Breaking News
light_mode

KH Naspi Arsyad Dorong Budaya Riset Hadirkan Solusi bagi Masyarakat

  • account_circle Nuraini
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BALIKPAPAN, KALTIM.NEWS — Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah KH Naspi Arsyad menegaskan pentingnya membangun tradisi intelektual dengan mendorong kader aktif menghasilkan kajian, riset, dan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan utama dalam peringatan Milad Emas ke-50 Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Rabu (5/8/2026), yang sekaligus menandai arah baru penguatan organisasi melalui investasi sumber daya manusia dan regenerasi kepemimpinan.

Peringatan setengah abad berdirinya Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak berlangsung dalam suasana penuh kekhidmatan. Acara dihadiri Rais ‘Aam Hidayatullah KH Abdurrahman Muhammad, para pembimbing, guru, santri senior, pengurus, serta warga kampus lintas generasi yang berkumpul untuk mengenang jasa para pendiri sekaligus memperteguh komitmen melanjutkan estafet perjuangan dakwah.

Mengawali sambutannya, KH Naspi Arsyad mengajak seluruh hadirin mengirimkan doa bagi para pendiri Hidayatullah yang telah wafat.

“Apa yang kita nikmati hari ini adalah buah dari keikhlasan, pengorbanan, dan perjuangan mereka. Semoga seluruh amal jariyah mereka terus mengalir hingga hari kiamat,” ujarnya.

Menurut Naspi, usia lima puluh tahun merupakan fase kedewasaan organisasi yang tidak hanya diukur dari panjangnya perjalanan, tetapi juga dari kemampuan menjaga persaudaraan di tengah berbagai dinamika.

“Yang paling kita syukuri bukan hanya perjalanan lima puluh tahunnya, tetapi ikatan hati yang tetap terjaga. Dinamika tentu ada, tetapi hati kita tidak saling membelakangi,” katanya, seperti dikutip media ini dari siaran live streaming kanal resmi Youtube Ummulqura Hidayatullah

Memasuki usia emas, Hidayatullah, menurut Naspi, harus semakin serius menjalankan agenda rejuvenasi kepemimpinan. Pembangunan organisasi, katanya, tidak dapat dipisahkan dari investasi berkelanjutan pada kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan, dan penguatan kapasitas manajerial.

“Kita harus mengalokasikan anggaran khusus untuk meningkatkan kualitas pengurus. Kepemimpinan masa depan membutuhkan kemampuan manajerial, administratif, membaca peluang, dan mengembangkan sumber daya. Semua itu membutuhkan investasi,” tegasnya.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan program pengembangan akademik, termasuk pemberian beasiswa magister dan doktor bagi kader. DPP Hidayatullah bahkan menargetkan lahirnya sedikitnya lima profesor pada periode kepengurusan saat ini sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas intelektual organisasi.

“Kita ingin Hidayatullah dikenal bukan hanya karena dakwahnya, tetapi juga karena gagasan, keilmuan, dan kualitas sumber daya manusianya. Untuk itu kita harus melahirkan lebih banyak doktor, profesor, pemikir, dan pemimpin masa depan,” ujarnya.

Kuatkan Kontribusi

Selain meningkatkan jenjang pendidikan, pada kesempatan itu Naspi mendorong seluruh kader agar aktif melahirkan kajian ilmiah, riset, dan berbagai solusi yang menjawab kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kontribusi organisasi akan semakin dirasakan apabila dakwah berjalan berdampingan dengan penguatan pemikiran dan penyelesaian persoalan nyata di tengah kehidupan umat.

Ia juga mengingatkan bahwa kedewasaan organisasi harus tercermin dalam kemampuan membaca peluang, mengelola emosi secara bijaksana, serta mengambil keputusan melalui musyawarah dan semangat persaudaraan. Karena itu, seluruh warga Hidayatullah diminta terus memelihara ukhuwah dan prasangka baik antarkader.

“Seluruh yang bergabung di Hidayatullah datang untuk berjuang. Karena itu tugas kita adalah mempertautkan hati, menjaga persaudaraan, dan terus menguatkan perjuangan bersama,” pesannya.

Menutup sambutannya, KH Naspi Arsyad mengajak seluruh keluarga besar Hidayatullah mendoakan lima pendiri Pondok Pesantren Hidayatullah beserta seluruh pendahulu yang telah mengabdikan hidupnya bagi dakwah.

