Pemkab Kutai Timur Dorong Media Angkat Persoalan dan Potensi Daerah
- account_circle Ibrahim Yusuf
- calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KALTIM.NEWS — Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutai Timur, Ronny Bonar H. Siburian, mendorong para jurnalis agar tidak hanya memberitakan kegiatan seremonial, tetapi juga lebih aktif mengangkat berbagai persoalan serta potensi yang terdapat di kecamatan maupun desa-desa di wilayah Kutai Timur.
Hal tersebut disampaikan Ronny Bonar Siburian dalam kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kutai Timur pada Rabu (11/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Five Styles Kutai Permai, Sangatta Selatan tersebut dirangkaikan dengan peringatan Hari Pers Nasional. Acara tersebut dihadiri oleh para insan pers yang bertugas di wilayah Kutai Timur serta sejumlah perwakilan dari pemerintah daerah dan berbagai pihak yang memiliki keterkaitan dengan kegiatan jurnalistik di daerah tersebut.
Momentum kebersamaan di bulan suci Ramadan menjadi latar pelaksanaan kegiatan tersebut. Para wartawan yang tergabung dalam PWI Kutai Timur berkumpul dalam satu forum untuk mempererat hubungan antar sesama insan pers sekaligus memperkuat komunikasi dengan pemerintah daerah.
Acara tersebut mengangkat tema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Solidaritas Wartawan di Bulan Ramadan.” Tema tersebut mencerminkan tujuan kegiatan yang tidak hanya berfokus pada kebersamaan, tetapi juga pada penguatan hubungan profesional di antara para wartawan yang bertugas di wilayah Kutai Timur.
Peningkatan Kualitas SDM Wartawan
Dalam sambutannya, Ronny Bonar H. Siburian menyampaikan pesan dari Bupati Kutai Timur terkait peran media dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia di kalangan wartawan menjadi hal yang penting untuk terus diperhatikan.
Menurutnya, profesionalisme insan pers perlu terus ditingkatkan agar media yang beroperasi di daerah dapat memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh Dewan Pers. Hal tersebut dinilai penting dalam menjaga kualitas informasi yang disampaikan kepada masyarakat.
Ronny juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah memandang media sebagai mitra strategis dalam mendukung proses pembangunan di Kabupaten Kutai Timur. Ia menjelaskan bahwa kemitraan antara pemerintah dan media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara luas.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyebut bahwa media juga dapat berperan dalam mendukung pelaksanaan berbagai program pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah daerah, termasuk program prioritas yang menjadi bagian dari kebijakan Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur.
“Kami berharap setiap pemberitaan benar-benar sudah terkonfirmasi dan disampaikan dengan etika yang baik, sehingga informasi yang diterima masyarakat akurat dan tidak menimbulkan dampak negatif,” ujar Ronny Bonar H. Siburian.
Selain menekankan pentingnya akurasi informasi, ia juga mendorong para wartawan untuk memperluas cakupan pemberitaan yang berkaitan dengan berbagai dinamika di wilayah Kutai Timur. Menurutnya, banyak persoalan maupun potensi daerah yang dapat diangkat sebagai bagian dari pemberitaan yang memberikan informasi bagi masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa pemberitaan mengenai potensi daerah di tingkat kecamatan maupun desa dapat memberikan gambaran yang lebih luas mengenai kondisi pembangunan di Kutai Timur.
Ronny juga menegaskan bahwa hubungan kemitraan antara pemerintah daerah dan insan pers perlu terus dijaga melalui komunikasi yang baik. Menurutnya, koordinasi, sinergi, dan kolaborasi antara kedua pihak dapat memperkuat proses penyampaian informasi kepada masyarakat.
Profesionalisme Wartawan
Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kutai Timur, Wardi, menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama tersebut diselenggarakan sebagai sarana mempererat hubungan antar wartawan yang bertugas di wilayah Kutai Timur.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan serta menjaga kekompakan di antara para anggota PWI Kutai Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Wardi juga menyampaikan bahwa perkembangan profesionalisme wartawan di Kutai Timur menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Hal tersebut terlihat dari bertambahnya jumlah wartawan yang telah mengikuti dan lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
“Alhamdulillah, saat ini semakin banyak wartawan di Kutai Timur yang telah tersertifikasi dan lulus melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dengan jenjang muda, madya, hingga utama,” jelas Wardi.
Ia juga mengingatkan bahwa dalam menjalankan tugas jurnalistik, wartawan perlu berpegang pada prinsip-prinsip yang tercantum dalam Kode Etik Jurnalistik. Menurutnya, kepatuhan terhadap kode etik tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kredibilitas profesi wartawan.
Wardi menambahkan bahwa prinsip-prinsip etika jurnalistik perlu diterapkan tidak hanya dalam pemberitaan di media massa, tetapi juga dalam penyampaian informasi melalui media sosial yang saat ini menjadi salah satu sarana komunikasi publik.
- Penulis: Ibrahim Yusuf
- Editor: Syakir Maarif
- Sumber: PPID Pemkab Kutim





