Breaking News
light_mode

Ketua DPD Hidayatullah Bontang Ajak Teguhkan Komitmen Dakwah di Tengah Tantangan Zaman

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 15 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


KALTIM.NEWS —
Penutupan rangkaian Musyawarah Daerah dan Musyawarah Yayasan Hidayatullah Kota Bontang menjadi ruang refleksi bagi seluruh kader dalam membaca ulang tantangan dakwah kontemporer. Momentum yang berlangsung khidmat selepas salat subuh, Minggu (14/12/2025), itu tidak hanya menandai berakhirnya agenda organisasi, tetapi juga menegaskan arah perjuangan Hidayatullah di tengah dinamika zaman yang kian kompleks. 

Dalam konteks inilah Ketua Dewan Pengurus Daerah Hidayatullah Kota Bontang, Ustadz Syaifuddin Anshari, mengajak seluruh kader untuk meneguhkan kembali komitmen dakwah sebagai fondasi utama menghadapi tekanan zaman yang terus berubah.

Rangkaian acara penutupan diawali dengan pelantikan Pengawas serta jajaran Pengurus Kampus Madya Hidayatullah Bontang. Prosesi ini menjadi simbol peralihan amanah dan keberlanjutan estafet kepemimpinan. 

Dalam sambutannya, Ustadz Syaifuddin menegaskan bahwa tantangan dakwah pada masa kini tidak selalu hadir dalam bentuk tekanan fisik sebagaimana yang dialami generasi awal Islam. 

Menurutnya, ujian zaman modern justru lebih banyak hadir dalam bentuk tekanan halus yang menggerus ketahanan batin, menguji keikhlasan, serta menggoda konsistensi komitmen. Ia mengingatkan bahwa kondisi tersebut menuntut kesiapan mental dan spiritual yang tidak kalah berat dibanding ujian fisik pada masa lalu.

Untuk memperkuat pesan tersebut, Ketua DPD berdarah Bugis Makassar ini mengangkat keteladanan Bilal bin Rabah radhiyallahu ‘anhu sebagai simbol keteguhan iman. Bilal digambarkan sebagai sosok yang tetap memegang teguh tauhid meski tubuhnya diseret di atas pasir panas dan dadanya ditindih batu besar. 

Dalam kondisi tersebut, Bilal hanya melantunkan satu kalimat, “Ahad… Ahad…”, yang lahir dari keyakinan mendalam kepada Allah SWT. Keteguhan itu, menurut Ustadz Syaifuddin, bukan sekadar kekuatan fisik, melainkan manifestasi dari komitmen batin yang total.

Ia menekankan bahwa yang diuji dari diri Bilal bukan semata kekuatan jasmaninya, melainkan kesanggupan untuk bersandar sepenuhnya kepada Allah dalam situasi paling sulit. 

Dari keteguhan tauhid itulah lahir kekuatan sejati, yakni kekuatan hati yang kokoh dan tidak tergoyahkan oleh tekanan apa pun. Nilai inilah yang dinilai relevan untuk dihidupkan kembali dalam jiwa kader Hidayatullah pada masa kini.

Lebih lanjut, Ketua DPD menegaskan bahwa kisah Bilal tidak dimaksudkan untuk sekadar dikenang sebagai bagian dari sejarah, melainkan untuk dijadikan cermin perjuangan. 

Ia menggambarkan bahwa kader hari ini dihadapkan pada ujian yang berbeda, di mana idealisme sering berhadapan dengan realitas, amanah besar diuji oleh godaan yang tampak kecil, dan kelelahan batin kerap terasa lebih berat daripada kelelahan fisik. Dalam situasi tersebut, keteguhan prinsip menjadi ukuran utama kualitas seorang kader.

“Kader hari ini harus memiliki ‘Ahad… Ahad…’-nya sendiri,” tegas Ustadz Syaifuddin. Pernyataan ini dimaknai dia ajakan untuk memiliki komitmen batin yang jelas dalam menjaga niat, konsistensi dakwah, serta kesetiaan pada prinsip, meski berada dalam tekanan. Ia menegaskan bahwa kebesaran seorang kader tidak ditentukan oleh kemudahan yang ia peroleh, melainkan oleh kemampuannya untuk tetap teguh saat menghadapi ujian.

Pada bagian akhir sambutannya, Ketua DPD menggarisbawahi pentingnya persatuan hati sebagai fondasi kekuatan jamaah. Ia mengutip firman Allah SWT dalam QS. Al-Anfal ayat 63, yang menegaskan bahwa persatuan hati bukan hasil rekayasa manusia, melainkan karunia Allah yang harus dijaga melalui iman, keikhlasan, dan amal jama’i. Persatuan tersebut dipandang sebagai modal utama dalam menjaga keberlangsungan perjuangan dakwah.

