Rakorwil Akselerasi Kualitas dan Profesionalisme Pendidikan Hidayatullah Kalimantan Timur
- account_circle Nuraini
- calendar_month 6 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KALTIM.NEWS — Ketua Departemen Pendidikan Dewan Pengurus Wilayah (DPP) Hidayatullah Kalimantan Timur, Sirajuddin Rajab, menjelaskan bahwa agenda Rapat Kerja Pendidikan Hidayatullah Kaltim 2026 yang berlangsung di kawasan Ibu Kota Nusantara pada 24 hingga 25 April 2026 merupakan upaya untuk meneguhkan arah baru pendidikan yang lebih kompetitif.
Sirajuddin menyatakan bahwa pertemuan ini sebuah ikhtiar besar dalam menjaga keberlangsungan nilai-nilai Islam di tengah arus modernisasi.
Ia memaparkan bahwa fokus utama kegiatan ini adalah meneguhkan visi tarbiyah dalam membangun pendidikan integral Hidayatullah yang berkualitas dan berkemajuan.
“Pendidikan Hidayatullah merupakan salah satu pilar utama dakwah dan perjuangan Islam,” kata Sirajuddin dalam keterangannya kepada media ini di sela sela acara Rakorwil Pendidikan Hidayatullah Kalimantan Timur, Jumat (24/4/2026).
Sirajuddin juga memberikan catatan terhadap kondisi lembaga pendidikan Islam saat ini yang tengah menghadapi tantangan yang semakin kompleks dan multidimensional. Menurutnya, setiap lembaga tidak hanya dituntut untuk mampu bertahan, tetapi juga harus unggul dan adaptif terhadap perubahan zaman yang sangat cepat.
Pria kelahiran Sangkulirang ini menyebutkan adanya persaingan antarlembaga pendidikan yang semakin ketat, baik dengan sekolah umum maupun sekolah berbasis internasional. Dia menyoroti bahwa mutu pendidikan di sebagian lembaga Islam cenderung mengalami stagnasi, yang ditandai dengan belum optimalnya pengembangan kurikulum serta kualitas sumber daya manusia yang belum merata.
Sirajuddin memperingatkan bahwa jika tidak segera direspons dengan langkah strategis, kondisi ini dapat berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan Islam. Oleh karena itu, inovasi dalam sistem manajemen yang profesional dan terintegrasi menjadi sebuah keharusan.
Selain dinamika internal, Sirajuddin juga menekankan pentingnya kepatuhan dan kesiapan terhadap regulasi pemerintah yang semakin dinamis. Berbagai aturan terkait akreditasi, standar nasional pendidikan, hingga administrasi berbasis digital menuntut kesiapan yang tinggi dari seluruh pengelola pendidikan.
“Ketidaksiapan dalam merespons regulasi ini berpotensi menghambat pengembangan lembaga di masa depan. Melalui rapat kerja ini, diharapkan muncul program-program yang relevan untuk menjawab tantangan tersebut,” terangnya.
Sirajuddin mengajak seluruh kepala sekolah dan pengelola pendidikan se-wilayah Kalimantan Timur untuk memperkuat sinergi. Dia meyakini bahwa sinergi, inovasi, dan komitmen bersama menjadi kunci dalam menghadirkan sistem pendidikan yang berkualitas, berdaya saing, serta tetap kokoh dalam nilai tarbiyah dan jatidiri lembaga. Dengan demikian, tekannya, pendidikan Hidayatullah dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi yang bertaqwa dan beramal shalih.
- Penulis: Nuraini
- Editor: Liyana Zahirah





