Breaking News
light_mode

Tarhib Mushida Jabar-Depok Refleksi Ramadhan untuk Gaya Hidup Sehat dan Peduli

  • account_circle Parentnial
  • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


DEPOK –
Muslimat Hidayatullah (Mushida) Jawa Barat dan Mushida Depok menggelar Halaqah Gabungan dan Tarhib Ramadhan dengan tema “Ibu Hebat Mengantarkan Keluarga Sehat Menjalankan Ibadah Ramadhan” di Gedung Aula Sekolah Pepimpin (SP) Hidayatullah Depok, pada Ahad (23/2/2025). 

Acara ini menghadirkan Febi Sukma, S.ST., M.Keb, seorang akademisi sekaligus aktivis kesehatan dan pemberdayaan perempuan, yang membahas peran ibu dalam membangun keluarga sehat serta menjadikan Ramadhan sebagai momentum perubahan ke arah gaya hidup yang lebih baik.

Dalam pemaparannya, Febi Sukma menekankan bahwa Ramadhan bukan sekadar bulan menahan lapar dan dahaga, tetapi juga waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri serta efisiensi dalam berbagai aspek kehidupan. 

Ia menyoroti pentingnya peran ibu sebagai manajer rumah tangga dalam mengatur pola konsumsi, menjaga kesehatan keluarga, serta melestarikan lingkungan. 

Menurutnya, dampak dari perubahan positif yang dilakukan selama bulan Ramadhan dapat berlangsung hingga 11 bulan berikutnya.

“Ramadhan merupakan madrasah bagi kita untuk semakin peduli pada kesehatan diri dan lingkungan. Ibu memiliki peran penting dalam memastikan bahwa keluarga tidak hanya menjalankan ibadah dengan khusyuk, tetapi juga tetap sehat dan bugar,” ujar Febi Sukma.

Momentum Perubahan Gaya Hidup

Salah satu isu utama yang dibahas dalam acara ini adalah pentingnya mengurangi konsumsi makanan yang mengandung kadar gula tinggi, mengingat tingginya prevalensi diabetes melitus di Indonesia. 

Febi Sukma mengutip data dari Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan yang menyebutkan bahwa Indonesia merupakan negara dengan jumlah penderita diabetes melitus tertinggi kelima di dunia. 

Diketahui pada 2021, jumlah penderita mencapai 19,5 juta orang dan diprediksi meningkat menjadi 28,6 juta pada 2045 jika tidak ada tindakan pencegahan yang serius.

“Ramadhan adalah saat yang tepat untuk mengubah kebiasaan konsumsi kita, termasuk mengurangi makanan dan minuman manis. Dengan menerapkan pola makan yang lebih sehat, kita bisa mengurangi risiko penyakit seperti diabetes yang saat ini semakin meningkat di Indonesia,” jelasnya.

Febi juga menyoroti pentingnya mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari. 

Menurutnya, ibu dapat menjadi agen perubahan dalam rumah tangga dengan mulai mengadopsi kebiasaan yang lebih ramah lingkungan, seperti membawa tas belanja sendiri, menggunakan wadah makanan yang dapat digunakan kembali, dan mengurangi penggunaan kemasan plastik sekali pakai. 

Dalam hal ini, ia mengutip Al-Qur’an Surah Al-A’raf ayat 56 yang menyerukan agar manusia tidak membuat kerusakan di muka bumi dan senantiasa berbuat kebaikan.

Manajemen Konsumsi selama Ramadhan

Selain pola makan sehat, Febi Sukma juga mengingatkan pentingnya manajemen konsumsi di rumah agar tidak terjadi pemborosan selama bulan Ramadhan. 

Febi mengajak para ibu untuk memasak dan makan secukupnya guna menghindari makanan terbuang sia-sia. Disamping itu, ajaran Islam melarang berlebih-lebihan dalam konsumsi makanan termasuk di bulan Ramadhan bertentangan dengan ajaran Islam. 

“Rasulullah sendiri berbuka puasa dengan beberapa butir kurma dan air sebelum melaksanakan shalat Magrib. Ini menunjukkan bahwa kesederhanaan adalah kunci utama dalam menjaga pola makan yang sehat,” ungkapnya.

Di samping itu, Febi menegaskan bahwa olahraga tetap penting dilakukan meskipun sedang menjalankan ibadah puasa. Ia menganjurkan agar umat Islam tetap berolahraga ringan secara rutin, seperti jalan santai atau yoga ringan, guna menjaga kebugaran tubuh.

“Puasa bukan alasan untuk tidak bergerak. Justru, dengan pola olahraga yang tepat dan teratur, tubuh akan tetap bugar dan ibadah bisa dijalankan dengan optimal,” katanya.

Febi Sukma menutup sesi dengan mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Ramadhan sebagai ajang introspeksi dan transformasi diri menuju kehidupan yang lebih sehat, lebih peduli terhadap lingkungan, dan lebih berkualitas dalam menjalankan ibadah.

