Breaking News
light_mode

Di Balik Generasi Kuat, Ada Ibu yang Sabar dan Berjiwa Besar

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


KALTIM.NEWS —
Dalam arus perubahan zaman yang cepat, peran perempuan dan ibu semakin strategis dalam menjaga keseimbangan moral dan sosial bangsa. Hal ini menjadi sorotan penting dalam Kajian Akbar bertema “Membangun Keluarga Berkah, Melahirkan Generasi Emas yang Amanah” yang diselenggarakan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Baitul Maal Hidayatullah (BMH) di Aula Serbaguna 2 Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, pada Selasa (21/10/2025), sebagai bagian dari rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) ke-6 Hidayatullah.

Kegiatan ini menjadi ruang reflektif bagi umat, khususnya kaum ibu dan perempuan, untuk meneguhkan kembali perannya sebagai pendidik utama generasi dan penjaga nilai keindonesiaan. Ratusan jamaah dari berbagai daerah hadir, membawa semangat kebersamaan untuk memperkuat pondasi keluarga yang berkeadaban.

Dai Nasional Ustadz Munawir Ngacir dalam ceramahnya menegaskan bahwa perempuan adalah pilar utama dalam membangun bangsa yang bermoral.  

“Di balik setiap generasi yang kuat, selalu ada ibu yang sabar dan berjiwa besar. Dari tangan merekalah lahir insan-insan yang membawa cahaya bagi masyarakat,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan bangsa tidak dapat dilepaskan dari kekuatan moral yang tumbuh di rumah tangga. Menurutnya, seorang ibu bukan hanya pengasuh anak, tetapi juga pendidik akhlak dan penjaga nilai. Keluarga yang harmonis dan berlandaskan iman, lanjutnya, akan melahirkan generasi amanah yang berjiwa nasionalis dan berkeadilan sosial.

Kisah inspiratif yang menggugah dalam acara ini datang dari Kayla, seorang hafidzah muda, dan ibundanya. Mereka berbagi pengalaman menghafal Al-Qur’an di tengah keterbatasan ekonomi dan waktu. Dengan suara bergetar, sang ibu menuturkan perjuangan mereka.  

“Kami hanya berpegang pada keyakinan bahwa Allah menolong siapa yang berusaha dengan sungguh-sungguh,” ujarnya haru.

Kisah tersebut menjadi cermin keikhlasan dan keteguhan seorang ibu dalam membimbing anaknya menapaki jalan kebaikan. Nilai spiritual yang tercermin dari perjuangan mereka sejalan dengan karakter bangsa Indonesia: religius, tangguh, dan penuh kasih. Di tengah kemajuan teknologi, kisah seperti ini mengingatkan pentingnya peran ibu dalam menanamkan nilai moral dan cinta Tanah Air sejak dini.

Tak kalah menarik, akademisi dan pendiri Ausomethink, Maharani Dian Permanasari, S.Ds., M.Ds., M.Phil., Ph.D., turut berbagi pengalaman mendidik anak dengan kebutuhan khusus. Baginya, peran ibu adalah wujud nyata kasih Tuhan dalam kehidupan manusia.  

“Seorang ibu adalah jantung keluarga. Ia tidak hanya memberi kehidupan secara biologis, tetapi juga spiritual,” ujarnya penuh makna.

Maharani menilai bahwa perempuan Indonesia memiliki kekuatan luar biasa untuk menjadi agen perubahan sosial. Dengan ketulusan dan kecerdasannya, perempuan mampu berkontribusi di berbagai bidang tanpa kehilangan nilai keibuan. 

“Keluarga yang berdaya akan melahirkan masyarakat yang beradab. Dan perempuan adalah penentu arah peradaban itu sendiri,” tambahnya.

Kegiatan ini mendapat dukungan Nano Bank Syariah yang bersinergi bersama BMH untuk memperluas jangkauan dakwah dan pemberdayaan perempuan. Kolaborasi ini menegaskan bahwa peran perempuan bukan hanya urusan domestik, melainkan bagian integral dari pembangunan bangsa. 

Sinergi antara lembaga sosial, pendidikan, dan ekonomi syariah diharapkan dapat memperkuat peran keluarga dalam mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Humas Laznas BMH Imam Nawawi menegaskan bahwa perempuan memiliki peran sentral dalam visi dakwah lembaganya.  

“Kami berkomitmen memperkuat peran ibu dan perempuan sebagai pendidik umat. Karena dari rahim merekalah lahir generasi yang membawa keberkahan bagi bangsa,” ungkapnya.

