Breaking News
light_mode

Cabai Rawit Dominasi Perubahan Indeks Perkembangan Harga di Kota Bontang

  • account_circle Kaltim News
  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALTIM.NEWS — Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyampaikan bahwa sepanjang Januari hingga Februari 2026, cabai rawit tercatat sebagai komoditas yang paling sensitif dan memiliki pengaruh signifikan terhadap pergerakan Indeks Perkembangan Harga (IPH) di Kota Bontang.

Pernyataan tersebut disampaikan saat memaparkan perkembangan inflasi daerah dalam forum High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026 yang berlangsung di Samarinda.

Pertemuan tersebut diselenggarakan di Aula Maratua, lantai 4 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur pada Jumat (6/3/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh para kepala daerah dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur serta sejumlah pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengendalian inflasi daerah dan penguatan digitalisasi transaksi keuangan pemerintah.

Forum tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur Rudi Mas’ud. Seluruh bupati dan wali kota di provinsi tersebut turut hadir untuk menyampaikan perkembangan kondisi ekonomi daerah masing-masing, khususnya yang berkaitan dengan stabilitas harga kebutuhan pokok dan implementasi digitalisasi sistem pembayaran pemerintah daerah.

Tema yang diangkat dalam pertemuan tersebut adalah “Sinergi Menjaga Stabilitas Harga dan Mengakselerasi Digitalisasi Keuangan Daerah untuk Mewujudkan Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas”.

Dalam pemaparannya, Wali Kota Bontang menjelaskan perkembangan Indeks Perkembangan Harga (IPH) di Kota Bontang pada awal tahun 2026. Data yang disampaikan menggambarkan dinamika harga sejumlah komoditas pangan yang mempengaruhi pergerakan inflasi daerah.

Menurut Neni Moerniaeni, pada Januari 2026 IPH Kota Bontang tercatat mengalami penurunan sebesar 0,76 persen. Penurunan tersebut berkaitan dengan turunnya harga beberapa komoditas pangan yang memiliki kontribusi terhadap pembentukan indeks harga.

Ia menyebutkan bahwa komoditas yang mengalami penurunan harga pada periode tersebut antara lain cabai rawit, bawang merah, serta daging ayam ras. Perubahan harga pada komoditas tersebut mempengaruhi penurunan IPH yang terjadi pada awal tahun.

Dalam pemaparannya, Neni menjelaskan bahwa kondisi tersebut berkaitan dengan perbaikan pasokan komoditas di pasar. Ia menyebutkan bahwa salah satu faktor yang berkontribusi terhadap perubahan harga adalah masuknya musim panen cabai rawit pada akhir tahun 2025.

Namun perkembangan harga pada bulan berikutnya menunjukkan dinamika yang berbeda. Wali Kota Bontang menjelaskan bahwa pada Februari 2026 IPH Kota Bontang mengalami kenaikan sebesar 1,10 persen.

Kenaikan tersebut berkaitan dengan meningkatnya harga beberapa komoditas pangan yang menjadi komponen dalam pembentukan indeks harga. Dalam pemaparannya, Neni menyebutkan bahwa cabai rawit kembali menjadi salah satu komoditas yang mengalami kenaikan harga pada periode tersebut.

Selain cabai rawit, kenaikan harga juga tercatat terjadi pada komoditas jeruk dan bawang putih. Perubahan harga pada komoditas-komoditas tersebut mempengaruhi kenaikan Indeks Perkembangan Harga di Kota Bontang pada Februari 2026.

Dalam forum tersebut, Neni menegaskan bahwa selama dua bulan pertama tahun 2026 cabai rawit menjadi komoditas yang paling berpengaruh terhadap perubahan IPH di Kota Bontang.

“Secara keseluruhan, selama Januari hingga Februari 2026, cabai rawit tercatat sebagai komoditas yang paling sensitif dan memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan IPH di Kota Bontang,” ujar Neni dalam pemaparannya.

Forum tersebut juga membahas upaya menjaga ketersediaan pasokan komoditas pangan serta memastikan keterjangkauan harga bagi masyarakat. Selain itu, pembahasan juga mencakup percepatan implementasi digitalisasi transaksi keuangan pemerintah daerah sebagai bagian dari penguatan tata kelola keuangan.

