Otorita Pastikan Juru Bicara Otorita IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Wafat karena Sebab Alami
- account_circle Kaltim News
- calendar_month 22 jam yang lalu
- print Cetak

Mendiang uru Bicara Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Troy Harold Yohanes Pantouw (Foto: Dok. IKN)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PENAJAM, KALTIM.NEWS — Juru Bicara Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Troy Harold Yohanes Pantouw, ditemukan meninggal dunia di kamar huniannya di Rumah Susun ASN 3 Tower 6, Kota Nusantara. Otorita IKN memastikan hasil pemeriksaan medis menyatakan bahwa almarhum wafat karena penyebab alami, tanpa ditemukan indikasi lain yang mencurigakan.
Keterangan tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi, yang menjelaskan bahwa Troy sempat dilarikan ke rumah sakit setelah ditemukan tidak sadarkan diri di tempat tinggalnya pada Sabtu (25/7/2026).
“Beliau dibawa ke rumah sakit sekitar pukul 12.45 Wita dan segera diperiksa oleh tim dokter. Pada pukul 14.25 Wita, dokter memastikan beliau meninggal dunia karena sebab alami,” ujar Thomas, dilansir Antara, Ahad (26/7/2026).
Ia menjelaskan, pada pagi hari Troy dijadwalkan bertolak ke Balikpapan untuk memimpin ibadah di salah satu gereja. Berdasarkan informasi yang diterima, almarhum telah beraktivitas seperti biasa sejak sekitar pukul 06.00 Wita sehingga tidak menunjukkan tanda-tanda yang mengarah pada kondisi darurat.
Kekhawatiran baru muncul ketika sopir pribadi yang akan mengantarkan ke lokasi keberangkatan berulang kali mencoba menghubungi Troy menjelang jadwal perjalanan, namun tidak memperoleh respons.
Setelah mendatangi kamar hunian dan tidak mendapat jawaban meski pintu telah diketuk serta nama almarhum dipanggil berkali-kali, petugas akhirnya memutuskan membuka pintu yang terkunci dari dalam.
“Saat pintu berhasil dibuka, beliau ditemukan dalam posisi berbaring di atas tempat tidur dan sudah tidak memberikan respons,” kata Thomas.
Miliki Riwayat Hipertensi
Tim Otorita IKN kemudian segera membawa Troy ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, hasil pemeriksaan dokter memastikan nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Thomas menegaskan pemeriksaan fisik awal tidak menemukan tanda-tanda yang mengarah pada unsur kekerasan maupun hal lain yang mencurigakan.
Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, almarhum memiliki riwayat hipertensi dan selama ini rutin menjalani pengobatan untuk menjaga kondisi kesehatannya.
Setelah seluruh proses pemeriksaan medis, administrasi, dan penghormatan terakhir di RS Hermina IKN selesai dilaksanakan, jenazah Troy Pantouw diterbangkan menuju Jakarta untuk disemayamkan di rumah duka.
Kepergian sosok yang selama ini menjadi wajah komunikasi publik Otorita IKN meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan kerja, dan berbagai pihak yang mengenalnya sebagai pribadi yang berdedikasi dalam menjalankan tugasnya.
- Penulis: Kaltim News


