Breaking News
light_mode

Festival Sungai Santan ke-III Siap Digelar, Gaungkan Harmoni dan Lingkungan

  • account_circle Mahmoud Ali
  • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALTIM.NEWS – Masyarakat di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Santan tengah menyambut dengan penuh antusias penyelenggaraan Festival Sungai Santan III, sebuah agenda budaya tahunan yang kini menjadi ikon kebudayaan masyarakat bantaran sungai.

Acara ini akan digelar selama empat hari, 27–30 November 2025, bertempat di Jl. Pelabuhan RT 5, Kampung Masjid, Santan Tengah, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Tahun ini menjadi momen istimewa karena festival diadakan bersamaan dengan peringatan 100 tahun Desa Santan, menjadikannya ajang refleksi sejarah, silaturahim besar, dan perayaan keberlanjutan tradisi leluhur.

Mengusung tema “Mengalirkan Tradisi, Menjaga Harmoni”, festival ini menghadirkan rangkaian kegiatan budaya, edukasi, dan olahraga tradisional yang menyatukan masyarakat Santan Hulu, Santan Tengah, dan Santan Hilir.

Ruang Budaya yang Hidup di Tepi Sungai

Festival Sungai Santan bukan hanya panggung kesenian, tetapi laboratorium sejarah hidup yang mengajak masyarakat untuk kembali menelusuri akar budaya sungai. Sejumlah agenda utama yang telah disiapkan panitia mencakup:

  • Ziarah makam dan susur sungai
  • Pameran foto dan benda pusaka
  • Karnaval budaya dan penanaman pohon
  • Pameran kuliner serta hasil bumi
  • Pagelaran seni dan budaya
  • Permainan tradisional

Di tengah dinamika zaman yang bergerak cepat, festival ini menghadirkan ruang bagi warga lintas generasi untuk bertemu, mengenang, belajar, dan menjaga identitas budaya. Sungai Santan yang selama ini menjadi poros kehidupan masyarakat kembali menjadi pusat perhatian dalam perspektif sejarah maupun lingkungan.

Lomba Dari TK hingga Dewasa

Sebagai acara tahunan yang inklusif, festival ini menyediakan berbagai lomba yang dapat diikuti masyarakat umum maupun pelajar. Untuk tingkat sekolah, terdapat:

  • Mewarnai (TK/sederajat)
  • Menggambar (SD/MI)
  • Tari Budaya (SD, SMP, SMA)
  • Baca Puisi (SMP–SMA)
  • Teater Sejarah Santan (SMP–SMA)

Sementara untuk kategori umum, panitia menghadirkan:

  • Memipil jagung
  • Membuat tempat bertelur ayam
  • Anyaman daun nipah
  • Teater 100 Tahun Santan
  • Tari kreasi budaya (Kutai dan Bugis)
  • Mancing

Ragam lomba ini memperkaya festival sebagai ruang rekreasi, pembelajaran, dan pemulihan hubungan sosial di tengah masyarakat.

Sungai sebagai Nadi Kehidupan

Sungai Santan bukan hanya lanskap alam, tetapi urat nadi kehidupan masyarakat yang mendiami bantaran sungai. Sejak puluhan tahun lalu, sungai menjadi jalur transportasi, sumber air bersih, wilayah perikanan tradisional, serta tempat berlangsungnya ritual adat. Ia adalah ruang tumbuhnya peradaban yang memelihara harmoni alam dan manusia.

Namun, seperti sungai-sungai lain di Indonesia, Sungai Santan menghadapi ancaman pencemaran dan kerusakan ekologis akibat limbah, sedimentasi, dan tekanan aktivitas manusia. Festival Sungai Santan III membawa pesan kuat agar masyarakat bangkit menjaga kelestarian sungai sebagai aset masa depan.

Merawat sungai berarti merawat kehidupan. Ketika sungai rusak, maka hilang pula identitas daerah, mata pencaharian masyarakat, dan keseimbangan alam yang selama ini menjadi penopang kehidupan.

Seruan Kepedulian Lingkungan

Di tengah pagelaran budaya, panitia juga menjadwalkan kegiatan edukasi lingkungan, aksi bersih sungai, serta kampanye sadar lingkungan. Agenda ini bertujuan membangun kesadaran kolektif bahwa sungai adalah titipan antar-generasi yang harus dijaga bersama.

Melalui festival ini, masyarakat diajak memahami bahwa tradisi bukan hanya sesuatu yang dirayakan, tetapi harus dipelihara melalui tindakan nyata. Menjaga sungai dari pencemaran adalah bagian dari menjaga warisan budaya.

