Breaking News
light_mode

Keteladanan Sang Daiyah dan Warisan Pengasuhan Ustadzah Ummi Latifah

  • account_circle Fathimah A. Djalil
  • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABAR duka datang dari Balikpapan. Ustadzah Ummi Latifah, Pembimbing Muslimat Hidayatullah Balikpapan sekaligus istri KH Anwari Hambali, telah berpulang, pada Rabu, 27 Rabiul Awwal 1448 atau bertepatan pada 9 September 2026. Kepergiannya meninggalkan duka bagi keluarga dan lingkungan dakwah yang selama bertahun-tahun menjadi ruang pengabdiannya.

Almarhumah mengembuskan napas terakhirnya di RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan, bertepatan dengan berkumandangnya azan Zhuhur. Jenazahnya kemudian dimakamkan pada Rabu malam di TPU Gunung Tembak 1, Teritip, Balikpapan.

Nama Ummi Latifah tidak dapat dilepaskan dari perjalanan panjang dakwah Hidayatullah. Dalam sebuah profil Hidayatullah.com pada 2020, ia dikenang sebagai daiyah senior yang telah berkecimpung dalam dunia dakwah setidaknya selama 25 tahun.

Dakwah baginya bukan sekadar perjalanan menemui masyarakat, melainkan jalan pengabdian yang dijalani dengan kesungguhan. Ia mengajar dari satu majelis taklim ke majelis taklim lain di berbagai wilayah Balikpapan, bahkan ketika harus membawa serta anak-anaknya.

Setia Meniti Jalan Dakwah

Perjalanan itu berlangsung bersamaan dengan perannya sebagai ibu dan pendamping seorang dai. Ummi Latifah dan Anwari Hambali menikah pada 1985 tidak lama setelah diperkenalkan penghubung dalam sebuah pengajian di Probolinggo.

Ketika sang suami harus berdakwah ke berbagai daerah, ia menjalani tanggung jawab keluarga di rumah. Ketika anak-anak telah dewasa, ia bahkan kerap mengikuti suaminya berdakwah ke daerah-daerah. Prinsip yang ia pegang sangat kuat. Baginya, suami dan istri harus saling mendukung dan saling menopang dalam menjalankan amanah.

Keluarga menjadi salah satu ruang penting dari pengabdiannya. Dari sembilan putra-putri mereka, lima masih hidup dan empat telah lebih dahulu berpulang. Pada 2017, keluarga itu dicatat sebagai keluarga yang menempatkan pendidikan agama dan Al-Qur’an sebagai bagian penting kehidupan anak-anak.

Empat dari lima anak yang masih hidup saat itu tengah menghafal Al-Qur’an di sejumlah pesantren, sementara seorang lainnya mengabdikan diri sebagai guru pesantren.

Sosok Pendidik

Di lingkungan Hidayatullah, pengabdian Ummi Latifah juga hadir melalui pendidikan. Ia pernah diamanahi selama enam tahun sebagai pembimbing asrama putri di Kampus Hidayatullah Gunung Tembak.

Ia kemudian dipercaya dalam kepengurusan Muslimat Hidayatullah sebagai anggota Majelis Penasehat Pusat (MPP) dan Ketua Majelis Murabbiyah. Pesan yang pernah ia sampaikan kepada kader Muslimat memperlihatkan orientasi hidupnya untuk berjuang dan berkorban dengan harta, tenaga, dan pikiran untuk Islam melalui lembaga dakwah.

Kini sosok itu telah tiada. Namun, yang ditinggalkan Ummi Latifah bukan hanya kenangan personal, melainkan sebuah teladan tentang bagaimana dakwah, keluarga, pendidikan, dan pengabdian dapat dirajut dalam satu perjalanan hidup.

Model kepengasuhan yang ia dan Kiai Anwari jalankan juga merupakan warisan penting yang layak terus dikaji dan dikembangkan. Sebab, pada akhirnya, ukuran sebuah pengabdian bukan hanya berapa lama seseorang hadir, melainkan seberapa jauh nilai yang ia tanam terus hidup setelah dirinya pergi.

