Breaking News
light_mode

Pemprov Kaltim Usulkan Tambahan Cetak Sawah 13.000 Hektare di Lima Kabupaten

  • account_circle Kaltim News
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALTIM.NEWS — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengusulkan tambahan program cetak sawah seluas 13.000 hektare yang saat ini masih berada dalam tahap penyusunan dokumen survei, investigasi, dan desain (SID).

Usulan pengembangan lahan pertanian tersebut tersebar di sejumlah daerah, meliputi sekitar 4.000 hektare di Kabupaten Paser, 4.000 hektare di Kabupaten Berau, serta sekitar 5.000 hektare yang berada di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Barat, dan Kutai Timur.

Langkah ini disebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung peningkatan produksi beras di Kalimantan Timur.

Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Kalimantan Timur, Fahmi, menjelaskan bahwa pengembangan lahan pertanian terus dilakukan secara bertahap. Pada program cetak sawah tahun 2025 yang penyelesaiannya berakhir pada 21 Maret 2026, luas lahan yang berhasil dikembangkan mencapai kurang lebih 1.000 hektare. Lahan tersebut tersebar di Kabupaten Berau, Kutai Timur, Paser, dan Mahakam Ulu.

Selain itu, pada tahun 2026 saat ini juga sedang berlangsung konstruksi cetak sawah baru seluas kurang lebih 2.000 hektare di empat kabupaten yang sama. Bersamaan dengan proses tersebut, pemerintah daerah menyiapkan usulan pengembangan lahan yang lebih luas melalui program tambahan 13.000 hektare yang sedang memasuki tahapan perencanaan teknis.

Menurut Fahmi, langkah tersebut tidak hanya berorientasi pada perluasan area tanam, tetapi juga diarahkan untuk memastikan tersedianya kawasan pertanian yang memperoleh perlindungan dalam tata ruang daerah.

Ia menjelaskan bahwa lahan-lahan yang dikembangkan nantinya diharapkan dapat ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) pada tingkat kabupaten dan kota maupun sebagai Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) dalam tata ruang provinsi.

“Ini upaya kita untuk mendapatkan lahan-lahan yang nanti bisa dilindungi, baik sebagai LP2B kabupaten/kota maupun KP2B dalam tata ruang provinsi,” ujar Fahmi saat dialog bertajuk Mengukur Inovasi, Mendengar Nurani Petani dan Penas KTNA, Selasa (23/6/2026).

Siapkan Lahan Cadangan dan Infrastruktur Pendukung

Dalam mendukung kebijakan perlindungan lahan pertanian, pemerintah daerah juga menyiapkan lahan cadangan beserta infrastruktur pendukungnya. Selain itu, tengah disusun peraturan gubernur yang akan memberikan insentif kepada petani yang mempertahankan fungsi sawah agar tetap produktif.

Fahmi juga menyampaikan bahwa pemerintah berupaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan pascatambang untuk kegiatan pertanian. Namun, menurutnya, kondisi lahan bekas tambang memerlukan penanganan khusus karena umumnya mengalami kerusakan lapisan tanah atas dan memiliki tingkat keasaman yang tinggi.

“Lahan paska tambang tentu akan kita upayakan untuk dimanfaatkan. Namun sebagaimana diketahui, ketika top soil sudah rusak, maka upayanya harus lebih keras. Selain pemupukan, kita juga harus melakukan pembenahan tanah agar lahan tersebut tidak asam,” ungkapnya.

Selain pengembangan sawah, DPTPH Kaltim juga menaruh perhatian pada potensi padi ladang yang berkembang di wilayah Mahakam Ulu, Kutai Barat, dan kawasan dataran tinggi lainnya. Potensi tersebut akan terus dikaji untuk mendukung pengembangan varietas unggul yang dapat memperoleh pengakuan resmi dari kementerian serta dibudidayakan secara lebih luas.

“Kita juga punya potensi padi ladang yang luar biasa, terutama di Mahakam Ulu, Kutai Barat, dan dataran tinggi. Potensi ini akan kita gali betul-betul agar bisa menjadi varietas yang dilepas oleh kementerian, sehingga dapat dikembangkan lebih luas,” tutup Fahmi.

