Breaking News
light_mode

Maratua Paradise Resort, Jejak Pionir di Gerbang Biru Kalimantan Timur

  • account_circle Abdul Aziz
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI UJUNG timur laut Kalimantan Timur, gugusan kepulauan karst yang menghadap langsung Laut Sulawesi menyimpan salah satu destinasi wisata bahari yang dikenal luas oleh para pelancong.

Pulau Maratua berada dalam wilayah Kabupaten Berau, bagian dari kawasan Kepulauan Derawan yang telah lama dikenal sebagai pusat keanekaragaman hayati laut Indonesia.

Di pulau inilah berdiri Maratua Paradise Resort, sebuah tempat menginap yang sejak awal dikenal dengan konsep vila di atas air yang langsung menghadap hamparan laut jernih berwarna biru toska bergradasi.

Catatan perjalanan ini lahir dari pengalaman berada langsung di dalam lingkungan resort tersebut. Seluruh gambar yang saya abadikan ini berasal dari area resort, merekam suasana yang sama seperti yang terlihat oleh setiap pengunjung yang datang ke pulau ini.

Maratua dan Lanskap Bahari Kalimantan Timur

Pulau Maratua termasuk dalam kawasan ekosistem laut tropis yang berada di jantung Segitiga Terumbu Karang dunia atau Coral Triangle. Kawasan ini diakui sebagai salah satu wilayah dengan keanekaragaman hayati laut tertinggi di planet ini.

Data dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia menunjukkan bahwa wilayah Kepulauan Derawan memiliki lebih dari 870 spesies ikan karang dan ratusan jenis terumbu karang.

Keberadaan ekosistem tersebut menjadikan wilayah ini sebagai lokasi favorit bagi kegiatan snorkeling dan penyelaman. Air laut yang relatif jernih, terumbu karang yang masih terjaga, serta keberadaan berbagai jenis ikan tropis menjadikan pengalaman menjelajah laut di kawasan ini terasa sangat dekat dengan kehidupan bawah laut yang alami.

Konsep Menginap di Atas Laut

Maratua Paradise Resort dikenal luas karena menghadirkan pengalaman menginap dengan konsep water villa, yakni bangunan vila yang berdiri langsung di atas permukaan laut. Setiap vila menghadap ke arah laut terbuka dengan panorama air yang memperlihatkan gradasi warna biru kehijauan hingga biru tua.

Lokasi resort berada tidak jauh dari Bandara Maratua. Jaraknya sekitar sepuluh menit perjalanan darat dari bandara menuju kawasan resort. Kedekatan ini menjadikan akses menuju lokasi relatif mudah bagi wisatawan yang tiba melalui jalur udara.

Dari teras vila, laut terlihat membentang tanpa sekat. Air yang tenang memantulkan cahaya matahari sepanjang hari. Ketika senja datang, garis horizon perlahan berubah warna, menghadirkan pemandangan matahari terbenam yang menjadi salah satu daya tarik utama kawasan ini.

Dermaga dan Kehidupan Laut

Salah satu pengalaman yang paling sering dicatat oleh para pengunjung adalah aktivitas snorkeling yang dapat dilakukan langsung dari dermaga resort. Dari tepian kayu yang memanjang ke laut, pengunjung dapat turun langsung ke air untuk menyaksikan kehidupan bawah laut yang bergerak di antara karang.

Berbagai jenis ikan dengan ukuran dan warna yang berbeda terlihat berenang di sekitar area tersebut. Kehadiran penyu laut juga menjadi salah satu daya tarik yang sering dijumpai di perairan Maratua. Kawasan Kepulauan Derawan memang dikenal sebagai habitat penting bagi penyu hijau dan penyu sisik yang datang ke wilayah ini untuk mencari makan maupun bertelur.

Kehidupan laut yang terlihat dari dekat menjadikan dermaga bukan sekadar akses menuju laut, tetapi juga menjadi titik pengamatan alami bagi para wisatawan yang ingin menikmati ekosistem bawah laut tanpa harus menyelam jauh dari pantai.

Resort Pionir di Pulau Maratua

Dalam perkembangan pariwisata Pulau Maratua, Maratua Paradise Resort dikenal sebagai salah satu resort yang lebih dahulu hadir dibandingkan banyak penginapan lain di pulau tersebut.

Ketika jumlah resort di Maratua terus bertambah dalam beberapa tahun terakhir, resort ini tetap mempertahankan eksistensinya sebagai salah satu tempat yang sering dikunjungi wisatawan.

Banyak pengunjung yang menginap di kawasan Kepulauan Derawan menyempatkan diri datang ke lokasi ini untuk melakukan kunjungan singkat atau site visit. Mereka datang untuk berjalan di dermaga kayu, melihat langsung deretan vila di atas air, serta mengabadikan panorama laut yang menjadi ciri khas kawasan ini.

