BMH Distribusikan Bantuan Konsumsi bagi Santri Penghafal Al-Qur’an di Kutai Timur
- account_circle Muhammad Taufiq
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KALTIM.NEWS — Program Muharram Bangkit yang digagas Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan pangan untuk mendukung kebutuhan konsumsi para santri di sejumlah pesantren wilayah Kutai Timur, Kalimantan Timur.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar memperkuat ketahanan pangan lembaga pendidikan Islam yang setiap hari membina generasi penghafal Al-Qur’an dan santri yatim dhuafa.
Pada momentum Muharram 1448 Hijriah, BMH Kutai Timur menyalurkan bantuan ke tiga titik pondok pesantren. Bantuan yang diberikan berupa 400 kilogram beras, sejumlah dus mi instan, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya untuk menunjang konsumsi harian para santri. Dukungan tersebut diharapkan membantu pesantren menjaga keberlangsungan layanan pendidikan dan pembinaan tanpa terkendala keterbatasan kebutuhan pangan.
Ketua BMH Unit Layanan Kutai Timur, Oemar Said, menjelaskan bahwa program Beras Santri merupakan bentuk kepedulian masyarakat yang disalurkan melalui dana zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung keberlangsungan pendidikan generasi Qurani.
“Setiap butir beras yang sampai kepada para santri adalah bentuk dukungan nyata bagi proses belajar dan perjuangan mereka dalam menuntut ilmu. Kami berharap bantuan ini dapat menjaga semangat para santri untuk terus belajar, beribadah, dan menghafal Al-Qur’an,” ujarnya dalam keterangannya kepada Kaltim.news, Sabtu (20/6/2026).
Menurut Oemar Said, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditopang oleh proses pembelajaran, tetapi juga oleh terpenuhinya kebutuhan dasar para peserta didik. Karena itu, dukungan pangan menjadi salah satu faktor penting agar para santri dapat menjalani aktivitas pendidikan secara optimal.
Bantuan tersebut disambut baik oleh pihak pesantren penerima manfaat. Salah seorang pengurus pondok yang membawahi LKSA Al Huda menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan kepada para santri.
“Alhamdulillah, bantuan yang telah diberikan memberi berkah yang luar biasa untuk para santri kami. Semoga rezeki para donatur senantiasa diberi kelancaran dan terus bertambah kebaikannya,” tuturnya.
Melalui program Beras Santri dalam rangkaian Muharram Bangkit, BMH Kutai Timur terus memperluas manfaat bagi pesantren dan santri yang membutuhkan.
Oemar menambahkan, program ini sekaligus menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengambil bagian dalam mendukung pendidikan, pembinaan akhlak, serta lahirnya generasi yang berilmu dan berkarakter melalui kontribusi zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan secara amanah.
- Penulis: Muhammad Taufiq
- Editor: Syakir Maarif





