Breaking News
light_mode

Ketika Alam Landscape Berbicara Lewat Lensa Abdul Aziz

  • account_circle Kahar Muzakkir
  • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PERJALANAN menuju sebuah lanskap tidak selalu dimulai dari langkah kaki. Dalam banyak kesempatan, perjalanan justru dimulai dari cara seseorang memandang ruang terbuka yang luas. Dalam karya fotografi bertajuk Landscape 2025, fotografer Abdul Aziz menempatkan dirinya sebagai pengamat yang berdiri di hadapan bentang alam, lalu membingkainya melalui sudut pandang kamera dengan orientasi horizontal yang luas.

Fotografi lanskap dikenal sebagai cabang fotografi yang merekam ruang terbuka dunia—dari gunung, laut, hingga dataran luas—dengan komposisi pandangan lebar yang menampilkan lingkungan alam secara utuh. Genre ini menempatkan pemandangan sebagai subjek utama gambar, sering kali menampilkan ruang terbuka yang terasa luas dan tak berujung.

Dalam rangkaian foto yang diambil Abdul Aziz, pendekatan tersebut tampak jelas. Setiap frame mengarah pada horizon yang terbuka, menempatkan alam sebagai pusat perhatian visual.

Bentang Alam sebagai Subjek Utama

Foto-foto dalam proyek Landscape 2025 memperlihatkan bentang alam dalam komposisi yang luas. Pendekatan ini sejalan dengan karakter dasar fotografi lanskap yang menempatkan pemandangan alam sebagai elemen utama, baik berupa pegunungan, laut, langit, maupun ruang terbuka lainnya.

Melalui sudut pandang horizontal, kamera merekam ruang secara lebih lebar. Teknik ini membuat unsur-unsur alam seperti garis cakrawala, permukaan air, langit, atau kontur tanah dapat terlihat dalam satu bingkai yang menyatu.

Fotografer yang tinggal di Samarinda ini mengambil gambar dengan gaya landscape yang memberi ruang pada langit dan bumi untuk hadir bersama dalam satu komposisi visual. Dalam fotografi lanskap, kehadiran ruang yang luas menjadi unsur penting karena menegaskan karakter alam yang terbentang tanpa batas.

Sudut Pandang yang Mengikuti Horizon

Dalam banyak foto, garis horizon menjadi elemen komposisi yang dominan. Orientasi landscape memungkinkan fotografer menampilkan panorama secara menyeluruh. Cara ini umum digunakan ketika tujuan utama foto adalah memperlihatkan keluasan pemandangan.

Fotografi lanskap memang sering memanfaatkan sudut pandang lebar untuk menampilkan ruang terbuka yang luas. Orientasi tersebut membantu menghadirkan perspektif yang memperlihatkan hubungan antara berbagai elemen alam dalam satu bingkai gambar.

Melalui pendekatan ini, karya Abdul Aziz menampilkan panorama yang terbentang dari satu sisi ke sisi lain. Setiap gambar menempatkan alam sebagai ruang yang terbuka, bukan sekadar objek tunggal.

Perjalanan Melihat Alam

Landscape 2025 bukan hanya rangkaian foto, tetapi juga catatan perjalanan visual. Dalam praktik fotografi lanskap, proses pengambilan gambar sering berkaitan dengan aktivitas menjelajahi lokasi baru untuk menemukan sudut pandang yang tepat terhadap alam.

Berbagai lanskap—seperti pegunungan, danau, jalan, garis pebukitan, hingga hamparan daratan luas—sering menjadi subjek utama dalam genre ini karena menghadirkan ruang visual yang kuat bagi komposisi fotografi.

Abdul Aziz merekam momen tersebut melalui serangkaian gambar yang memperlihatkan lanskap dari perspektif horizontal. Setiap foto menghadirkan ruang alam yang terbuka, menampilkan hubungan antara langit, tanah, dan garis horizon dalam satu komposisi.

Landscape 2025 pada akhirnya menjadi dokumentasi visual tentang bagaimana alam dipandang melalui kamera. Dalam setiap frame, kamera tidak hanya merekam bentuk ruang, tetapi juga menunjukkan cara seorang fotografer memosisikan dirinya di hadapan bentang alam yang luas.

