Breaking News
light_mode

Inilah 5 Tips Jitu Pertahankan Kualitas Keintiman Bagi Pasangan Usia 40 Tahun ke Atas

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


MENJAGA
kualitas hubungan intim dalam pernikahan bagi pasangan yang sudah berusia 40 tahun ke atas adalah tantangan tersendiri. 

Pada usia ini, perubahan fisik dan emosional seringkali mempengaruhi dinamika hubungan, termasuk dalam hal keintiman. Namun, hubungan intim tetap penting bagi keharmonisan rumah tangga dan kualitas hidup secara keseluruhan. 

Bahkan, dalam Islam, romantisme antara suami dan istri dipandang sebagai salah satu bentuk ibadah. Rasulullah SAW memberikan teladan yang sangat baik tentang bagaimana menjaga keharmonisan dalam pernikahan, bahkan di usia yang lebih lanjut. 

Berikut lima tips jitu yang bisa membantu pasangan usia 40 tahun ke atas mempertahankan kualitas hubungan intim dengan pasangan.

1. Komunikasi Terbuka dan Jujur

Komunikasi adalah fondasi dari setiap hubungan yang sehat. Ketika usia bertambah, perubahan fisik dan psikologis bisa memengaruhi cara seseorang merespon pasangan, termasuk dalam hal keintiman. Oleh karena itu, penting untuk saling terbuka dan jujur mengenai perasaan, kekhawatiran, atau kebutuhan yang mungkin berubah seiring waktu.

Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman, “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang”

Surah Ar-Rum ayat 21 ini mengajarkan bahwa komunikasi yang baik adalah kunci terciptanya kedamaian dan kasih sayang dalam hubungan suami istri. Melalui dialog terbuka, pasangan dapat saling memahami kebutuhan masing-masing, termasuk dalam hal keintiman.

Bahasa gaulnya, jangan jaim! Jangan takut untuk mengungkapkan apa yang kamu rasakan, baik itu masalah fisik, emosional, atau hal-hal yang membuat kamu merasa kurang nyaman. Pasangan yang komunikatif biasanya lebih mudah menemukan solusi ketika masalah muncul, termasuk dalam urusan kamar tidur.

2. Pentingnya Kualitas, Bukan Kuantitas

Setelah memasuki usia 40 tahun ke atas, energi fisik mungkin tidak sebesar saat masih muda. Oleh karena itu, fokuskan pada kualitas hubungan intim daripada kuantitas. Keintiman tidak hanya soal frekuensi, tapi bagaimana pasangan dapat menikmati momen bersama dengan lebih bermakna.

Rasulullah SAW juga menekankan pentingnya memperlakukan pasangan dengan baik. Dalam sebuah hadits, beliau bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya, dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku” (HR. Tirmidzi). Membangun keintiman tidak hanya soal fisik, tapi juga tentang memperlakukan pasangan dengan penuh cinta dan perhatian.

Ini bisa dilakukan dengan cara memperpanjang foreplay, saling memijat, atau melakukan hal-hal sederhana yang menunjukkan perhatian. Jangan hanya mengejar kuantitas, tapi usahakan agar setiap momen yang dihabiskan bersama menjadi momen yang intim dan berarti.

3. Jaga Kesehatan Fisik dan Mental

Seiring bertambahnya usia, menjaga kesehatan fisik dan mental menjadi semakin penting. Kondisi fisik yang sehat akan sangat mempengaruhi performa di ranjang. Oleh karena itu, penting untuk menjaga pola makan, rutin berolahraga, dan menjaga kesehatan mental agar tetap prima.

Rasulullah sendiri adalah sosok yang sangat menjaga kebersihan dan kesehatan. Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa “Kebersihan adalah sebagian dari iman” (HR. Muslim). Kebersihan dan kesehatan bukan hanya soal fisik, tetapi juga mental. Pasangan yang sehat secara fisik dan emosional cenderung lebih siap untuk menikmati hubungan intim dengan lebih baik.

Jangan sampai gaya hidup yang tidak sehat menghambat keintiman. Olahraga ringan seperti perenggangan atau berjalan kaki bisa membantu menjaga kebugaran tubuh, sekaligus meningkatkan mood dan rasa percaya diri. Dan tentunya, jangan lupa menjaga pola tidur yang cukup, karena kelelahan bisa mempengaruhi gairah seksual.

4. Eksplorasi dan Variasi

Setelah bertahun-tahun bersama, keintiman bisa saja terasa monoton. Salah satu cara untuk mempertahankan kualitas hubungan intim adalah dengan bereksplorasi dan mencoba hal-hal baru bersama pasangan. Ini tidak berarti harus melakukan hal-hal yang berlebihan, tapi lebih kepada membuka diri terhadap variasi yang bisa menambah keseruan dalam hubungan.

Dalam Islam, hubungan suami istri adalah ibadah, dan setiap pasangan dianjurkan untuk saling memuaskan satu sama lain. Rasulullah SAW juga menganjurkan pasangan untuk saling memperhatikan kebutuhan pasangannya. 

Jangan ragu untuk bereksperimen dengan posisi baru, suasana yang berbeda, atau bahkan membicarakan fantasi yang selama ini hanya terpendam. Dengan komunikasi yang baik, eksplorasi ini bisa menjadi cara untuk semakin mendekatkan diri dengan pasangan.

Kalau dalam bahasa gaulnya, “jangan boring lah!” Buat momen keintiman menjadi ajang untuk saling mengenal lebih dalam lagi. Tidak ada salahnya mencoba sesuatu yang baru, asal dilakukan dengan saling pengertian dan tetap dalam koridor yang dibolehkan agama.