Selain itu, keberadaan festival ini menjadi kesempatan mengangkat potensi ekonomi kerakyatan, mendorong minat wisata, dan memperkenalkan kuliner, kerajinan, serta hasil bumi lokal kepada publik yang lebih luas.

Gelombang Harapan dari Santan

Gelaran Festival Sungai Santan III menjadi simbol bahwa masyarakat masih menjaga arah peradaban mereka sendiri untuk terus merawat alam, menguatkan kebudayaan, dan mempererat hubungan sosial. Ketika sungai tetap mengalir menghidupi manusia, budaya pun hidup mengalir bersamanya.

Semua informasi resmi kegiatan dapat diakses melalui kontak panitia di alamat email: festivalsungaisantan18@gmail.com

  • Penulis: Mahmoud Ali
  • Editor: Syakir Maarif

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendampingi Anak Agar Suka Membaca sebagai Investasi Masa Depan

    Mendampingi Anak Agar Suka Membaca sebagai Investasi Masa Depan

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Parentnial
    • 0Komentar

    SEBERAPA besar pengaruh seorang ibu terhadap perkembangan anaknya? Jawabannya, sangat besar. Bahkan, pengaruh tersebut dimulai sejak dalam kandungan.  Ibu yang rutin membaca buku saat hamil tidak hanya memperkaya wawasannya sendiri, tetapi juga menanamkan kecintaan membaca kepada bayinya.  Bayi yang terbiasa mendengar suara ibunya saat membaca akan merasa lebih nyaman dan akrab dengan aktivitas literasi ini. […]

  • Pemkab Mahakam Ulu dan BULOG Teken MoU Perkuat Ketahanan Kebutuhan Dasar

    Pemkab Mahakam Ulu dan BULOG Teken MoU Perkuat Ketahanan Kebutuhan Dasar

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Ahmad Djajadi
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu menjalin kerja sama dengan Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum BULOG) yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) pada Senin (9 Maret 2026). Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menindaklanjuti proses hibah tanah yang sedang berlangsung di […]

  • Jelang Lebaran, Pemkot Balikpapan Imbau Masyarakat Lapor Jika Temukan Produk Tidak Layak Edar

    Jelang Lebaran, Pemkot Balikpapan Imbau Masyarakat Lapor Jika Temukan Produk Tidak Layak Edar

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Rizal
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Penjabat Sekretaris Daerah Balikpapan Agus Budi Prasetyo mengimbau masyarakat untuk berperan aktif melaporkan kepada Satgas Pangan Polda Kalimantan Timur apabila menemukan produk yang tidak layak edar. Ia juga menyampaikan bahwa apabila dalam pengawasan ditemukan produk UMKM yang belum memiliki izin seperti Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), maka produk tersebut akan diminta untuk ditarik […]

  • Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah Sementara

    Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah Sementara

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Agus Setiawan
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Timur, Mohlis Hasan, menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari pemerintah pusat, otoritas daerah diminta meningkatkan kewaspadaan dalam memantau keberangkatan jemaah umrah guna menjamin keselamatan perjalanan. Pernyataan tersebut disampaikan Mohlis di Samarinda pada Kamis (5/3/2026) sebagai bagian dari penjelasan resmi mengenai kondisi penerbangan menuju […]

  • Ulama dan Ormas Islam Kaltim Rumuskan Pandangan Keagamaan atas Dinamika Sosial

    Ulama dan Ormas Islam Kaltim Rumuskan Pandangan Keagamaan atas Dinamika Sosial

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan Bahtsul Masail sebagai  forum yang bertujuan untuk membahas dan menyelesaikan berbagai masalah yang berkaitan dengan agama, sosial, dan kebangsaan yang dihadapi oleh masyarakatdi Hotel Bumi Senyiur, Samarinda, Kamis (11/12/2025).  Kegiatan ini menghadirkan para ulama, kiai, akademisi, pengelola pondok pesantren, serta perwakilan berbagai organisasi […]

  • Hidayatullah Serukan Ramadhan sebagai Momentum Penyucian Jiwa Bangsa

    Hidayatullah Serukan Ramadhan sebagai Momentum Penyucian Jiwa Bangsa

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Taufiq
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah, KH Naspi Arsyad, Lc., menyampaikan Pesan Akhir Ramadhan dan Idulfitri 1447 Hijriah pada Jum’at, 20 Maret 2026. Dalam pesannya, ia menegaskan pentingnya menjadikan Ramadhan sebagai medium penyucian jiwa tidak hanya bagi individu, tetapi juga bagi kehidupan bangsa secara kolosal. Naspi Arsyad menyatakan bahwa Ramadhan menghadirkan proses […]

expand_less