Breaking News
light_mode

Menginap di Arasatu Villas dan Sanctuary Maratua di Atas Laut Biru Kepulauan Derawan

  • account_circle Abdul Aziz
  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALTIM.NEWS — Di timur Pulau Kalimantan, hamparan laut Kepulauan Derawan membentang sebagai salah satu lanskap bahari penting Indonesia.

Kawasan ini berada di wilayah Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur, dan dikenal sebagai bagian dari segitiga terumbu karang dunia atau Coral Triangle, wilayah yang menurut berbagai publikasi ilmiah kelautan memiliki tingkat keanekaragaman hayati laut tertinggi di planet ini.

Di gugusan pulau tersebut berdiri Pulau Maratua, sebuah pulau karang besar yang menghadap langsung ke Laut Sulawesi. Pada pulau inilah Arasatu Villas & Sanctuary Maratua berdiri sebagai salah satu resort yang dikenal luas oleh wisatawan yang berkunjung ke kawasan Derawan.

Arasatu Villas & Sanctuary Maratua menghadirkan konsep penginapan berupa vila terapung di atas permukaan laut. Struktur bangunan berdiri di atas tiang-tiang yang tertanam di dasar perairan dangkal, sementara lantai vila menghadap langsung pada hamparan air laut berwarna biru jernih.

Desain ini menjadikan setiap unit vila memiliki panorama laut terbuka tanpa penghalang. Konsep vila di atas air seperti ini banyak dikenal dalam destinasi wisata bahari internasional, terutama di wilayah Samudra Hindia, sehingga sebagian wisatawan menyebut pengalaman menginap di Maratua dengan suasana yang mengingatkan pada resort-resort di Maladewa.

Ruang Tinggal dan Bentang Alam

Keberadaan resort di atas laut menghadirkan hubungan yang sangat dekat antara ruang tinggal dan bentang alam sekitarnya. Dari teras vila, permukaan laut terlihat membentang hingga ke cakrawala.

Air laut yang jernih memungkinkan pengunjung melihat dasar perairan dangkal yang dipenuhi karang dan biota laut. Kawasan Kepulauan Derawan sendiri telah lama dikenal sebagai lokasi snorkeling dan penyelaman.

Sejumlah laporan penelitian kelautan mencatat bahwa wilayah ini memiliki ratusan spesies karang dan ribuan spesies ikan tropis yang menjadi bagian dari ekosistem Coral Triangle.

Akses menuju lokasi penyelaman dan snorkeling menjadi salah satu aspek yang menonjol dari pengalaman tinggal di Arasatu Villas & Sanctuary Maratua. Dari kawasan resort, perjalanan menuju beberapa titik penyelaman dapat ditempuh dalam waktu singkat menggunakan perahu.

Perairan sekitar Maratua dikenal sebagai habitat berbagai spesies laut seperti penyu hijau dan penyu sisik yang sering terlihat di sekitar kawasan Derawan. Kejernihan air laut juga memungkinkan kegiatan snorkeling dilakukan langsung dari area sekitar vila.

Transportasi ke Lokasi

Resort ini juga menyediakan layanan antar-jemput bagi tamu yang datang dari jalur perjalanan menuju Maratua. Akses umum menuju pulau biasanya dimulai dari kota Berau, kemudian dilanjutkan melalui perjalanan udara menuju Bandara Maratua atau perjalanan laut menuju gugusan pulau Derawan.

Sistem transportasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian perjalanan menuju kawasan wisata bahari yang relatif terpencil namun dikenal memiliki panorama laut yang luas dan tenang.

Di dalam kawasan resort, suasana yang dihadirkan menekankan ketenangan lingkungan laut. Tidak terdapat kepadatan aktivitas perkotaan sebagaimana di pusat kota besar. Suara yang terdengar berasal dari hembusan angin laut dan gelombang yang menyentuh tiang-tiang vila. Kondisi ini menjadikan banyak pengunjung memilih lokasi tersebut untuk beristirahat dari ritme kehidupan kota yang padat.

Biaya dan Pengalaman

Harga menginap di Arasatu Villas & Sanctuary Maratua tercatat berada pada kategori premium dalam sektor akomodasi wisata Indonesia. Dalam sejumlah ulasan perjalanan, biaya menginap di resort ini bahkan disebut lebih tinggi dibandingkan tarif kamar di beberapa hotel mewah di pusat Jakarta, termasuk hotel-hotel internasional yang berada di kawasan Bundaran HI seperti Kempinski atau Hyatt.

Perbandingan tersebut sering muncul dalam diskusi wisatawan yang membandingkan pengalaman menginap di pusat ibu kota dengan pengalaman tinggal di vila terapung di kawasan laut tropis.

Namun angka harga tersebut juga berdampingan dengan karakter geografis lokasi resort yang berada di pulau terpencil di wilayah timur Indonesia.

Transportasi logistik, pembangunan fasilitas di atas laut, serta pengelolaan resort di wilayah kepulauan menjadi bagian dari konteks operasional yang menyertai keberadaan destinasi wisata tersebut.