Acara ini mendapat respon positif dari para peserta yang merasa mendapatkan wawasan baru mengenai pentingnya menjaga kesehatan keluarga serta menerapkan gaya hidup yang lebih berkelanjutan selama dan setelah Ramadhan. 

Panitia acara, Inna Sriwahyuni, mengatakkan, dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semakin banyak keluarga muslim yang mampu menjalani ibadah Ramadhan dengan penuh keberkahan serta menjadikannya sebagai titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebih sehat dan seimbang.

YACONG B. HALIKE

  • Penulis: Parentnial

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Mahulu Tegaskan Pembangunan Jalan Kubar–Mahulu Kewenangan Provinsi dan Pusat

    Wabup Mahulu Tegaskan Pembangunan Jalan Kubar–Mahulu Kewenangan Provinsi dan Pusat

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Wakil Bupati Mahakam Ulu Suhuk, S.E. menegaskan bahwa proyek pembangunan jalan poros yang menghubungkan Kabupaten Kutai Barat dengan Kabupaten Mahakam Ulu merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Pusat melalui anggaran APBN, bukan menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan keterangan usai mendampingi Wakil Gubernur Kalimantan Timur dalam […]

  • Festival Sungai Santan ke-III Siap Digelar, Gaungkan Harmoni dan Lingkungan Play Button

    Festival Sungai Santan ke-III Siap Digelar, Gaungkan Harmoni dan Lingkungan

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Mahmoud Ali
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS – Masyarakat di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Santan tengah menyambut dengan penuh antusias penyelenggaraan Festival Sungai Santan III, sebuah agenda budaya tahunan yang kini menjadi ikon kebudayaan masyarakat bantaran sungai. Acara ini akan digelar selama empat hari, 27–30 November 2025, bertempat di Jl. Pelabuhan RT 5, Kampung Masjid, Santan Tengah, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten […]

  • Semarak 80 Tahun Merdeka, Guru MI Ar Riyadh Bontang Rayakan dengan Kuliner Nusantara

    Semarak 80 Tahun Merdeka, Guru MI Ar Riyadh Bontang Rayakan dengan Kuliner Nusantara

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    BONTANG – Indonesia merdeka bukanlah hadiah cuma-cuma dari penjajah. Kemerdekaan ini lahir dari cucuran darah, keringat, dan air mata rakyat dari Sabang sampai Merauke.  Pada 17 Agustus 2025, bangsa ini resmi menapaki usia ke-80 tahun merdeka, sebuah momentum bersejarah yang senantiasa dirayakan untuk mengenang perjuangan heroik para pahlawan. Di Bontang, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ar Riyadh […]

  • Lima Pejabat Pemkot Samarinda Ikuti Uji Kompetensi Teknis JPTP Sekretaris Daerah

    Lima Pejabat Pemkot Samarinda Ikuti Uji Kompetensi Teknis JPTP Sekretaris Daerah

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Ahmad Djajadi
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS – H. Ananta Fathurrozi, S.Sos., M.Si., Anis Siswantini, S.Kom., M.Si., Marnabas, S.Sos., M.Si., Neneng Chamelia Shanti, ST., M.Si., serta Suwarso, Aks., M.Si., mengikuti Uji Kompetensi Teknis Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk jabatan Sekretaris Daerah Kota Samarinda yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemerintah Kota Samarinda pada Rabu (11/3/2026). […]

  • Muhammad Isnaeni Sampaikan Keprihatinan Atas Teror Air Keras Terhadap Aktivis KontraS

    Muhammad Isnaeni Sampaikan Keprihatinan Atas Teror Air Keras Terhadap Aktivis KontraS

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Kahar Muzakkir
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Insiden kekerasan brutal yang menimpa dunia aktivisme hak asasi manusia di Indonesia kembali terjadi dan memicu keprihatinan mendalam dari berbagai lapisan masyarakat. Wakil Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman cairan kimia yang diduga kuat merupakan air keras pada Kamis malam, 12 Maret 2026. Peristiwa […]

  • Rekomendasi Pesantren Modern di Bontang, Boarding SMP–SMA dan Kurikulum Integral

    Rekomendasi Pesantren Modern di Bontang, Boarding SMP–SMA dan Kurikulum Integral

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    BONTANG — Kalimantan Timur (Kaltim) sedang bergerak menjadi episentrum pertumbuhan baru Indonesia. Dengan hadirnya Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di provinsi ini, ekosistem pendidikan, ekonomi, dan teknologi kian dinamis.  Di pesisir timur Kaltim, Kota Bontang dikenal sebagai kota industri, rumah bagi raksasa energi dan petrokimia, yang melahirkan kebutuhan sumber daya manusia berkarakter, terampil, dan berwawasan […]

expand_less