Kajian Akbar ini, terangnya, menjadi ruang penghormatan terhadap perempuan Indonesia sebagai penjaga moral dan penggerak kebangkitan bangsa. 

“Dengan semangat Munas ke-6 Hidayatullah, kegiatan ini meneguhkan kembali bahwa keluarga berkah tidak hanya lahir dari cinta, tetapi juga dari kesungguhan perempuan dalam menjaga nilai keislaman dan keindonesiaan,” tandasnya.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Neni Moerniaeni Tekankan Pentingnya Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak

    Neni Moerniaeni Tekankan Pentingnya Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyoroti fenomena fatherless sebagai salah satu isu yang perlu mendapat perhatian dalam penguatan ketahanan keluarga. Menurutnya, ayah memiliki peran penting bukan hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendidik, pembimbing, pelindung, sekaligus teladan bagi anak. Hal tersebut disampaikan saat membuka Talk Show Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun […]

  • Mendampingi Anak Agar Suka Membaca sebagai Investasi Masa Depan

    Mendampingi Anak Agar Suka Membaca sebagai Investasi Masa Depan

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Parentnial
    • 0Komentar

    SEBERAPA besar pengaruh seorang ibu terhadap perkembangan anaknya? Jawabannya, sangat besar. Bahkan, pengaruh tersebut dimulai sejak dalam kandungan.  Ibu yang rutin membaca buku saat hamil tidak hanya memperkaya wawasannya sendiri, tetapi juga menanamkan kecintaan membaca kepada bayinya.  Bayi yang terbiasa mendengar suara ibunya saat membaca akan merasa lebih nyaman dan akrab dengan aktivitas literasi ini. […]

  • Revitalisasi Dimulai MBS, Pemprov Kaltim Mulai Era Baru Pengelolaan Mall Lembuswana

    Revitalisasi Dimulai MBS, Pemprov Kaltim Mulai Era Baru Pengelolaan Mall Lembuswana

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    SAMARINDA, KALTIM.NEWS — Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni menegaskan pengelolaan Mall Lembuswana kini dipercayakan kepada Perusahaan Daerah Melati Bhakti Satya (MBS) sebagai langkah strategis memasuki babak baru pengembangan salah satu pusat perbelanjaan bersejarah di Samarinda. Keputusan tersebut menyusul berakhirnya masa pengelolaan PT Cipta Sumina Indah Satresna (CSIS) selama 30 tahun, yang secara resmi […]

  • Proses Pengembalian Dana Mobil Dinas Dituntaskan Paling Lambat 20 Maret

    Proses Pengembalian Dana Mobil Dinas Dituntaskan Paling Lambat 20 Maret

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Kahar Muzakkir
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menargetkan seluruh proses administrasi serta pengembalian dana terkait mobil dinas gubernur dapat diselesaikan paling lambat pada 20 Maret 2026. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Timur pada Senin (2/3/2026). […]

  • Family Gathering 2026 Perkuat Ukhuwah Keluarga Besar Al-Imam Islamic School Balikpapan

    Family Gathering 2026 Perkuat Ukhuwah Keluarga Besar Al-Imam Islamic School Balikpapan

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Al-Imam Islamic School Balikpapan (AISBA) memperkuat ukhuwah dan kebersamaan melalui Family Gathering 2026 yang diselenggarakan di Pantai Lamaru, Balikpapan, Ahad (21/6/2026). Kegiatan bertema “Rasa AISBA: Merajut Rasa, Mengukir Yasa, Menumbuhkan Asa” tersebut menjadi wadah mempererat hubungan antarsivitas sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan di lingkungan AISBA. Family Gathering 2026 menghadirkan seluruh […]

  • 161 Santri Hidayatullah Bontang Dilepas Ikuti Jambore Nasional di Balikpapan

    161 Santri Hidayatullah Bontang Dilepas Ikuti Jambore Nasional di Balikpapan

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    BONTANG — Jambore Nasional (Jamnas) Islamic Scout Camp Hidayatullah III resmi dimulai pada Kamis, 21 hingga Ahad, 24 Agustus 2025, bertempat di Hidayatullah Pusat Gunung Tembak (Gutem) Balikpapan. Kegiatan berskala nasional ini diperkirakan diikuti sekitar 5.000 peserta dan 1.000 bina damping dari berbagai daerah di Indonesia. Dari Bontang, peserta berjumlah 161 santriwan-santriwati yang terbagi dalam […]

expand_less