Dalam pengertian itulah, kepergian Ummi Latifah bukan sekadar kehilangan seorang daiyah dan ibu bagi keluarganya, tetapi juga kehilangan seorang pendidik yang jejaknya telah berakar pada manusia-manusia yang pernah ia dampingi.[]

  • Penulis: Fathimah A. Djalil
  • Editor: Erik Saiful

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Gratispol Tahap III Salurkan Rp288,5 Miliar untuk 63.603 Mahasiswa

    Program Gratispol Tahap III Salurkan Rp288,5 Miliar untuk 63.603 Mahasiswa

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Oemar Said
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Gubernur Kalimantan Timur H. Rudy Mas’ud menyampaikan bahwa hingga saat ini masih tersedia kuota bagi sekitar 80 hingga 90 ribu mahasiswa untuk mengikuti program pendidikan gratis Gratispol. Pada saat yang sama, ia mengingatkan seluruh perguruan tinggi negeri maupun swasta di Kalimantan Timur agar segera mengembalikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) milik mahasiswa yang telah […]

  • Wali Kota Neni Apresiasi Kiprah Klinik LNG Badak Layani Kesehatan Masyarakat Bontang

    Wali Kota Neni Apresiasi Kiprah Klinik LNG Badak Layani Kesehatan Masyarakat Bontang

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyampaikan apresiasi atas kiprah Klinik & Apotek LNG Badak yang selama lebih dari satu dekade telah menjadi salah satu fasilitas kesehatan andalan masyarakat Kota Bontang. Pernyataan tersebut disampaikan Neni saat menghadiri Grand Opening Physiocenter sekaligus peringatan hari jadi ke-11 Klinik & Apotek LNG Badak di Jalan Brigjen Katamso, […]

  • Menginap di Arasatu Villas dan Sanctuary Maratua di Atas Laut Biru Kepulauan Derawan photo_camera 5

    Menginap di Arasatu Villas dan Sanctuary Maratua di Atas Laut Biru Kepulauan Derawan

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Abdul Aziz
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Di timur Pulau Kalimantan, hamparan laut Kepulauan Derawan membentang sebagai salah satu lanskap bahari penting Indonesia. Kawasan ini berada di wilayah Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur, dan dikenal sebagai bagian dari segitiga terumbu karang dunia atau Coral Triangle, wilayah yang menurut berbagai publikasi ilmiah kelautan memiliki tingkat keanekaragaman hayati laut tertinggi di planet […]

  • Air dan Sanitasi untuk Negeri, BMH Hadirkan Sumur Bor untuk Warga Sesulu Penajam

    Air dan Sanitasi untuk Negeri, BMH Hadirkan Sumur Bor untuk Warga Sesulu Penajam

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Keterbatasan akses air bersih masih menjadi tantangan bagi warga Desa Sesulu, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara. Dalam keseharian, masyarakat harus bergantung pada sumber air yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan ibadah maupun aktivitas rumah tangga. Kondisi tersebut mendorong hadirnya solusi melalui program Air dan Sanitasi untuk Negeri yang diinisiasi oleh BMH. Melalui program […]

  • Bupati Sebut HUT ke-24 PPU Jadi Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Daerah
    PPU

    Bupati Sebut HUT ke-24 PPU Jadi Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Daerah

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Kahar Muzakkir
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor menyampaikan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun ke-24 Kabupaten Penajam Paser Utara pada tahun ini menjadi momentum refleksi atas satu tahun masa kepemimpinan yang ia emban. Dalam kesempatan tersebut ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendorong pembangunan daerah melalui semangat gotong royong serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. […]

  • UNTAG Samarinda Perkuat Kolaborasi Nasional Melalui Forum KSTI 2026

    UNTAG Samarinda Perkuat Kolaborasi Nasional Melalui Forum KSTI 2026

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    JAKARTA, KALTIM.NEWS — Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Samarinda menghadiri Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2026 yang diselenggarakan pada tanggal 26 hingga 28 Juni 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta. Forum nasional tersebut menjadi ruang pertemuan para pimpinan perguruan tinggi, akademisi, peneliti, pemerintah, pelaku usaha, dan sektor industri […]

expand_less