Breaking News
light_mode

Sarung Samarinda Terus Berkembang Lewat Inovasi Motif dan Wastra Modern

  • account_circle Ahmad Djajadi
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MEDAN, KALTIM.NEWS — Sarung Samarinda kini terus berkembang melalui lahirnya beragam motif baru, di antaranya motif Pakis serta motif Mahakarya Tetua yang merepresentasikan penghormatan terhadap kearifan lokal dan warisan leluhur.

Pengembangan tersebut menjadi salah satu fokus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Samarinda dalam menjaga keberlanjutan wastra khas daerah sekaligus memperkuat daya saing industri kreatif berbasis budaya.

Pengembangan Sarung Samarinda dipaparkan Ketua TP PKK Kota Samarinda sekaligus Ketua Dekranasda Kota Samarinda, Rinda Wahyuni Andi Harun, saat menjadi pembicara pada kegiatan Ladies Program dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII APEKSI 2026 di Gedung Warenhuis, Kota Medan, Rabu (1/7/2026). Forum bertema “Perempuan Tangguh Penuh Percaya Diri” itu menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai pemberdayaan ekonomi kreatif di berbagai daerah.

Dalam paparannya, Rinda menjelaskan bahwa Sarung Samarinda merupakan warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun dan terus dikembangkan melalui inovasi tanpa meninggalkan nilai historis maupun filosofisnya. Berbagai motif baru lahir dengan mengangkat inspirasi dari kekayaan alam, sejarah, serta budaya Kalimantan Timur.

Motif Pakis, misalnya, menggambarkan pertumbuhan, kehidupan, dan ketangguhan, sedangkan motif Mahakarya Tetua menjadi simbol penghormatan terhadap nilai-nilai budaya yang diwariskan para pendahulu. Pengembangan tersebut juga diperkuat melalui penggunaan pewarna alami yang ramah lingkungan sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan industri tenun tradisional.

Rinda turut memaparkan berbagai program Dekranasda dalam membina pelaku industri kreatif, mulai dari penyelenggaraan pagelaran fesyen, pelatihan, hingga lomba batik dan Sarung Samarinda yang melibatkan desainer, pengrajin, aparatur sipil negara, serta generasi muda. Produk-produk unggulan Samarinda juga telah tampil pada ajang fesyen bertema The Allure of Wastra Indonesia di Los Angeles, Amerika Serikat, dan Milan, Italia.

Menurutnya, Sarung Samarinda kini tidak hanya dimanfaatkan sebagai busana tradisional, tetapi juga telah berkembang menjadi berbagai produk fesyen modern, seperti pakaian formal, outer, tas, dan aksesori yang memiliki nilai tambah ekonomi.

“Budaya adalah kekuatan dan kreativitas adalah jalan menuju kesejahteraan. Karena itu kami terus mendorong kolaborasi, inovasi, dan pemberdayaan agar warisan budaya yang dimiliki Samarinda tetap lestari sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Rinda.

Melalui forum Rakernas APEKSI 2026, Dekranasda Kota Samarinda berharap pengalaman dalam mengembangkan ekonomi kreatif berbasis budaya dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengoptimalkan potensi lokal sebagai bagian dari pembangunan yang berkelanjutan.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat Kerja LPIH Bontang Perkuat Sinergi Wujudkan Pendidikan Berkarakter

    Rapat Kerja LPIH Bontang Perkuat Sinergi Wujudkan Pendidikan Berkarakter

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Rapat Kerja Lembaga Pendidikan Integral Hidayatullah (LPIH) Kota Bontang meneguhkan komitmen membangun pendidikan yang berkualitas dan berkemajuan melalui penyusunan program kerja yang terarah untuk tahun ajaran 2026. Kegiatan yang dibuka pada Sabtu (13/6/2026) di Aula Perpustakaan Daerah Pemerintah Kota Bontang tersebut menjadi forum strategis dalam memperkuat sinergi seluruh unsur pendidikan guna meningkatkan mutu […]

  • Pemprov Kaltim Usulkan Tambahan Cetak Sawah 13.000 Hektare di Lima Kabupaten

    Pemprov Kaltim Usulkan Tambahan Cetak Sawah 13.000 Hektare di Lima Kabupaten

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengusulkan tambahan program cetak sawah seluas 13.000 hektare yang saat ini masih berada dalam tahap penyusunan dokumen survei, investigasi, dan desain (SID). Usulan pengembangan lahan pertanian tersebut tersebar di sejumlah daerah, meliputi sekitar 4.000 hektare di Kabupaten Paser, 4.000 hektare di Kabupaten Berau, serta sekitar 5.000 hektare yang berada […]

  • Kemenag Bontang Ajak Orang Tua Jadikan Al-Qur’an Fondasi Pendidikan Anak

    Kemenag Bontang Ajak Orang Tua Jadikan Al-Qur’an Fondasi Pendidikan Anak

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Taufiq
    • 0Komentar

    BONTANG, KALTIM.NEWS — Kasubag Tata Usaha Kementerian Agama Kota Bontang H. Sultani, S.Ag., M.Pd., yang mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bontang, menegaskan bahwa Al-Qur’an merupakan benteng utama bagi anak-anak di tengah tantangan globalisasi dan derasnya pengaruh media sosial. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Khatmil Qur’an dan Uji Publik Metode Al Hidayah yang diikuti 47 […]

  • Pemkab Kutai Timur Dorong Media Angkat Persoalan dan Potensi Daerah

    Pemkab Kutai Timur Dorong Media Angkat Persoalan dan Potensi Daerah

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Ibrahim Yusuf
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutai Timur, Ronny Bonar H. Siburian, mendorong para jurnalis agar tidak hanya memberitakan kegiatan seremonial, tetapi juga lebih aktif mengangkat berbagai persoalan serta potensi yang terdapat di kecamatan maupun desa-desa di wilayah Kutai Timur. Hal tersebut […]

  • PAAREDI Jadi Program Unggulan TP PKK Kaltim Perkuat Pola Asuh Anak di Era Digital

    PAAREDI Jadi Program Unggulan TP PKK Kaltim Perkuat Pola Asuh Anak di Era Digital

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) menjadi program unggulan Pokja I Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) yang berfokus pada penguatan pola asuh keluarga agar mampu menghadapi berbagai tantangan di dunia digital, termasuk ancaman judi online. Program tersebut menjadi perhatian utama dalam Lomba PAAREDI Anti Judi Online Tingkat […]

  • Safari Ramadan Pemkab Kutai Barat Pererat Hubungan Pemerintah dan Masyarakat

    Safari Ramadan Pemkab Kutai Barat Pererat Hubungan Pemerintah dan Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Taufiq
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Wakil Bupati Kutai Barat H. Nanang Adriani menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadan menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan saat melaksanakan kunjungan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Jami At-Taqwa, Kampung Linggang Tering Seberang, Kecamatan Tering, pada Jumat (6/3/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari […]

expand_less