Pondok Pesantren Hidayatullah Pusat Balikpapan Siap Gelar Milad Emas 50 Tahun
- account_circle Kaltim News
- calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
- print Cetak

Logo Milad Emas 50 Tahun Pondok Pesantren Hidayatullah Pusat Balikpapan (Foto: Dok. Ummulqurahidayatullah)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BALIKPAPAN, KALTIM.NEWS — Pondok Pesantren Hidayatullah Pusat Balikpapan bersiap menggelar Milad Emas 50 Tahun sebagai momentum besar untuk meneguhkan kembali perjalanan panjang dakwah, pendidikan, kaderisasi, serta kontribusi terhadap pembangunan peradaban Islam.
Peringatan yang dipusatkan di Kampus Induk Hidayatullah Gunung Tembak atau Ummulqura Hidayatullah ini akan berlangsung dalam rangkaian kegiatan sejak akhir Juli hingga pertengahan Agustus 2026, dengan puncak acara pada 5–17 Agustus yang bertepatan dengan semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Perhelatan lima dekade tersebut disebut tidak sekadar menjadi agenda peringatan usia lembaga, tetapi juga ruang refleksi atas perjalanan Hidayatullah sejak diresmikan pada 5 Agustus 1976. Selama setengah abad, pesantren ini berkembang menjadi pusat pembinaan kader yang melahirkan dai, pendidik, ulama, profesional, dan pemimpin yang kini mengabdi di berbagai wilayah Indonesia hingga mancanegara.
Ketua Panitia Milad Emas, M. Rizky Kurnia Sah, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dipersiapkan untuk memperkuat arah perjuangan organisasi sekaligus mempererat kebersamaan seluruh keluarga besar Hidayatullah. Menurutnya, peringatan ini menjadi wujud syukur atas perjalanan panjang yang telah dilalui serta ikhtiar memperkokoh komitmen membangun dakwah dan pendidikan di masa mendatang.
Mengusung tema “Meneguhkan Turats Perjuangan, Mengokohkan Peradaban Islam”, Milad Emas mengajak seluruh kader menjaga nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pendiri sebagai fondasi menghadapi tantangan zaman.
“Tema ini mengandung makna bahwa perjalanan lima puluh tahun Hidayatullah merupakan warisan perjuangan (turats) yang harus terus dijaga, diwariskan, dan dikembangkan oleh setiap generasi kader,” ujar Rizky, seperti dinukil dari laman ummulqurahidayatullah.id, Kamis (23/7/2026).
Semangat lima puluh tahun perjalanan itu diharapkan menjadi pijakan baru untuk menghadirkan kontribusi yang semakin nyata bagi umat, bangsa, dan pembangunan peradaban Islam pada masa mendatang.
Panitia menetapkan Aula dan halaman Pendopo Hidayatullah Kampus Gunung Tembak sebagai lokasi utama kegiatan, didukung sejumlah fasilitas lain di kawasan kampus. Beragam agenda telah disiapkan, mulai dari Seminar Nasional, Refleksi 50 Tahun Hidayatullah, Musyawarah Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA), Diklat Murobbi Nasional, Festival Santri, Ummulqura Cup, bazar, Fun Run, lomba digital kreatif, hingga berbagai kegiatan sosial dan kebangsaan.
Rizky menegaskan bahwa seluruh aktivitas tersebut memiliki makna lebih dari sekadar perayaan. Dia menjelaskan, Milad Emas (50 Tahun) Pondok Pesantren Hidayatullah Pusat Balikpapan menjadi momentum untuk mensyukuri nikmat Allah Subhanahu Wata’ala atas seluruh perjalanan dakwah.
“(Juga momentum, red) mengenang jasa para pendiri dan pejuang, mempererat ukhuwah seluruh keluarga besar Hidayatullah, serta meneguhkan kembali komitmen dalam membangun peradaban Islam menuju masa depan,” terangnya.
Dengan penyelenggaraan di kawasan Kampus Induk yang telah ditetapkan sebagai Turats Warisan Sejarah Hidayatullah, Milad Emas diharapkan menjadi media edukasi sejarah, penguatan identitas organisasi, sekaligus memperluas syiar Islam kepada masyarakat.
- Penulis: Kaltim News