“Semoga kita tidak pernah tercatat sebagai generasi yang mengkhianati cita-cita besar para pendiri Hidayatullah. Semoga Allah meneguhkan langkah kita untuk meneruskan perjuangan ini hingga akhir hayat,” tutupnya.

  • Penulis: Nuraini
  • Editor: Syakir Maarif

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muhammad Fadil Hafidz 30 Juz MI Ar-Riyadh Tampil pada Pembukaan Rapat Paripurna DPRD Bontang

    Muhammad Fadil Hafidz 30 Juz MI Ar-Riyadh Tampil pada Pembukaan Rapat Paripurna DPRD Bontang

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Nuraini
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Siswa kelas VI MI Ar-Riyadh Hidayatullah Bontang, Muhammad Fadil, tampil pada pembukaan Rapat Paripurna ke-8 Masa Persidangan III DPRD Kota Bontang yang membahas penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P2APBD) Tahun Anggaran 2025, pada Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Paripurna Lantai III Sekretariat DPRD […]

  • Revolusi Diagnosis Autisme, Anakku CMC Hadirkan Inovasi Skrining Daring

    Revolusi Diagnosis Autisme, Anakku CMC Hadirkan Inovasi Skrining Daring

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Parentnial
    • 0Komentar

    JAKARTA – Jumlah anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa pada periode 2020–2021, sebanyak 5.530 anak terdiagnosis mengalami berbagai gangguan perkembangan, termasuk ASD.  Dengan tambahan sekitar 500 kasus baru setiap tahunnya, deteksi dini menjadi langkah krusial dalam memberikan intervensi yang tepat dan efektif. Namun, hambatan […]

  • Balikin Mobil Dinas, Gubernur Siap Gunakan Mobil Pribadi Jika Diperlukan

    Balikin Mobil Dinas, Gubernur Siap Gunakan Mobil Pribadi Jika Diperlukan

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Abdul Ghofur
    • 0Komentar

    KALTIM.NEW — Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, menyampaikan bahwa Gubernur Kalimantan Timur bersedia menggunakan kendaraan pribadi apabila dibutuhkan dalam menjalankan aktivitas kedinasan. Pernyataan tersebut disampaikan dalam jumpa pers bersama awak media di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Timur pada Senin (2/3/2026). Faisal menjelaskan bahwa selama masa transisi operasional kendaraan dinas, […]

  • Dari Sangatta ke Panggung Dunia, Dedikasi Tiga Dekade Sekolah Islam Terpadu Daarussalaam

    Dari Sangatta ke Panggung Dunia, Dedikasi Tiga Dekade Sekolah Islam Terpadu Daarussalaam

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Fadhliyah Setiawan
    • 0Komentar

    PENDIDIKAN Islam terpadu yang berakar kuat pada nilai moral dan keunggulan akademik menjadi tumpuan penting dalam mencetak generasi masa depan. Di tengah pesatnya perkembangan Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, Yayasan Pembina Muslim Daarussalaam Sangatta telah mengambil peran strategis tersebut sejak awal perintisannya pada tahun 1991 dan pengesahan hukumnya pada tahun 1992. Lembaga sosial dan keislaman […]

  • Ketua Yayasan Hidayatullah Bontang Tegaskan Kepemimpinan sebagai Beban Amanah

    Ketua Yayasan Hidayatullah Bontang Tegaskan Kepemimpinan sebagai Beban Amanah

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Penutupan rangkaian Musyawarah Daerah dan Musyawarah Yayasan Hidayatullah Kota Bontang pada Ahad pagi (14/12/2025) berlangsung dalam suasana khidmat dan tertata. Usai pelaksanaan salat Subuh berjamaah, panitia mengatur shaf jamaah membentuk huruf U, menandai dimulainya agenda akhir yang sarat makna kelembagaan. Momentum ini menjadi titik penting konsolidasi kepemimpinan dan penguatan arah gerak Kampus Madya […]

  • Sakoda Pramuka Hidayatullah Kaltim Gelar Diklat Pembina dan Pelatih di Bontang

    Sakoda Pramuka Hidayatullah Kaltim Gelar Diklat Pembina dan Pelatih di Bontang

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Nuraini
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Satuan Komunitas Daerah (Sakoda) Pramuka Hidayatullah Kalimantan Timur menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklat) Pembina dan Pelatih Sako/Pandu Hidayatullah bagi guru se-Kalimantan Timur. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari tersebut dipusatkan di Kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Kota Bontang dan resmi dibuka pada Kamis (25/6/2026). Diklat ini mengangkat tema “Menjadi Pembina & Pelatih SAKO/Pandu […]

expand_less