Breaking News
light_mode

Muhammad Isnaeni Sampaikan Keprihatinan Atas Teror Air Keras Terhadap Aktivis KontraS

  • account_circle Kahar Muzakkir
  • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALTIM.NEWS — Insiden kekerasan brutal yang menimpa dunia aktivisme hak asasi manusia di Indonesia kembali terjadi dan memicu keprihatinan mendalam dari berbagai lapisan masyarakat. Wakil Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman cairan kimia yang diduga kuat merupakan air keras pada Kamis malam, 12 Maret 2026. Peristiwa tragis ini berlangsung di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, tepatnya setelah korban menyelesaikan agenda diskusi publik.

Menanggapi fenomena kekerasan yang mengkhawatirkan ini, tokoh Kaltim di Jakarta Muhammad Isnaeni, memandang bahwa serangan fisik terhadap para pembela HAM bukan sekadar tindakan kriminal biasa, melainkan sebuah ancaman serius terhadap integritas ruang dialektika dalam sistem demokrasi yang sedang diupayakan oleh bangsa Indonesia.

Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah ini menekankan bahwa tindakan semacam ini menciptakan preseden buruk bagi kebebasan berpendapat di tanah air.

Menurut Isnaeni, teror yang terjadi terhadap Andrie Yunus merupakan gejala yang sangat mengkhawatirkan, terutama karena sasarannya adalah individu yang sedang aktif bersuara demi kepentingan publik.

“Teror yang terjadi kemarin menimpa saudara kita aktivis KontraS ini tentu adalah sebuah fenomena atau gejala yang sangat mengkhawatirkan terhadap aktivis KontraS yang sedang bersuara. Aksi brutal ini mencederai proses pertukaran gagasan yang sehat dalam kehidupan bernegara” katanya dikutip laman Hidayatullah.or.id, Sabtu (14/3/2026).

Lebih lanjut, Muhammad Isnaeni memberikan sorotan khusus pada momentum terjadinya peristiwa ini yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Dia menilai aksi kekerasan tersebut sangat kontradiktif dengan nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas yang seharusnya dijunjung tinggi.

“Yang pertama tentu kita mengecam dan mengutuk terhadap tindakan ini. Karena ini tentu mencederai proses dialektika yang dibangun dalam suasana demokrasi yang sedang kita rawat di tengah-tengah atau sedang berlangsungnya bulan suci Ramadan. Ini tentu satu hal yang sangat menyedihkan, mengkhawatirkan,” tutur Isnaeni.

Berdasarkan fakta-fakta yang dihimpun dari kronologi kejadian, serangan tersebut terjadi sekitar pukul 23.37 WIB di Jalan Salemba I. Andrie Yunus yang baru saja meninggalkan kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) usai merekam podcast bertajuk Remiliterisasi dan Judicial Review UU TNI diserang oleh dua orang tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor dari arah berlawanan.

Pelaku menyiramkan cairan kimia menggunakan gelas berbahan stainless steel yang mengenai wajah, mata, dada, serta tangan korban. Serangan ini mengakibatkan luka bakar serius sebesar 24 persen pada tubuh Andrie, hingga pakaian yang dikenakannya pun meleleh akibat reaksi kimia tersebut.

Melihat tingkat kekejaman dan dampak yang ditimbulkan, Isnaeni mendesak pemerintah dan aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas aktor di balik serangan ini. Ia menengarai adanya maksud tertentu untuk menyebarkan pesan ketakutan bagi para aktivis lainnya.

“Oleh karena itu, poin kedua kita ingin dan mendesak kepada pemerintah. Dalam hal ini aparat keamanan untuk sesegera mungkin mengungkap siapa pelaku, siapa dalang di balik teror yang sengaja untuk kemudian mengirimkan pesan agar ketakutan itu menjadi sesuatu yang hinggap di tengah-tengah masyarakat khususnya para aktivis yang ingin bersuara terhadap sesuatu dan fenomena atas kebijakan atau apapun yang terjadi di republik ini,” tegasnya.

Isnaeni juga mengimbau agar aparat keamanan bertindak secara profesional dan cepat agar keresahan di tengah masyarakat tidak semakin meluas. Profesionalisme aparatur dalam mengungkap dalang intelektual di balik teror ini dianggap krusial untuk mengembalikan rasa aman publik.

“Karenanya, kita meminta kepada aparat keamanan, ya, minta pemerintah khususnya aparat keamanan bertindak secara profesional dan secepatnya mengungkap dalang di balik ini karena ini tentu sangat meresahkan,” katanya.

Selain menyampaikan kecaman, Wasekjen DPP Hidayatullah ini juga menunjukkan empati yang mendalam atas musibah yang menimpa Andrie Yunus. Saat ini, Andrie tengah mendapatkan penanganan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) oleh enam dokter spesialis dan dijadwalkan menjalani operasi transplantasi membran amnion pada jaringan matanya yang rusak. Isnaeni mendoakan agar korban segera diberikan kesembuhan dan pemulihan total.

