Breaking News
light_mode

Mendampingi Anak Agar Suka Membaca sebagai Investasi Masa Depan

  • account_circle Parentnial
  • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


SEBERAPA
besar pengaruh seorang ibu terhadap perkembangan anaknya? Jawabannya, sangat besar. Bahkan, pengaruh tersebut dimulai sejak dalam kandungan. 

Ibu yang rutin membaca buku saat hamil tidak hanya memperkaya wawasannya sendiri, tetapi juga menanamkan kecintaan membaca kepada bayinya. 

Bayi yang terbiasa mendengar suara ibunya saat membaca akan merasa lebih nyaman dan akrab dengan aktivitas literasi ini. Inilah salah satu bentuk stimulasi awal yang dapat membangun kebiasaan membaca sejak dini.

Bayi pun Bisa Suka Dibacakan Buku

Bagi ibu yang baru pertama kali memiliki anak, terutama mereka yang cenderung introvert, berkomunikasi dengan bayi bisa terasa menantang. 

Bayi belum bisa merespons dengan kata-kata, melainkan hanya dengan tangisan, tawa, dan ekspresi wajah. Namun, ada satu cara efektif yang bisa membantu membangun komunikasi awal dengan bayi, yaitu dengan membacakan buku dengan keras (read aloud).

Aktivitas membaca dengan keras memberikan banyak manfaat, baik bagi ibu maupun sang anak. Ibu tidak lagi kehabisan bahan untuk diajak berbicara dengan bayinya, sementara sang bayi mendapatkan stimulasi bahasa yang kaya. 

Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan rasa percaya diri bayi karena ia merasakan kehadiran seseorang yang selalu berinteraksi dengannya. Bonding antara ibu dan anak pun semakin kuat, sekaligus memperkaya kosakata bayi yang akan berguna saat ia mulai berbicara.

Membaca Bisa Jadi Kecanduan Positif

Ketika bayi mulai menyukai aktivitas membaca, ia akan selalu meminta dibacakan buku. Ini adalah tanda awal bahwa anak mulai mengembangkan kecintaan terhadap dunia literasi. Jangan heran jika nantinya orang tua akan kewalahan menghadapi permintaan anak untuk terus dibacakan buku. 

Namun, ini adalah tantangan yang baik, karena anak yang memiliki minat membaca sejak dini akan tumbuh menjadi pembelajar mandiri yang haus akan ilmu pengetahuan.

Lebih jauh, ketika anak memasuki usia balita, semangatnya untuk belajar membaca akan tumbuh dengan sendirinya tanpa perlu dipaksa. Hal ini karena membaca bukan lagi dianggap sebagai kewajiban, tetapi sebagai kebutuhan dan kesenangan. Semakin tinggi minat membaca anak, semakin luas pula wawasan yang akan ia dapatkan.

Peran Orangtua Menanam Kebiasaan

Anak-anak adalah peniru ulung. Mereka belajar dengan melihat dan meniru kebiasaan orang-orang di sekitarnya. Oleh karena itu, jika ingin menanamkan kebiasaan membaca pada anak, maka orang tua harus memberikan contoh nyata. 

Rumah yang dipenuhi budaya membaca akan menciptakan atmosfer yang mendukung perkembangan literasi anak. Tidak perlu memaksa anak untuk membaca, cukup dengan membiasakan membaca di hadapannya secara konsisten. 

Jika anak melihat orang tuanya sering membaca buku, ia akan menganggap membaca sebagai aktivitas yang normal dan menyenangkan. Dengan cara ini, tanpa disadari, anak akan meniru kebiasaan tersebut dan menjadikannya sebagai bagian dari kesehariannya.

Menyediakan Fasilitas

Membangun budaya membaca di rumah tentu membutuhkan dukungan fasilitas. Oleh karena itu, orang tua perlu mengalokasikan anggaran untuk membeli buku. 

Tidak perlu langsung membangun perpustakaan besar, cukup dengan menyediakan rak buku kecil yang mudah diakses anak. Dengan begitu, di mana pun ia melihat, selalu ada buku yang bisa ia baca.

Selain membeli buku, orang tua juga bisa rutin meminjam buku dari perpustakaan atau mengajak anak ke toko buku untuk sekadar melihat-lihat koleksi terbaru. 

Bahkan, membeli buku bekas yang masih layak baca bisa menjadi alternatif untuk menghemat biaya. Dengan berbagai cara ini, anak akan selalu memiliki sumber bacaan yang menarik dan bervariasi.

Menjaga Budaya Baca

Di tengah dominasi media sosial dan hiburan digital yang semakin mengalihkan perhatian anak-anak, mempertahankan budaya membaca bukanlah hal yang mudah. Namun, justru karena inilah membaca menjadi semakin penting. 

Membaca melatih otak untuk berpikir kritis, meningkatkan konsentrasi, dan mencegah penurunan fungsi kognitif. Oleh karena itu, menjadikan membaca sebagai kebiasaan sejak dini adalah investasi jangka panjang yang sangat berharga.

Tidak mengherankan jika perintah pertama yang diturunkan Allah Ta’ala kepada umat manusia adalah “Iqra!'”, atau “Bacalah!”. Ini menunjukkan betapa membaca adalah aktivitas yang memiliki manfaat luar biasa bagi kehidupan manusia.

