan lahan pertanian, pemerintah daerah juga menyiapkan lahan cadangan beserta infrastruktur pendukungnya. Selain itu, tengah disusun peraturan gubernur yang akan memberikan insentif kepada petani yang mempertahankan fungsi sawah agar tetap produktif.

Fahmi juga menyampaikan bahwa pemerintah berupaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan pascatambang untuk kegiatan pertanian. Namun, menurutnya, kondisi lahan bekas tambang memerlukan penanganan khusus karena umumnya mengalami kerusakan lapisan tanah atas dan memiliki tingkat keasaman yang tinggi.

“Lahan paska tambang tentu akan kita upayakan untuk dimanfaatkan. Namun sebagaimana diketahui, ketika top soil sudah rusak, maka upayanya harus lebih keras. Selain pemupukan, kita juga harus melakukan pembenahan tanah agar lahan tersebut tidak asam,” ungkapnya.

Selain pengembangan sawah, DPTPH Kaltim juga menaruh perhatian pada potensi padi ladang yang berkembang di wilayah Mahakam Ulu, Kutai Barat, dan kawasan dataran tinggi lainnya. Potensi tersebut akan terus dikaji untuk mendukung pengembangan varietas unggul yang dapat memperoleh pengakuan resmi dari kementerian serta dibudidayakan secara lebih luas.

“Kita juga punya potensi padi ladang yang luar biasa, terutama di Mahakam Ulu, Kutai Barat, dan dataran tinggi. Potensi ini akan kita gali betul-betul agar bisa menjadi varietas yang dilepas oleh kementerian, sehingga dapat dikembangkan lebih luas,” tutup Fahmi.

  • Penulis: Kaltim News

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cabai Rawit Dominasi Perubahan Indeks Perkembangan Harga di Kota Bontang

    Cabai Rawit Dominasi Perubahan Indeks Perkembangan Harga di Kota Bontang

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyampaikan bahwa sepanjang Januari hingga Februari 2026, cabai rawit tercatat sebagai komoditas yang paling sensitif dan memiliki pengaruh signifikan terhadap pergerakan Indeks Perkembangan Harga (IPH) di Kota Bontang. Pernyataan tersebut disampaikan saat memaparkan perkembangan inflasi daerah dalam forum High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim […]

  • Wagub Kaltim Sampaikan Program Pendidikan Gratis Sudah Jangkau 120 Ribu Mahasiswa

    Wagub Kaltim Sampaikan Program Pendidikan Gratis Sudah Jangkau 120 Ribu Mahasiswa

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Ibrahim Yusuf
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Wakil Gubernur Kalimantan Timur Ir. H. Seno Aji, M.Si menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur saat ini memberikan fasilitas pendidikan gratis bagi mahasiswa mulai dari jenjang sarjana hingga doktoral. Program tersebut telah menjangkau sekitar 120 ribu mahasiswa yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di wilayah Kalimantan Timur. Hal tersebut disampaikan Seno Aji […]

  • Distribusi Air Bersih PT KED Bantu Warga Hadapi Kemarau Panjang

    Distribusi Air Bersih PT KED Bantu Warga Hadapi Kemarau Panjang

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

      KALTIM.NEWS – Kehadiran PT Karyanusa Ekadaya (KED) di tengah keterbatasan air bersih warga Desa Marah Haloq KM 25 RT 06 menjadi bentuk kepedulian nyata perusahaan terhadap kondisi dan kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah kegiatan. Memasuki musim kemarau yang berlangsung cukup panjang, perusahaan menyalurkan air bersih secara langsung kepada warga yang terdampak berkurangnya sumber air. […]

  • Bupati Kutai Timur Ajak Wujudkan Lingkungan Bebas Asap Rokok demi Anak

    Bupati Kutai Timur Ajak Wujudkan Lingkungan Bebas Asap Rokok demi Anak

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    SANGATTA, KALTIM.NEWS — Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa perlindungan anak harus dimulai dari keluarga dengan menghadirkan lingkungan yang bebas dari ancaman asap rokok, baik di dalam rumah maupun di berbagai fasilitas umum. Menurutnya, upaya menjaga kesehatan dan kualitas hidup anak tidak dapat dipisahkan dari peran keluarga sebagai ruang pertama pembentukan karakter sekaligus tempat […]

  • MUI Kalimantan Timur Gelar Mukerda 2026 dan Pengukuhan Kepengurusan

    MUI Kalimantan Timur Gelar Mukerda 2026 dan Pengukuhan Kepengurusan

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Sirajuddin Rajab
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Timur menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) Tahun 2026 bertema “Meneguhkan Peran MUI dalam Menjaga Stabilitas Kalimantan Timur” di Grand Sawit Hotel pada Senin (22/6/2026), yang kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan Dewan Pimpinan, Pimpinan Dewan Pertimbangan, Pengurus Komisi, serta Badan dan Lembaga MUI Provinsi Kalimantan Timur Masa Khidmat 2025–2030 di […]

  • Wakil Bupati PPU: Ramadhan Momentum Memperbaiki Niat dalam Pelayanan Publik
    PPU

    Wakil Bupati PPU: Ramadhan Momentum Memperbaiki Niat dalam Pelayanan Publik

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Kahar Muzakkir
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Wakil Bupati Penajam Paser Utara Abdul Waris Muin menyampaikan bahwa bulan Ramadhan merupakan waktu yang tepat bagi aparatur pemerintahan untuk memperbaiki niat serta memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikan Abdul Waris Muin dalam kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di kediaman […]

expand_less