Breaking News
light_mode

Hidayatullah Kaltim Dorong Kolaborasi Nasional dalam Menjaga Kelestarian Hutan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


BALIKPAPAN —
Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Kalimantan Timur, KH Hizbullah Abdullah Said, menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan hidup merupakan komitmen nasional Hidayatullah yang telah diwujudkan secara nyata di seluruh jaringan lembaganya di Indonesia. 

Pernyataan tersebut disampaikan KH Hizbullah dalam agenda silaturahmi DPW Hidayatullah Kalimantan Timur bersama Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni, yang berlangsung di Hotel Platinum Balikpapan, Ahad, 11 Ramadhan 1447 (1/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Hizbullah menjelaskan bahwa perhatian terhadap kelestarian alam tidak berdiri sebagai program insidental, melainkan telah menjadi bagian dari sistem pendidikan dan pengelolaan kelembagaan Hidayatullah secara nasional. Ia menyampaikan bahwa pembangunan kampus dan pesantren Hidayatullah dirancang dengan pendekatan alamiah, ilmiah, dan Islamiah yang menempatkan keseimbangan ekosistem sebagai prinsip utama.

“Secara regional di Kalimantan Timur, kami memberi perhatian khusus terhadap kelestarian hutan demi menjaga status Kalimantan, khususnya Kaltim, agar tetap menjadi paru-paru dunia. Karena itu, menjaga kelestarian hutan telah menjadi bagian dari kurikulum pendidikan sejak usia dini di seluruh sekolah Hidayatullah Kaltim,” ujar KH. Hizbullah Abdullah Said.

Menurutnya, pendekatan pendidikan lingkungan tersebut diterapkan melalui pembiasaan sejak tingkat dasar hingga jenjang pendidikan lanjutan di lingkungan sekolah dan pesantren Hidayatullah. Upaya ini diarahkan agar kesadaran ekologis tumbuh bersamaan dengan pembentukan karakter peserta didik.

Dalam kesempatan yang sama, DPW Hidayatullah Kalimantan Timur juga menyampaikan kesiapan untuk memperkuat kerja sama dengan Kementerian Kehutanan serta berbagai pemangku kepentingan di tingkat pusat maupun daerah dalam program pelestarian hutan. 

KH Hizbullah mengingatkan bahwa kontribusi Hidayatullah di bidang lingkungan telah berlangsung sejak lama, salah satunya ditandai dengan penghargaan Kalpataru yang diterima pada tahun 1984 dan diserahkan langsung oleh Presiden Soeharto sebagai bentuk pengakuan atas kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyambut positif inisiatif tersebut dan menilai keterlibatan lembaga pendidikan keagamaan memiliki peran penting dalam menjaga kawasan hutan nasional. Ia menegaskan bahwa luas wilayah hutan Indonesia membutuhkan keterlibatan multipihak agar upaya pelestarian berjalan berkelanjutan.

“Kementerian Kehutanan selalu membuka ruang untuk berdiskusi dan bekerja sama. Langkah Hidayatullah Kaltim patut diapresiasi. Ke depan, peran ini bisa diperluas, tidak hanya di lingkungan pondok, tetapi juga menjangkau masyarakat luas, termasuk penanganan kawasan bekas tambang di Kaltim,” ujar Raja Juli Antoni.

Ia juga mempersilakan tindak lanjut kerja sama dilakukan melalui dinas teknis terkait agar program pelestarian hutan dapat diwujudkan dalam bentuk kegiatan konkret yang memberikan dampak luas bagi masyarakat dan lingkungan.

Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Kementerian Kehutanan, antara lain Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan Dr. Mahfudz, Direktur Jenderal KSDAE Dr. Satyawan Pudyatmoko, Direktur Jenderal Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan Dyah Murtiningsih, serta Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Catur Endah Prasetiani.

Usai agenda silaturahmi, rombongan DPW Hidayatullah Kalimantan Timur bersama Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud melanjutkan kegiatan ke Kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Balikpapan. Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon secara simbolis, silaturahmi bersama warga pesantren, serta buka puasa bersama.