Muhammad Isnaeni berharap agar Andrie Yunus tetap memiliki keberanian untuk menyuarakan kebenaran dan keadilan setelah pulih nanti. Dia mengingatkan bahwa data yang valid dan argumentasi yang kuat harus tetap menjadi landasan dalam berdialektika agar ruang demokrasi tetap terjaga dengan sehat dan produktif bagi kemajuan bangsa.

Hal ini dianggap dia sangat penting untuk menjaga kohesivitas antar anak bangsa agar tetap harmonis dan tidak terpecah oleh teror-teror fisik yang berusaha membungkam nalar kritis.

“Kita berharap agar ruang dialektika ini betul-betul bisa kita jaga dengan baik agar kondisivitas ya kohesivitas antar anak bangsa ini sehat dan bisa lebih produktif atau lebih menghasilkan yang baik bagi negara,” tandasnya.

  • Penulis: Kahar Muzakkir
  • Editor: Asri Yusuf

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ulama dan Ormas Islam Kaltim Rumuskan Pandangan Keagamaan atas Dinamika Sosial

    Ulama dan Ormas Islam Kaltim Rumuskan Pandangan Keagamaan atas Dinamika Sosial

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan Bahtsul Masail sebagai  forum yang bertujuan untuk membahas dan menyelesaikan berbagai masalah yang berkaitan dengan agama, sosial, dan kebangsaan yang dihadapi oleh masyarakatdi Hotel Bumi Senyiur, Samarinda, Kamis (11/12/2025).  Kegiatan ini menghadirkan para ulama, kiai, akademisi, pengelola pondok pesantren, serta perwakilan berbagai organisasi […]

  • KH Hizbullah Abdullah Said Dikukuhkan sebagai Anggota Dewan Pertimbangan MUI Kaltim

    KH Hizbullah Abdullah Said Dikukuhkan sebagai Anggota Dewan Pertimbangan MUI Kaltim

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Sirajuddin Rajab
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Ketua Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah Kalimantan Timur KH Hizbullah Abdullah Said resmi dikukuhkan sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Timur Masa Khidmat 2025–2030. Pengukuhan tersebut berlangsung di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Selasa (23/6/2026), bersamaan dengan pelantikan jajaran Dewan Pimpinan, Dewan Pertimbangan, Pengurus Komisi, serta Badan dan […]

  • Halaqah Kubro Hidayatullah se-Samarinda Perkuat Sinergi Hadapi Tantangan Bangsa

    Halaqah Kubro Hidayatullah se-Samarinda Perkuat Sinergi Hadapi Tantangan Bangsa

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Carles Yusuf
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Halaqah Kubro Kader Hidayatullah se-Kota Samarinda menjadi momentum penguatan sinergi dakwah dalam menghadapi berbagai tantangan umat dan bangsa. Kegiatan yang diselenggarakan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Samarinda pada 6–7 Juni 2026 di kompleks Pondok Pesantren Rahmatullah, Samarinda Utara, Kalimantan Timur, tersebut juga diarahkan untuk memperteguh komitmen bersama dalam mewujudkan cita-cita peradaban Islam melalui […]

  • Hizbullah Abdullah Said Pimpin Hidayatullah Kaltim, Konsolidasi Baru untuk Lima Tahun Ke Depan

    Hizbullah Abdullah Said Pimpin Hidayatullah Kaltim, Konsolidasi Baru untuk Lima Tahun Ke Depan

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Forum Musyawarah Wilayah (Muswil) VI Hidayatullah Provinsi Kalimantan Timur yang digelar di Asrama Haji Balikpapan pada Selasa (25/11/2025) menetapkan Hizbullah Abdullah Said sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Kaltim untuk periode 2025–2030.  Penetapan ini dikukuhkan langsung oleh Ketua Umum DPP Hidayatullah KH Naspi Arsyad yang melantik ketua wilayah dan jajarannnya. Pengukuhan ini […]

  • Baznas Kutim Himpun Rp21,9 Miliar Zakat pada 2025 untuk 28.161 Mustahik

    Baznas Kutim Himpun Rp21,9 Miliar Zakat pada 2025 untuk 28.161 Mustahik

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Ibrahim Yusuf
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kutai Timur Masnip Sofwan menyampaikan bahwa pada tahun 2025 BAZNAS Kutai Timur berhasil menghimpun dana zakat sebesar Rp21,9 miliar. Dana tersebut telah disalurkan kepada 28.161 mustahik yang tersebar di 18 kecamatan melalui berbagai program, mulai dari pemberian beasiswa perguruan tinggi di dalam dan luar negeri, bantuan […]

  • Integritas Moral dan Kedaulatan Intelektual dalam Menghadapi Krisis Peradaban

    Integritas Moral dan Kedaulatan Intelektual dalam Menghadapi Krisis Peradaban

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Nuraini
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Direktur Progressive Studies and Empowerment Center (Prospect), Imam Nawawi, menekankan pentingnya integrasi antara moralitas dan intelektualitas bagi generasi muda Muslim dalam menghadapi dinamika global yang kian kompleks. Hal tersebut disampaikan dalam acara Kalam Peradaban #1 bertajuk Membaca Peta Peradaban dan Peran Strategis Intelektual Muda Muslim dalam Dinamika Global yang diselenggarakan oleh Gerakan Mahasiswa […]

expand_less