Peringatan HUT ke-24 PPU Paparkan Capaian Pembangunan Daerah
- account_circle Kahar Muzakkir
- calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KALTIM.NEWS — Wakil Bupati Penajam Paser Utara Abdul Waris Muin menyampaikan bahwa pada usia ke-24 tahun Kabupaten Penajam Paser Utara memiliki peran strategis sebagai gerbang pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna Peringatan Hari Ulang Tahun ke-24 Kabupaten Penajam Paser Utara yang berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara pada Rabu (11/3/2026).
Rapat paripurna tersebut dihadiri oleh Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor, Wakil Bupati Abdul Waris Muin, Ketua DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara Raup Muin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah Penajam Paser Utara Tohar, para pimpinan perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abdul Waris Muin menyampaikan apresiasi kepada DPRD serta seluruh elemen masyarakat atas dukungan yang diberikan terhadap pelaksanaan pembangunan daerah selama ini.
Ia menyebut bahwa kondisi daerah yang aman dan kondusif menjadi faktor penting dalam mendukung berbagai program pembangunan pemerintah daerah.
“Suasana aman, damai dan demokratis yang terjaga di Benuo Taka menjadi modal penting bagi pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program pembangunan,” ungkap Abdul Waris Muin.
Ia menjelaskan bahwa posisi Kabupaten Penajam Paser Utara yang berdekatan dengan kawasan pembangunan Ibu Kota Nusantara memberikan peluang sekaligus tanggung jawab bagi daerah untuk meningkatkan kapasitas pembangunan. Menurutnya, keberadaan IKN menjadikan wilayah tersebut memiliki peran penting dalam mendukung dinamika pembangunan kawasan di Kalimantan Timur.
Capaian Pembangunan Daerah
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah yang dicapai selama satu tahun pertama masa kepemimpinan Bupati Mudyat Noor dan Wakil Bupati Abdul Waris Muin.
Salah satu indikator yang disampaikan adalah penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Penajam Paser Utara. Ia menjelaskan bahwa tingkat kemiskinan di daerah tersebut tercatat menurun dari 6,69 persen pada tahun 2024 menjadi 5,58 persen pada tahun 2025.
Di sektor pendidikan, pemerintah daerah melaksanakan program Kartu Penajam Cerdas yang ditujukan bagi siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Program tersebut telah diberikan kepada 5.404 siswa di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara.
Selain itu, pemerintah daerah juga menyalurkan berbagai program beasiswa pendidikan kepada masyarakat. Program beasiswa tersebut mencakup jenjang pendidikan dari tingkat sekolah dasar hingga pendidikan doktoral, dengan total penerima sebanyak 1.459 orang.
Pada sektor kesehatan, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp37 miliar untuk program Bantuan Iuran BPJS Kesehatan. Program tersebut mencakup pembiayaan iuran bagi 83.924 jiwa di Kabupaten Penajam Paser Utara.
“Sementara itu pada sektor kesehatan, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp37 miliar untuk Bantuan Iuran BPJS Kesehatan bagi 83.924 jiwa. Capaian tersebut turut mengantarkan Kabupaten Penajam Paser Utara meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award,” terangnya.
Penguatan Berbagai Sektor Layanan Masyarakat
Selain layanan kesehatan, pemerintah daerah juga memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok pekerja rentan melalui program BPJS Ketenagakerjaan. Program tersebut pada tahun 2025 mencakup perlindungan bagi 20.000 pekerja rentan serta 2.000 petani.
Menurut Wakil Bupati, cakupan program tersebut direncanakan untuk diperluas kepada kelompok nelayan dengan target sebanyak 3.500 penerima pada tahap berikutnya.
Pemerintah daerah juga memberikan insentif kepada berbagai unsur pelayanan sosial masyarakat yang berperan dalam pembangunan di tingkat komunitas. Insentif tersebut diberikan kepada kader posyandu, guru mengaji, tokoh agama, serta kader pembangunan manusia.
“Selain itu, Pemkab PPU memberikan insentif kepada berbagai unsur pelayanan sosial masyarakat seperti kader posyandu, guru mengaji, tokoh agama, hingga kader pembangunan manusia. Pada tahun 2025, insentif tersebut diberikan kepada 849 kader posyandu, 1.536 guru ngaji tradisional, 659 tokoh agama, serta puluhan kader pembangunan manusia dan tenaga kesejahteraan sosial masyarakat,” tambahnya.
Pada sektor ekonomi, pemerintah daerah juga mendorong penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hingga saat ini, sebanyak 19.406 pelaku UMKM telah difasilitasi untuk memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB).
Selain fasilitasi perizinan usaha, pemerintah daerah juga memberikan pendampingan bagi pelaku UMKM dalam peningkatan kapasitas usaha, pengurusan sertifikasi halal, serta akses pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat.
Wakil Bupati juga menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus mendorong pengembangan sektor pertanian melalui program food estate yang dikembangkan di Kecamatan Babulu.
“Pemerintah daerah juga terus mendorong pengembangan sektor pertanian melalui program food estate di Kecamatan Babulu, serta peningkatan pelayanan publik berbasis digital yang ditandai dengan peluncuran Mall Pelayanan Publik Digital,” ujarnya.
Penghargaan untuk PPU
Selain berbagai capaian pembangunan tersebut, Kabupaten Penajam Paser Utara juga memperoleh sejumlah penghargaan dalam berbagai bidang.
Beberapa penghargaan yang diterima antara lain predikat Informatif dalam keterbukaan informasi publik tingkat Provinsi Kalimantan Timur, Paritrana Award 2025, serta Treasury Award 2025 sebagai kabupaten dengan penyaluran Dana Alokasi Khusus fisik tercepat.
Pemerintah daerah juga kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian atas laporan keuangan daerah serta penghargaan Universal Health Coverage Award 2026 kategori Madya.
Dalam penutup sambutannya, Wakil Bupati Abdul Waris Muin menyampaikan bahwa berbagai capaian pembangunan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak.
Ia menyebut dukungan DPRD, Forkopimda, dunia usaha, akademisi, generasi muda, serta partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam proses pembangunan daerah.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan serta memperkuat posisi Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai daerah yang memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur.
- Penulis: Kahar Muzakkir
- Editor: Hanifuddin
- Sumber: Diskominfo PPU