5. Bangun Kedekatan di Luar Kamar

Keintiman bukan hanya terjadi di kamar tidur. Faktanya, romantisme sehari-hari bisa sangat mempengaruhi kualitas hubungan intim. Saling memberi perhatian kecil, seperti memeluk, mencium, atau sekadar memberikan pujian, dapat membangun keintiman emosional yang akhirnya berdampak pada hubungan fisik.

Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman, “Mereka (para istri) adalah pakaian bagimu, dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka” (QS. Al-Baqarah: 187). Ayat ini menggambarkan betapa dekat dan saling melindunginya suami dan istri. Hubungan yang baik dibangun dari kebersamaan yang harmonis, baik di dalam maupun di luar kamar.

Gaya bahasanya, jangan lupa “lovey-dovey” sama pasangan, meskipun sudah tua. Romantisme sederhana seperti memegang tangan saat jalan, memberikan kejutan kecil, atau mengucapkan kata-kata manis bisa membuat hubungan tetap hangat. Jangan sampai romantisme hanya ada saat masih muda, tetapi jadikan itu sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Rawat Selalu

Di usia 40 tahun ke atas, menjaga kualitas hubungan intim memerlukan usaha lebih dari kedua belah pihak. Komunikasi yang baik, menjaga kesehatan, eksplorasi, dan romantisme sehari-hari adalah beberapa cara untuk tetap menjaga keintiman dalam pernikahan. 

Dan yang paling penting, jangan lupakan bahwa dalam Islam, hubungan suami istri adalah bentuk ibadah sepanjang hidup yang harus dirawat.

Rasulullah adalah teladan yang sempurna dalam hal ini. Meskipun usia semakin bertambah, beliau selalu menunjukkan rasa cinta dan perhatian kepada istri-istrinya. Begitu pula seharusnya kita, bahwa cinta dan romantisme adalah bagian dari sunnah yang dapat menjaga keutuhan dan kebahagiaan dalam rumah tangga.

Jadi, yuk tetap semangat menjaga hubungan dengan pasangan. Usia boleh bertambah, tapi cinta harus tetap membara!

(Disarikan dari wawancara ringan Parentnial.com dengan Suhardi Sukiman, mantan pengusaha migas dan aktifis sosial yang kini sudah kepala empat dan ayah dari 5 anak)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Mahulu Tegaskan Pembangunan Jalan Kubar–Mahulu Kewenangan Provinsi dan Pusat

    Wabup Mahulu Tegaskan Pembangunan Jalan Kubar–Mahulu Kewenangan Provinsi dan Pusat

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Wakil Bupati Mahakam Ulu Suhuk, S.E. menegaskan bahwa proyek pembangunan jalan poros yang menghubungkan Kabupaten Kutai Barat dengan Kabupaten Mahakam Ulu merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Pusat melalui anggaran APBN, bukan menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan keterangan usai mendampingi Wakil Gubernur Kalimantan Timur dalam […]

  • Bupati Berau Apresiasi Peran KKSS dalam Memperkuat Kebersamaan Masyarakat

    Bupati Berau Apresiasi Peran KKSS dalam Memperkuat Kebersamaan Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Ahmad Djajadi
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyampaikan bahwa keberadaan paguyuban seperti Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan sosial di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Berau. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh paguyuban KKSS di Balai Mufakat pada Selasa (8/3/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari […]

  • Proses Pengembalian Dana Mobil Dinas Dituntaskan Paling Lambat 20 Maret

    Proses Pengembalian Dana Mobil Dinas Dituntaskan Paling Lambat 20 Maret

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Kahar Muzakkir
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menargetkan seluruh proses administrasi serta pengembalian dana terkait mobil dinas gubernur dapat diselesaikan paling lambat pada 20 Maret 2026. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Timur pada Senin (2/3/2026). […]

  • Revolusi Diagnosis Autisme, Anakku CMC Hadirkan Inovasi Skrining Daring

    Revolusi Diagnosis Autisme, Anakku CMC Hadirkan Inovasi Skrining Daring

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Parentnial
    • 0Komentar

    JAKARTA – Jumlah anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa pada periode 2020–2021, sebanyak 5.530 anak terdiagnosis mengalami berbagai gangguan perkembangan, termasuk ASD.  Dengan tambahan sekitar 500 kasus baru setiap tahunnya, deteksi dini menjadi langkah krusial dalam memberikan intervensi yang tepat dan efektif. Namun, hambatan […]

  • Ikhwan Antasari Paparkan Program Paser Beraksi dalam Forum Pengendalian Inflasi

    Ikhwan Antasari Paparkan Program Paser Beraksi dalam Forum Pengendalian Inflasi

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Kaltim News
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Wakil Bupati Paser H. Ikhwan Antasari, S.Sos., memaparkan salah satu program unggulan Kabupaten Paser bertajuk “Paser BERAKSI” (BeteRnak Ayam atasi gejolaK InflaSI) sebagai langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga komoditas pangan, khususnya telur ayam ras. Program tersebut disampaikan Wabup Ikhwan dalam forum High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim […]

  • Jelang Lebaran, Pemkot Balikpapan Imbau Masyarakat Lapor Jika Temukan Produk Tidak Layak Edar

    Jelang Lebaran, Pemkot Balikpapan Imbau Masyarakat Lapor Jika Temukan Produk Tidak Layak Edar

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Rizal
    • 0Komentar

    KALTIM.NEWS — Penjabat Sekretaris Daerah Balikpapan Agus Budi Prasetyo mengimbau masyarakat untuk berperan aktif melaporkan kepada Satgas Pangan Polda Kalimantan Timur apabila menemukan produk yang tidak layak edar. Ia juga menyampaikan bahwa apabila dalam pengawasan ditemukan produk UMKM yang belum memiliki izin seperti Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), maka produk tersebut akan diminta untuk ditarik […]

expand_less