DPW Hidayatullah Kaltim Gelar Rakorwil Pendidikan di Aula Otorita IKN
- account_circle Oemar Said
- calendar_month 6 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KALTIM.NEWS — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Kalimantan Timur menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Pendidikan Hidayatullah Kalimantan Timur yang dibuka di Aula Utama Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Jumat (24/4/2026).
Forum tersebut mempertemukan unsur pengelola pendidikan Hidayatullah se-Kalimantan Timur untuk membahas penguatan sektor pendidikan di tengah perkembangan kawasan IKN yang terus berlangsung.
Ketua DPW Hidayatullah Kalimantan Timur, Hizbullah AS, dalam sambutannya menekankan pentingnya dukungan terhadap sektor pendidikan, khususnya kepada para guru.
Hizbullah menyampaikan bahwa keberadaan tenaga pendidik memiliki peran penting dalam menjaga kualitas pembelajaran di lingkungan pendidikan Hidayatullah. Dukungan terhadap guru menjadi salah satu poin yang mendapat perhatian dalam forum koordinasi tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara yang diwakili Direktur Pelayanan Dasar, Dr. Suwito, menjelaskan perkembangan pembangunan IKN. Ia menyampaikan bahwa tahap pertama pembangunan telah selesai dan saat ini memasuki tahap kedua.
Selain itu, Suwito juga memaparkan rencana pendirian sekolah bertaraf internasional di kawasan IKN sebagai bagian dari pengembangan layanan pendidikan di wilayah tersebut.
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah, KH Naspi Arsyad, secara resmi membuka Rakorwil tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kehadiran Hidayatullah di kawasan IKN, tidak hanya dalam kontribusi akademik tetapi juga pada aspek pembinaan mental dan spiritual masyarakat. I
KH Naspi Arsyad juga menyampaikan pentingnya membangun sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak di kawasan IKN. Rakorwil ini menjadi ruang koordinasi bagi lembaga pendidikan Hidayatullah di Kalimantan Timur dalam menyiapkan peran yang lebih luas di tengah perkembangan pusat pemerintahan baru Indonesia.
- Penulis: Oemar Said
- Editor: Liyana Zahirah