Foto foto oleh Abdul Aziz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Mahulu Tegaskan Pembangunan Jalan Kubar–Mahulu Kewenangan Provinsi dan Pusat

    Wabup Mahulu Tegaskan Pembangunan Jalan Kubar–Mahulu Kewenangan Provinsi dan Pusat

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Wakil Bupati Mahakam Ulu Suhuk, S.E. menegaskan bahwa proyek pembangunan jalan poros yang menghubungkan Kabupaten Kutai Barat dengan Kabupaten Mahakam Ulu merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Pusat melalui anggaran APBN, bukan menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan keterangan usai mendampingi Wakil Gubernur Kalimantan Timur dalam […]

  • Revolusi Diagnosis Autisme, Anakku CMC Hadirkan Inovasi Skrining Daring

    Revolusi Diagnosis Autisme, Anakku CMC Hadirkan Inovasi Skrining Daring

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Parentnial
    • 0Komentar

    JAKARTA – Jumlah anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa pada periode 2020–2021, sebanyak 5.530 anak terdiagnosis mengalami berbagai gangguan perkembangan, termasuk ASD.  Dengan tambahan sekitar 500 kasus baru setiap tahunnya, deteksi dini menjadi langkah krusial dalam memberikan intervensi yang tepat dan efektif. Namun, hambatan […]

  • Kecamatan Marangkayu Gelar Pelatihan Kuliner untuk Dorong Wirausaha Baru

    Kecamatan Marangkayu Gelar Pelatihan Kuliner untuk Dorong Wirausaha Baru

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Pemerintah Kecamatan Marangkayu terus mengupayakan peningkatan keterampilan masyarakat sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru melalui berbagai program pemberdayaan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penyelenggaraan pelatihan kuliner yang dilaksanakan di Aula Pertemuan Batu Menetas, Jalan Batu Menetas RT 17, Desa Sebuntal, Kecamatan Marangkayu, pada Kamis (5/3/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh masyarakat serta pelaku usaha […]

  • Kampus Ummulqura Pesantren Hidayatullah Balikpapan Tuan Rumah Silatwal Hidayatullah

    Kampus Ummulqura Pesantren Hidayatullah Balikpapan Tuan Rumah Silatwal Hidayatullah

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Oemar Said
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Kampus Ummulquraa Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Teritip, Balikpapan, menjadi tuan rumah acara Silaturrahim Syawal (Silatwal) 1447. Pembuka helatan ini ditandai dengan kegiatan Talkshow Silatwal menghadirkan tiga ketua perwakilan wilayah Hidayatullah sebagai narasumber yang berlangsung pada pada Jumat (10/4/2026). Hadir sebagai pembicara utama adalah Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Kalimantan Selatan Irsyad […]

  • Maratua dan Kakaban, Surga Bahari yang Tak Pernah Habis Dijelajahi photo_camera 6

    Maratua dan Kakaban, Surga Bahari yang Tak Pernah Habis Dijelajahi

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Abdull Aziz
    • 0Komentar

    PERJALANAN menuju Maratua kini terasa semakin singkat dan mengundang petualangan. Hanya sekitar 1 jam 15 menit penerbangan dari Samarinda, perjalanan pagi langsung membawa kami dari Bandara Samarinda pukul 07.00 dan tiba di Bandara Maratua pukul 08.15. Tak butuh waktu lama untuk memulai eksplorasi—sekitar pukul 09.00 kami sudah berada di laut, menikmati snorkeling di keindahan bawah […]

  • Integritas Moral dan Kedaulatan Intelektual dalam Menghadapi Krisis Peradaban

    Integritas Moral dan Kedaulatan Intelektual dalam Menghadapi Krisis Peradaban

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Nuraini
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Direktur Progressive Studies and Empowerment Center (Prospect), Imam Nawawi, menekankan pentingnya integrasi antara moralitas dan intelektualitas bagi generasi muda Muslim dalam menghadapi dinamika global yang kian kompleks. Hal tersebut disampaikan dalam acara Kalam Peradaban #1 bertajuk Membaca Peta Peradaban dan Peran Strategis Intelektual Muda Muslim dalam Dinamika Global yang diselenggarakan oleh Gerakan Mahasiswa […]

expand_less