Silaturahmi ini dinilai sekaligus menegaskan ruang kerja sama terbuka antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam menjaga fungsi ekologis hutan sebagai aset strategis nasional, khususnya di wilayah Kalimantan Timur yang memiliki peran penting dalam keseimbangan lingkungan global.[]

CHARLES YUSUF

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Paser Sebut LKPj 2025 Penghubung Visi Paser MAS Menuju Paser TUNTAS

    Bupati Paser Sebut LKPj 2025 Penghubung Visi Paser MAS Menuju Paser TUNTAS

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Bupati Paser dr. Fahmi Fadli menyampaikan bahwa Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2025 merupakan rangkuman penjabaran visi dan misi Paser MAS (Maju, Adil, dan Sejahtera) sekaligus menjadi jembatan transformasi menuju visi pembangunan berikutnya yaitu Paser TUNTAS (Tangguh, Unggul, Transformatif, Adil, dan Sejahtera). Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Paser yang […]

  • Lima Pejabat Pemkot Samarinda Ikuti Uji Kompetensi Teknis JPTP Sekretaris Daerah

    Lima Pejabat Pemkot Samarinda Ikuti Uji Kompetensi Teknis JPTP Sekretaris Daerah

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Ahmad Djajadi
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS – H. Ananta Fathurrozi, S.Sos., M.Si., Anis Siswantini, S.Kom., M.Si., Marnabas, S.Sos., M.Si., Neneng Chamelia Shanti, ST., M.Si., serta Suwarso, Aks., M.Si., mengikuti Uji Kompetensi Teknis Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk jabatan Sekretaris Daerah Kota Samarinda yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemerintah Kota Samarinda pada Rabu (11/3/2026). […]

  • Revolusi Diagnosis Autisme, Anakku CMC Hadirkan Inovasi Skrining Daring

    Revolusi Diagnosis Autisme, Anakku CMC Hadirkan Inovasi Skrining Daring

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Parentnial
    • 0Komentar

    JAKARTA – Jumlah anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa pada periode 2020–2021, sebanyak 5.530 anak terdiagnosis mengalami berbagai gangguan perkembangan, termasuk ASD.  Dengan tambahan sekitar 500 kasus baru setiap tahunnya, deteksi dini menjadi langkah krusial dalam memberikan intervensi yang tepat dan efektif. Namun, hambatan […]

  • Sarung Samarinda Terus Berkembang Lewat Inovasi Motif dan Wastra Modern

    Sarung Samarinda Terus Berkembang Lewat Inovasi Motif dan Wastra Modern

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Ahmad Djajadi
    • 0Komentar

    MEDAN, KALTIM.NEWS — Sarung Samarinda kini terus berkembang melalui lahirnya beragam motif baru, di antaranya motif Pakis serta motif Mahakarya Tetua yang merepresentasikan penghormatan terhadap kearifan lokal dan warisan leluhur. Pengembangan tersebut menjadi salah satu fokus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Samarinda dalam menjaga keberlanjutan wastra khas daerah sekaligus memperkuat daya saing industri kreatif […]

  • Wabup Mahulu Tegaskan Pembangunan Jalan Kubar–Mahulu Kewenangan Provinsi dan Pusat

    Wabup Mahulu Tegaskan Pembangunan Jalan Kubar–Mahulu Kewenangan Provinsi dan Pusat

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Wakil Bupati Mahakam Ulu Suhuk, S.E. menegaskan bahwa proyek pembangunan jalan poros yang menghubungkan Kabupaten Kutai Barat dengan Kabupaten Mahakam Ulu merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Pusat melalui anggaran APBN, bukan menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan keterangan usai mendampingi Wakil Gubernur Kalimantan Timur dalam […]

  • Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Atasi Anak Susah Makan dengan SUN

    Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Atasi Anak Susah Makan dengan SUN

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Parentnial
    • 0Komentar

    BUAT para ibu, pasti udah nggak asing lagi sama istilah GTM alias Gerakan Tutup Mulut. Yup, momen ketika anak tiba-tiba ogah makan, mulutnya dikunci rapat kayak brankas emas!  Padahal, ibu udah kasih makanan penuh cinta, tapi anak malah nolak mentah-mentah. Rasanya? Campuran frustrasi, bingung, sampai nyaris nyerah.  Eits, jangan dulu panik! Ada kabar baik nih: […]

expand_less