Sebagai penutup, Ustadz Syaifuddin menyampaikan harapan terbangunnya sinergi yang kuat, baik secara internal maupun eksternal. Secara khusus, ia menekankan pentingnya sinergitas antara DPD Hidayatullah Kota Bontang dengan seluruh perangkat organisasi, Kampus Madya, Kampus Pratama, serta seluruh unsur jamaah. 

Sinergi tersebut diharapkan mampu menggerakkan program-program keumatan secara terpadu di Kota Bontang, sehingga visi Hidayatullah dapat terus berkontribusi nyata dalam mewujudkan Kota Taman Bontang yang tertib, agamis, mandiri, aman, dan nyaman, serta berperadaban berlandaskan nilai-nilai Islam.

SUTHIAR HAJARING

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Safari Dakwah Hidayatullah Kaltim Perkuat Jaringan Dakwah hingga Tingkat Desa

    Safari Dakwah Hidayatullah Kaltim Perkuat Jaringan Dakwah hingga Tingkat Desa

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Agus Setiawan
    • 0Komentar

    KUKAR — Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah Kalimantan Timur melakukan safari dakwah untuk penguatan jaringan tingkat cabang dan ranting melalui rangkaian kunjungan ke kawasan Aglomerasi Samarinda Raya yang menghubungkan Kota Samarinda dengan wilayah penyangga di Kabupaten Kutai Kartanegara. Salah satu titik kunjungan berlangsung di Dusun Kampung Masjid, Desa Santan Tengah, Kecamatan Marangkayu, pada Rabu (21/5/2026). Dalam […]

  • Bupati Angela Tekankan Persatuan dan Peran Generasi Muda dalam Pembangunan Mahulu

    Bupati Angela Tekankan Persatuan dan Peran Generasi Muda dalam Pembangunan Mahulu

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan serta memperkuat peran generasi muda dan perempuan dalam pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan saat memberikan sambutan pada penutupan Festival Nugal dan Pasar Seni Rakyat Mahakam Ulu 2025 yang berlangsung di Ujoh Bilang, pada Jumat (17/10/2025) malam. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi […]

  • Baznas Kutim Himpun Rp21,9 Miliar Zakat pada 2025 untuk 28.161 Mustahik

    Baznas Kutim Himpun Rp21,9 Miliar Zakat pada 2025 untuk 28.161 Mustahik

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Ibrahim Yusuf
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kutai Timur Masnip Sofwan menyampaikan bahwa pada tahun 2025 BAZNAS Kutai Timur berhasil menghimpun dana zakat sebesar Rp21,9 miliar. Dana tersebut telah disalurkan kepada 28.161 mustahik yang tersebar di 18 kecamatan melalui berbagai program, mulai dari pemberian beasiswa perguruan tinggi di dalam dan luar negeri, bantuan […]

  • Tantangan dan Tren Baru Kepengasuhan 2025 yang Harus Dipahami Orangtua Masa Kini

    Tantangan dan Tren Baru Kepengasuhan 2025 yang Harus Dipahami Orangtua Masa Kini

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KITA telah menjalani setengah dari awal bulan tahun baru 2025, dan kepengasuhan (parenting) menjadi salah satu aspek kehidupan yang terus berkembang seiring dengan perubahan zaman.  Orangtua milenial, yang kini berada di masa puncak dalam membesarkan anak-anak mereka, dihadapkan pada berbagai tantangan unik yang berbeda dari generasi sebelumnya.  Berbagai faktor seperti teknologi, perubahan pola kerja, hingga […]

  • Ayah Juga Bisa! Peran Dude Harlino dalam Lawan GTM si Kecil

    Ayah Juga Bisa! Peran Dude Harlino dalam Lawan GTM si Kecil

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Parentnial
    • 0Komentar

    KEHIDUPAN pernikahan Dude Harlino dan Alyssa Soebandono terasa semakin berwarna dengan kehadiran tiga buah hati mereka.  Dua jagoan kecilnya, Muhammad Dirgantara (10) dan Malik Mahendra Harlino (7), kini semakin lengkap dengan kehadiran putri bungsu mereka, Aisyah Aulia Putri Harlino, yang masih di bawah satu tahun.  Namun, perjalanan parenting mereka tidak selalu mulus, apalagi ketika menghadapi […]

  • Semarak 80 Tahun Merdeka, Guru MI Ar Riyadh Bontang Rayakan dengan Kuliner Nusantara

    Semarak 80 Tahun Merdeka, Guru MI Ar Riyadh Bontang Rayakan dengan Kuliner Nusantara

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    BONTANG – Indonesia merdeka bukanlah hadiah cuma-cuma dari penjajah. Kemerdekaan ini lahir dari cucuran darah, keringat, dan air mata rakyat dari Sabang sampai Merauke.  Pada 17 Agustus 2025, bangsa ini resmi menapaki usia ke-80 tahun merdeka, sebuah momentum bersejarah yang senantiasa dirayakan untuk mengenang perjuangan heroik para pahlawan. Di Bontang, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ar Riyadh […]

expand_less