Di tempat ini, laut berbicara melalui warna airnya, melalui gerak ikan yang melintas, dan melalui senja yang turun perlahan di ufuk barat Maratua. Sebuah perjalanan yang terekam dalam langkah, dalam pandangan, dan dalam ingatan yang dibawa pulang oleh setiap pelancong yang singgah.

  • Penulis: Abdul Aziz
  • Editor: Ainuddin Chalik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raker Korpri Kaltim Tetapkan Aji Muhammad Fitra Firnanda Pimpin Bapor

    Raker Korpri Kaltim Tetapkan Aji Muhammad Fitra Firnanda Pimpin Bapor

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Rapat Kerja Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Provinsi Kalimantan Timur Masa Bakti 2026–2031 menyepakati penunjukan Aji Muhammad Fitra Firnanda sebagai Ketua Bidang Keolahragaan sekaligus Ketua Badan Pembina Olahraga (BAPOR) KORPRI Provinsi Kalimantan Timur. Keputusan tersebut menjadi salah satu hasil rapat kerja yang digelar di Ruang Rapat Tepian II Kantor Gubernur Kalimantan […]

  • Pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur Periode 2026–2031 Dimulai

    Pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur Periode 2026–2031 Dimulai

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    SAMARINDA, KALTIM.NEWS — Seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur periode 2026–2031 resmi dibuka. Momentum ini menjadi kesempatan bagi warga negara Indonesia yang memenuhi persyaratan untuk berkontribusi memperkuat tata kelola zakat di Kalimantan Timur melalui kepemimpinan BAZNAS selama lima tahun mendatang. Pelaksanaan seleksi mengacu pada Peraturan Menteri Agama Nomor 10 Tahun […]

  • Pemprov Kaltim Usulkan Tambahan Cetak Sawah 13.000 Hektare di Lima Kabupaten

    Pemprov Kaltim Usulkan Tambahan Cetak Sawah 13.000 Hektare di Lima Kabupaten

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengusulkan tambahan program cetak sawah seluas 13.000 hektare yang saat ini masih berada dalam tahap penyusunan dokumen survei, investigasi, dan desain (SID). Usulan pengembangan lahan pertanian tersebut tersebar di sejumlah daerah, meliputi sekitar 4.000 hektare di Kabupaten Paser, 4.000 hektare di Kabupaten Berau, serta sekitar 5.000 hektare yang berada […]

  • Semarak 80 Tahun Merdeka, Guru MI Ar Riyadh Bontang Rayakan dengan Kuliner Nusantara

    Semarak 80 Tahun Merdeka, Guru MI Ar Riyadh Bontang Rayakan dengan Kuliner Nusantara

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    BONTANG – Indonesia merdeka bukanlah hadiah cuma-cuma dari penjajah. Kemerdekaan ini lahir dari cucuran darah, keringat, dan air mata rakyat dari Sabang sampai Merauke.  Pada 17 Agustus 2025, bangsa ini resmi menapaki usia ke-80 tahun merdeka, sebuah momentum bersejarah yang senantiasa dirayakan untuk mengenang perjuangan heroik para pahlawan. Di Bontang, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ar Riyadh […]

  • SDIT Daarussalaam Terbaik pada Lomba Sekolah Ramah Anak Kutai Timur

    SDIT Daarussalaam Terbaik pada Lomba Sekolah Ramah Anak Kutai Timur

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Ahmad Djajadi
    • 0Komentar

    SANGATTA, KALTIM.NEWS — SDIT Daarussalaam Sangatta Utara meraih Juara 1 Lomba Sekolah Ramah Anak tingkat Sekolah Dasar yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kutai Timur. Prestasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Kutai Timur sekaligus meningkatkan capaian dunia pendidikan di daerah. Penghargaan ini diberikan setelah SDIT […]

  • Aliifah Khansaa Dewi Santriwati asal Balikpapan Wakili Indonesia di MTQ Internasional

    Aliifah Khansaa Dewi Santriwati asal Balikpapan Wakili Indonesia di MTQ Internasional

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Marwah Alya Fakhira
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN, KALTIM.NEWS — Aliifah Khansaa Dewi, santriwati Ma’had Daarussalaam Borneo Paradiso Balikpapan, resmi mewakili Indonesia pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional Raja Abdul Aziz ke-46 yang akan berlangsung di Arab Saudi pada 6–19 Agustus 2026. Capaian tersebut menjadi tonggak prestasi baru bagi Kalimantan Timur sekaligus mempertegas hadirnya generasi muda Indonesia yang mampu bersaing di panggung […]

expand_less