Maka, mari kita terus berusaha menanamkan kebiasaan membaca sejak dini, agar anak-anak kita tumbuh menjadi individu yang cerdas, berwawasan luas, dan siap menghadapi masa depan yang penuh tantangan.

*) Ayun Afifah, S.Pd, penulis adalah pendidik tinggal di Yogyakarta dan kontributor Parentnial.com

  • Penulis: Parentnial

Rekomendasi Untuk Anda

  • Family Gathering 2026 Perkuat Ukhuwah Keluarga Besar Al-Imam Islamic School Balikpapan

    Family Gathering 2026 Perkuat Ukhuwah Keluarga Besar Al-Imam Islamic School Balikpapan

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Al-Imam Islamic School Balikpapan (AISBA) memperkuat ukhuwah dan kebersamaan melalui Family Gathering 2026 yang diselenggarakan di Pantai Lamaru, Balikpapan, Ahad (21/6/2026). Kegiatan bertema “Rasa AISBA: Merajut Rasa, Mengukir Yasa, Menumbuhkan Asa” tersebut menjadi wadah mempererat hubungan antarsivitas sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan di lingkungan AISBA. Family Gathering 2026 menghadirkan seluruh […]

  • Semarak 80 Tahun Merdeka, Guru MI Ar Riyadh Bontang Rayakan dengan Kuliner Nusantara

    Semarak 80 Tahun Merdeka, Guru MI Ar Riyadh Bontang Rayakan dengan Kuliner Nusantara

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    BONTANG – Indonesia merdeka bukanlah hadiah cuma-cuma dari penjajah. Kemerdekaan ini lahir dari cucuran darah, keringat, dan air mata rakyat dari Sabang sampai Merauke.  Pada 17 Agustus 2025, bangsa ini resmi menapaki usia ke-80 tahun merdeka, sebuah momentum bersejarah yang senantiasa dirayakan untuk mengenang perjuangan heroik para pahlawan. Di Bontang, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ar Riyadh […]

  • Gerakan Ramadhaniyah Libatkan 255 Mahasiswa STIS dan PUZ di 38 Titik Pengabdian

    Gerakan Ramadhaniyah Libatkan 255 Mahasiswa STIS dan PUZ di 38 Titik Pengabdian

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Ahmad Djajadi
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN — Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah (STIS) Hidayatullah Balikpapan bersama Program Pendidikan Ulama Zuama (PUZ) secara resmi memberangkatkan 255 mahasiswa untuk menjalankan Gerakan Ramadhaniyah 1447 Hijriyah yang dilaksanakan di lebih dari 38 titik yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Ketua STIS Hidayatullah Balikpapan, Rizky Kurnia Sah, mengatakan program ini sebagai bagian dari penguatan kaderisasi nasional […]

  • Pelaksanaan Salat Idulfitri perdana di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 1 Syawal yang jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026 menjadi penanda dimulainya penyelenggaraan ibadah Hari Raya Idulfitri di masjid negara yang berada di kawasan IKN (Foto: Dok. Humas Otorita Ibu Kota Nusantara)
    IKN

    Salat Idulfitri Perdana Tandai Penguatan Kehidupan Keagamaan di Masjid Negara IKN

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Pelaksanaan Salat Idulfitri perdana di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 1 Syawal yang jatuh pada Sabtu (21/03/2026) menjadi penanda dimulainya penyelenggaraan ibadah Hari Raya Idulfitri di masjid negara yang berada di kawasan IKN. Ibadah tersebut dihadiri langsung Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono bersama ribuan jamaah dalam suasana Hari Raya 1447 Hijriah […]

  • Ibu Hebat Mengantarkan Keluarga Sehat Menjalankan Ibadah Ramadhan

    Ibu Hebat Mengantarkan Keluarga Sehat Menjalankan Ibadah Ramadhan

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Parentnial
    • 0Komentar

    MENYAMBUT datangnya bulan suci Ramadhan, Muslimat Hidayatullah (Mushida) Depok bekerjasama dengan PW Mushida Jawa Barat akan menggelar Halaqah Gabungan & Tarhib Ramadhan pada Ahad, 23 Februari 2025, pukul 08.30-11.00 WIB.  Acara bincang ini sebagai ajang refleksi dan penguatan bagi para ibu dalam membimbing keluarganya menjalankan ibadah dengan optimal.  Dengan tema “Ibu Hebat Mengantarkan Keluarga Sehat […]

  • Abdunnur Dorong Kebijakan Pendidikan Tinggi Berorientasi SDM Lokal untuk IKN

    Abdunnur Dorong Kebijakan Pendidikan Tinggi Berorientasi SDM Lokal untuk IKN

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Rektor Universitas Mulawarman (Unmul), Prof. Dr. Ir. H. Abdunnur, M.Si., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) harus berjalan seiring dengan penyiapan sumber daya manusia (SDM) lokal yang berkualitas agar masyarakat Kalimantan Timur memiliki kesempatan menjadi pelaku utama dalam pembangunan di daerahnya sendiri. Penegasan tersebut disampaikan dia saat menerima kunjungan […]

expand_less