  • Penulis: Kaltim News

Rekomendasi Untuk Anda

  • PI 10 Persen North Hub: Jangan Biarkan Kalimantan Timur Kembali Menjadi Penonton

    PI 10 Persen North Hub: Jangan Biarkan Kalimantan Timur Kembali Menjadi Penonton

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Dr. Ir. H. Irianto Lambrie, M.M
    • 0Komentar

    Oleh Dr. Ir. H. Irianto Lambrie, M.M (Ketua Tim Ahli Gubernur Kalimantan Timur) PENGEMBANGAN North Hub Development Project di Cekungan Kutai, lepas pantai Kalimantan Timur, merupakan salah satu momentum penting bagi masa depan industri energi nasional sekaligus perekonomian Kalimantan Timur. Proyek yang mengintegrasikan Lapangan Geng North dan Gehem ini telah memasuki tahap konstruksi dan memiliki […]

  • Prestasi Gemilang SD AISBA, Dua Siswi Raih Medali di Indonesia Wushu League 2025

    Prestasi Gemilang SD AISBA, Dua Siswi Raih Medali di Indonesia Wushu League 2025

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Sekolah Dasar (SD) Al-Imam Islamic School Balikpapan (AISBA) merayakan prestasi gemilang dari siswinya dalam ajang Indonesia Wushu League 2025.  Dua siswi kelas 2, Kaylila Fahira Haftawibowo dan Shanum Azra Darmawan, berhasil meraih medali, menegaskan keberhasilan sekolah dalam mendukung pengembangan bakat olahraga anak sejak dini. Indonesia Wushu League 2025 berlangsung pada 23 hingga 28 […]

  • Dosen Unmul Teliti Kolaborasi Heksa Helix dalam Pengembangan Ekowisata Pesisir

    Dosen Unmul Teliti Kolaborasi Heksa Helix dalam Pengembangan Ekowisata Pesisir

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Dosen Universitas Mulawarman (Unmul) melakukan penelitian atas dukungan hibah BIMA 2026 yang mengkaji pengembangan komunitas ekowisata pesisir di Kota Bontang dan Kabupaten Berau. Penelitian tersebut memperoleh pendanaan melalui Program Hibah BIMA 2026 yang dikelola oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. BIMA merupakan singkatan dari Basis […]

  • Rekomendasi Pesantren Modern di Bontang, Boarding SMP–SMA dan Kurikulum Integral

    Rekomendasi Pesantren Modern di Bontang, Boarding SMP–SMA dan Kurikulum Integral

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    BONTANG — Kalimantan Timur (Kaltim) sedang bergerak menjadi episentrum pertumbuhan baru Indonesia. Dengan hadirnya Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di provinsi ini, ekosistem pendidikan, ekonomi, dan teknologi kian dinamis.  Di pesisir timur Kaltim, Kota Bontang dikenal sebagai kota industri, rumah bagi raksasa energi dan petrokimia, yang melahirkan kebutuhan sumber daya manusia berkarakter, terampil, dan berwawasan […]

  • TMMD ke-127 di Kubar Dorong Percepatan Pembangunan Desa di Wilayah Perbatasan

    TMMD ke-127 di Kubar Dorong Percepatan Pembangunan Desa di Wilayah Perbatasan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Agus Setiawan
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Panglima Kodam VI/Mulawarman Mayor Jenderal TNI Krido Pramono, S.H., M.Si., melalui sambutan yang dibacakan oleh Komandan Korem 091/Aji Surya Natakesuma Brigjen TNI Anggara Sitompul, S.I.P., M.Si., menyampaikan bahwa melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), TNI bersama pemerintah daerah berupaya mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya dalam pembangunan infrastruktur serta pembukaan akses di […]

  • Bupati Kukar Resmikan WTP BUMDesa Madani Santan Tengah dan Lantik Anggota BPD

    Bupati Kukar Resmikan WTP BUMDesa Madani Santan Tengah dan Lantik Anggota BPD

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    MARANGKAYU, KALTIM.NEWS — Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri meresmikan Water Treatment Plant (WTP) BUMDesa Madani Desa Santan Tengah yang dirangkaikan dengan pelantikan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) terpilih Desa Santan Tengah periode 2026–2034 serta anggota BPD Pengganti Antar Waktu (PAW) Desa Badak Baru, Kecamatan Muara Badak, periode 2020–2028. Peresmian yang ditandai dengan penandatanganan prasasti […]

expand_less