  • Penulis: Kaltim News

Rekomendasi Untuk Anda

  • Baznas Kutim Himpun Rp21,9 Miliar Zakat pada 2025 untuk 28.161 Mustahik

    Baznas Kutim Himpun Rp21,9 Miliar Zakat pada 2025 untuk 28.161 Mustahik

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Ibrahim Yusuf
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kutai Timur Masnip Sofwan menyampaikan bahwa pada tahun 2025 BAZNAS Kutai Timur berhasil menghimpun dana zakat sebesar Rp21,9 miliar. Dana tersebut telah disalurkan kepada 28.161 mustahik yang tersebar di 18 kecamatan melalui berbagai program, mulai dari pemberian beasiswa perguruan tinggi di dalam dan luar negeri, bantuan […]

  • BRIDA Kaltim Kembangkan Rumah Inovasi Daerah sebagai Ruang Kolaborasi

    BRIDA Kaltim Kembangkan Rumah Inovasi Daerah sebagai Ruang Kolaborasi

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Kepala Balitbangda/BRIDA Provinsi Kalimantan Timur, Fitriansyah, menyampaikan bahwa konsep Rumah Inovasi Daerah (RUMIN) yang tengah dikembangkan BRIDA Kaltim diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dalam menghasilkan berbagai inovasi yang mendukung pembangunan daerah. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Forum Koordinasi, Sinkronisasi, dan Konsultasi Publik Tahun 2026 yang diselenggarakan BRIDA […]

  • Ketua Yayasan Hidayatullah Bontang Tegaskan Kepemimpinan sebagai Beban Amanah

    Ketua Yayasan Hidayatullah Bontang Tegaskan Kepemimpinan sebagai Beban Amanah

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Penutupan rangkaian Musyawarah Daerah dan Musyawarah Yayasan Hidayatullah Kota Bontang pada Ahad pagi (14/12/2025) berlangsung dalam suasana khidmat dan tertata. Usai pelaksanaan salat Subuh berjamaah, panitia mengatur shaf jamaah membentuk huruf U, menandai dimulainya agenda akhir yang sarat makna kelembagaan. Momentum ini menjadi titik penting konsolidasi kepemimpinan dan penguatan arah gerak Kampus Madya […]

  • VIO Optical Clinic Luncurkan Kampanye “Permadani” untuk Kendalikan Myopia pada Anak

    VIO Optical Clinic Luncurkan Kampanye “Permadani” untuk Kendalikan Myopia pada Anak

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TANGERANG – Kasus gangguan refraksi mata, terutama myopia (mata minus) pada anak-anak usia sekolah, terus meningkat di Indonesia. Menjawab tantangan ini, VIO Optical Clinic resmi meluncurkan kampanye “Periksa Mata dari Dini” atau “Permadani” dalam sebuah acara konferensi pers di klinik mereka yang berlokasi di Green Lake City, Tangerang, Banten, pada Rabu (15/1/2025).  Dr. Andri Agus […]

  • Jelang Lebaran, Pemkot Balikpapan Imbau Masyarakat Lapor Jika Temukan Produk Tidak Layak Edar

    Jelang Lebaran, Pemkot Balikpapan Imbau Masyarakat Lapor Jika Temukan Produk Tidak Layak Edar

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Rizal
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Penjabat Sekretaris Daerah Balikpapan Agus Budi Prasetyo mengimbau masyarakat untuk berperan aktif melaporkan kepada Satgas Pangan Polda Kalimantan Timur apabila menemukan produk yang tidak layak edar. Ia juga menyampaikan bahwa apabila dalam pengawasan ditemukan produk UMKM yang belum memiliki izin seperti Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), maka produk tersebut akan diminta untuk ditarik […]

  • Pemkab Mahakam Ulu dan BULOG Teken MoU Perkuat Ketahanan Kebutuhan Dasar

    Pemkab Mahakam Ulu dan BULOG Teken MoU Perkuat Ketahanan Kebutuhan Dasar

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Ahmad Djajadi
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu menjalin kerja sama dengan Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum BULOG) yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) pada Senin (9 Maret 2026). Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menindaklanjuti proses hibah tanah yang sedang berlangsung di […]

expand_less