Perjalanan menuju Arasatu Villas & Sanctuary Maratua pada akhirnya bukan hanya perjalanan menuju sebuah resort. Ia juga merupakan perjalanan menuju bentang laut Kepulauan Derawan yang dikenal luas oleh para peneliti kelautan, penyelam, dan pelancong bahari.

Di atas air biru Maratua, vila-vila terapung berdiri sebagai titik singgah yang menghadapkan manusia pada panorama laut tropis yang luas. Ya, sebuah ruang sunyi di ujung timur Kalimantan yang terus menarik langkah para penjelajah laut Indonesia.[]

  • Penulis: Abdul Aziz
  • Editor: Asri Yusuf

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muhammad Isnaeni Sampaikan Keprihatinan Atas Teror Air Keras Terhadap Aktivis KontraS

    Muhammad Isnaeni Sampaikan Keprihatinan Atas Teror Air Keras Terhadap Aktivis KontraS

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Kahar Muzakkir
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Insiden kekerasan brutal yang menimpa dunia aktivisme hak asasi manusia di Indonesia kembali terjadi dan memicu keprihatinan mendalam dari berbagai lapisan masyarakat. Wakil Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman cairan kimia yang diduga kuat merupakan air keras pada Kamis malam, 12 Maret 2026. Peristiwa […]

  • DMW Hidayatullah Kaltim Tegaskan Peran sebagai Solusi bagi Umat

    DMW Hidayatullah Kaltim Tegaskan Peran sebagai Solusi bagi Umat

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN, KALTIM.NEWS — Ketua Dewan Murabbi Pusat Hidayatullah, Ust. Dr. H. Tasyrif Amin, M.Pd.I., menegaskan bahwa alumni Marhalah Wustha Hidayatullah dituntut memiliki kemampuan mendialogkan ajaran Islam secara terbuka, argumentatif, dan kontekstual di tengah masyarakat serta menghadirkan kontribusi nyata bagi umat. Penegasan tersebut disampaikan Tasyrif saat membuka secara resmi Daurah Marhalah Wustha (DMW) yang diselenggarakan Dewan […]

  • Dari Sangatta ke Panggung Dunia, Dedikasi Tiga Dekade Sekolah Islam Terpadu Daarussalaam

    Dari Sangatta ke Panggung Dunia, Dedikasi Tiga Dekade Sekolah Islam Terpadu Daarussalaam

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Fadhliyah Setiawan
    • 0Komentar

    PENDIDIKAN Islam terpadu yang berakar kuat pada nilai moral dan keunggulan akademik menjadi tumpuan penting dalam mencetak generasi masa depan. Di tengah pesatnya perkembangan Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, Yayasan Pembina Muslim Daarussalaam Sangatta telah mengambil peran strategis tersebut sejak awal perintisannya pada tahun 1991 dan pengesahan hukumnya pada tahun 1992. Lembaga sosial dan keislaman […]

  • Dua Atlet Ummul Qura Stable Hidayatullah Balikpapan Raih Prestasi di Kejuaraan Panahan Regional

    Dua Atlet Ummul Qura Stable Hidayatullah Balikpapan Raih Prestasi di Kejuaraan Panahan Regional

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Yacong B. Halike
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Dua atlet Ummul Qura Stable Hidayatullah Gunung Tembak mencatat prestasi dalam dua ajang olahraga panahan tradisional yang digelar pada akhir April 2026. Atlet pertama, Adripal Rahmatullah, meraih Juara I kategori Fast Shooting dan Juara II kategori Horse Back Archery (HBA) dalam Kejuaraan Panahan Berkuda Walikota Cup Banjarmasin 2026. Sementara atlet lainnya, Azka Abrisam […]

  • Di Balik Generasi Kuat, Ada Ibu yang Sabar dan Berjiwa Besar

    Di Balik Generasi Kuat, Ada Ibu yang Sabar dan Berjiwa Besar

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Dalam arus perubahan zaman yang cepat, peran perempuan dan ibu semakin strategis dalam menjaga keseimbangan moral dan sosial bangsa. Hal ini menjadi sorotan penting dalam Kajian Akbar bertema “Membangun Keluarga Berkah, Melahirkan Generasi Emas yang Amanah” yang diselenggarakan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Baitul Maal Hidayatullah (BMH) di Aula Serbaguna 2 Asrama Haji […]

  • Raker Korpri Kaltim Tetapkan Aji Muhammad Fitra Firnanda Pimpin Bapor

    Raker Korpri Kaltim Tetapkan Aji Muhammad Fitra Firnanda Pimpin Bapor

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Rapat Kerja Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Provinsi Kalimantan Timur Masa Bakti 2026–2031 menyepakati penunjukan Aji Muhammad Fitra Firnanda sebagai Ketua Bidang Keolahragaan sekaligus Ketua Badan Pembina Olahraga (BAPOR) KORPRI Provinsi Kalimantan Timur. Keputusan tersebut menjadi salah satu hasil rapat kerja yang digelar di Ruang Rapat Tepian II Kantor Gubernur Kalimantan […]

expand_less