SMP–SMA Integral Luqman Al Hakim Balikpapan Perkuat Budaya Literasi Pelajar
- account_circle Nuraini
- calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BALIKPAPAN, KALTIM.NEWS — Sekitar 150 pelajar SMP–SMA Integral Luqman Al Hakim Balikpapan mengikuti Penguatan Literasi secara serentak di Kampus Putra Kilometer 8 dan Kampus Putri Kampung Timur, Selasa (18/8/2026). Kegiatan menghadirkan penulis yang juga pegiat literasi nasional Mas Imam Nawawi.
Dalam paparannya, Mas Imam menekankan bahwa literasi tidak berhenti pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi merupakan proses pembentukan cara berpikir.
“Literasi lahir dari tradisi membaca, menulis, berdiskusi, lalu berpikir. Semua proses itu akan mengantarkan seseorang pada kemampuan mengambil keputusan dengan tepat,” ujarnya.
Menurutnya, kemampuan tersebut semakin penting ketika generasi muda menghadapi perubahan teknologi, dunia kerja, dan dinamika sosial. Ia menyebut sekitar satu juta sarjana di Indonesia belum memperoleh pekerjaan sebagai gambaran bahwa gelar akademik saja tidak menjamin keberhasilan.
“Karena itu, persiapan tidak boleh dimulai setelah lulus. Karakter belajar, kemampuan berpikir, dan kebiasaan meningkatkan kapasitas harus dibangun sejak sekarang,” katanya.
Para peserta tidak hanya menyimak materi, tetapi juga merefleksikan kebiasaan belajar dan kaitannya dengan kesiapan menghadapi masa depan.
Membaca diposisikan sebagai pintu masuk, menulis sebagai sarana mengolah gagasan, diskusi sebagai ruang memperkaya perspektif, dan berpikir sebagai proses menentukan keputusan.
Melalui kegiatan ini, SMP–SMA Integral Luqman Al Hakim Balikpapan mendorong budaya literasi yang lebih substantif agar pelajar tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga mampu memahami persoalan, berpikir kritis, dan mengambil keputusan secara bijak.
- Penulis: Nuraini
- Editor: Liyana Zahirah


